Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Jangan Salah Pilih Oli, Kenali Kode, Spesifikasinyaa dan Sesuaikan Dengan Kebutuhan

Oli diciptakan dengan berlatar berbagai kebutuhan dan spesifikasi
Berita
Selasa, 12 Juli 2022 14:10 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Perawatan berkala merupakan salah satu hal yang harus rutin dilakukan. Salah satunya adalah penggantian oli mesin yang dilakukan setiap periode tertentu.

Oli yang tersedia di pasar saat ini sangat beragam, mulai dari spesifikasi hingga harganya. Dan sangat penting bagi kita untuk melakukan penggantian oli sesuai dengan yang dibutuhkan oleh mesin.

Spesifikasi oli ini dapat dilihat dari kemasan yang ada pada kemasannya. Dan sangat disarankan bagi kita untuk mengetahui oli mesin yang menjadi standar mesin yang dipakai pada mobil kita.

Semisal SAE 15W-40 yang artinya itu berarti bahwa oli tersebut memiliki tingkat kekentalan 15 pada suhu dingin di musim dingin. Kemudian angka 40 berarti oli mempunyai tingkat kekentalan mencapai 40 pada suhu 100 derajat celsius.

Sementara SAE itu sendiri merupakan kode tingkat kekentalan yang dibuat oleh The Society of Automotive Engineer (SAE).

“Oli dengan kode SAE 15W-40 mempunyai arti bahwa tingkat keenceran pada oli tersebut memenuhi dua grade, yaitu SAE 15W untuk aplikasi pada suhu dingin (winter), dan SAE 40 pada aplikasi iklim tropis (panas),” tuturungkap Brahma Putra Mahayana, Technical Specialist PT.Pertamina Lubricants.

“Ada banyak kesalahpahaman di masyarakat Indonesia yang menganggap bahwa oli SAE 15W-40 memiliki angka kekentalan 40, atau bisa dipakai hingga suhu minus 15°C, namun kenyataan sebenarnya tidak seperti itu,” lanjutnya.

Selain itu pada kemasan oli juga tertulis kode API Service yang menandakan standar performa/kinerja oli yang dibuat oleh American Petroleum Institute (API)

API Service juga dapat digunakan untuk mengukur kemampuan oli dalam menahan gesekan di dalam mesin.

Setiap mesin berbahan bakar bensin dan diesel memiliki oli dengan kode API Service berbeda. Untuk oli pada mesin bensin memiliki kode API Service dengan huruf depan yaitu “S”, sedangkan oli mesin diesel ditandai kode huruf depan “C”.

Setelah kode “S” atau “C” terdapat huruf kedua sesuai abjad di belakang huruf pertama. Huruf kedua pada kode API menunjukkan tingkatan performa oli.

“Semakin tinggi performanya maka urutan hurufnya akan semakin tinggi. Misalnya saja, kode pada 2 merek kemasan oli adalah API SH dan API SJ. Dapat disimpulkan bahwa kedua oli tersebut peruntukkan mesin bensin. Sementara oli dengan kode API SJ memiliki performa lebih tinggi dibandingkan oli dengan kode API SH (berdasarkan abjad) ,” tutup Brahma.


Tags Terkait :
Oli Mesin Kode SAE API
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Truk dan Bus Butuh Oli Khusus?

Secara prinsip mirip dengan oli untuk kendaraan penumpang biasa

1 tahun yang lalu


Berita
Bisakah Oli Mobil Digunakan Untuk Motor?

Oli mobil dan motor punya material ataupun aditif yang berbeda

3 tahun yang lalu

Berita
Jangan Salah Pilih Oli, Kenali Kode, Spesifikasinyaa dan Sesuaikan Dengan Kebutuhan

Oli diciptakan dengan berlatar berbagai kebutuhan dan spesifikasi

3 tahun yang lalu


Tips
Cara Membaca Spesfikasi Oli Mesin (Bagian 2)

Apa arti yang dimaksud dari singkatan "API" pada kemasan oli mesin bensin dan diesel?

8 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Hyundai Buka Bengkel Bodi di Wilayah Solo Raya

Sebagai upaya memperkuat layanan purna jual di Jawa Tengah.

1 jam yang lalu


Berita
Mengenal Teknologi Ling Power Yang Bikin Wuling Eksion Bisa Tempuh 1.000 Km Tanpa Isi Bensin

Melalui media drive 600 km, teknologi Ling Power Wuling Eksion menunjukkan kemampuan tempuh lebih dari 1000 km dengan PHEV.

4 jam yang lalu


Berita
Toyota Bikin Camry Dual Engine, Tapi Bukan Yang Pertama

Toyota Camry dual engine Super Taikyu diperkenalkan untuk balap ketahanan, meski konsep mobil bermesin ganda sudah ada sejak 1907.

5 jam yang lalu


Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

10 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

11 jam yang lalu