Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pasar Masih Seksi, Ini Tantangan Ekspor Mobil Indonesia Ke Vietnam

Populasi 23 mobil per 1.000 orang didukung dengan mahalnya biaya CKD membuat peluang Indonesia untuk mengisi pasar mobil di Vietnam sangat besar. Lalu apa tantangannya?
Berita
Senin, 21 Juni 2021 11:30 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dengan perbandingan populasi 23 mobil per 1.000 orang didukung dengan mahalnya biaya CKD membuat peluang Indonesia untuk mengisi pasar mobil di Vietnam sangat besar.

Namun dibalik itu semua, terdapat tantangan yang harus dihadapi untuk menumbuhkan pasar di sana. Mulai dari standarisasi emisi yang makin ketat, hingga adanya proyek mobil listrik nasional mereka Vinfast.

Hal ini disampaikan Duta Besar RI untuk Vietnam, Denny Abdi. "Tantangan saat ini tentu hadir dari Covid. Vietnam sangat pragmatis menangani virus corona," katanya.

Hal ini yang membuat penjualan total CBU dari Indonesia mengalami penurunah di 2020 hingga 25,6 persen.

BACA JUGA

Sedangkan tantangan ke depannya adalah penerapan emisi Euro 5 di awal 2022. Hal ini juga berpengaruh pada produk asal Indonesia yang saat ini masih menerapkan standar emisi Euro 4.

Kondisi tersebut menurutnya akan berpengaruh ke harga mobil CBU yang akan kurang kompetitif dibanding CKD. Karena standar Euro 5 di produk CKD Vietnam baru dimulai 2025.

Dari industri dalam negeri Vietnam juga menurut Denny tengah berbenah. Terutama sejak kehadiran Vinfast yang berdampak pada rasa kebanggaan nasional di masyarakat Vietnam.

"Vinfast memiliki modal USD 3,5 miliar dan membangun salah satu pabrik mobil listrik terbesar di dunia. Produk tersebut juga memunculkan national pride," katanya.

Jika Vietnam sukses melalui Vinfast, maka potensi menutup ekspor ke sana sangat besar. Indonesia bisa kehilangan hampir setengah miliar USD.

"Selain itu, Vinfast berpotensi malah menyerang pasar Indonesia," wantinya.

Direktur Pengamanan Perdagangan RI, Pradnyawati menambahkan jika pemerintah Vietnam termasuk yang pandai membaca situasi dan regulasi ketat dari WTO. Bahkan kerap mengeluarkan regulasi yang terbilang nekat.

Contohnya di tahun 2018, Vietnam mengeluarkan peraturan soal safety dan emisi. Kondisi ini dikeluarkan tanpa ada kesiapan. Akhirnya, barang ekspor yang masuk terhambat 6 bulan di pelabuhan. "Mereka berdaya saing rendah tapi nekat," katanya.


Tags Terkait :
Mobil Buatan Indonesia Mobil Indonesia CBU Indonesia Ke Vietnam Ekspor Mobil Ke Vietnam
I

Ilham Pratama

Reporter

Penggemar dunia otomotif yang mulai meliput sejak 2010. Hobi membaca, traveling dan bersepeda. Pengguna Kawasaki Athlete...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Tidak Hanya di Indonesia, Hyundai Creta Juga Laris Manis di Negara ASEAN Lainnya, Ini Buktinya

Hyundai Creta yang diproduksi di dalam negeri, juga diedarkan Hyundai di beberapa negara ASEAN.

4 tahun yang lalu


Berita
Pasar Masih Seksi, Ini Tantangan Ekspor Mobil Indonesia Ke Vietnam

Populasi 23 mobil per 1.000 orang didukung dengan mahalnya biaya CKD membuat peluang Indonesia untuk mengisi pasar mobil di Vietnam sangat besar. Lalu apa tantangannya?

5 tahun yang lalu


Berita
Mobil Produksi Indonesia Digemari Di Vietnam, Ini Faktanya

Ternyata ada alasan kenapa mobil-mobil Indonesia laris di Vietnam. Seperti dikatakan Duta Besar RI untuk Vietnam, Denny Abdi beberapa waktu lalu

5 tahun yang lalu


Berita
Mobil Buatan Indonesia Digemari Di Filipina, Angka Ekspornya Tembus USD 1,5 Miliar!

Negara tujuan ekspor utama paling besar Indonesia saat ini adalah Filipina. Nilainya mencapai USD 1,57 miliar di tahun 2020.

5 tahun yang lalu


Berita
Catatan Gemilang Ekspor Mobil Indonesia di Tengah Pandemi

Meski penjualan otomotif sedang merosot di tengah pandemi ini, namun Indonesia berhasil mencatatkan ekspor yang fantastis.

6 tahun yang lalu


Berita
Honda Rayakan Ulang Tahunnya Dengan Ekspor Brio Rakitan Karawang

Brio setir kiri jadi model CBU perdana yang diekspor PT HPM.

7 tahun yang lalu


Berita
Sejarah! All New Brio Rakitan Karawang Akan Diekspor

Jika tak ada aral melintang, PT HPM segera mengapalkan All New Brio ke Vietnam dan Filipina.

7 tahun yang lalu


Berita
Tak Mau Kalah Dengan Toyota-Daihatsu-Suzuki, Honda Indonesia Siap Ekspor Brio

Generasi kedua Honda Brio bakal mulai di ekspor oleh PT Honda Prospect Motor.

7 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

7 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

9 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

10 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

12 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

13 jam yang lalu