Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Menjajal Layanan Transjakarta Non-koridor Terintegrasi, Senyaman Apa?

Dengan ongkos yang terjangkau penumpang bus Transjakarta koridor tetap dapat melanjutkan perjalanan dengan layanan non-koridor tanpa kena biaya tambahan. Namun perlu diperhatikan lokasi transitnya.
Berita
Kamis, 25 Maret 2021 10:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Transjakarta diklaim menjadi layanan bus rapid transit dengan rute terpanjang di dunia. Salah satu penyumbang panjang rute tersebut adalah trayek non-koridor. 

Pekan ini kami berkesempatan menguji integrasi dari layanan Transjakarta yang terintegrasi di rute koridor dan non-koridor. Rute yang dipilih dari Lebak Bulus ke Joglo, Jakarta Barat. 

Kami memulai perjalanan dari zona parkir Park & Ride yang berlokasi 150 m dari halte TJ Lebak Bulus. Biaya parkirnya cukup Rp 2 ribu untuk motor dan Rp 5 ribu untuk mobil. Kami naik bus TJ koridor 8 yang menghubungkan Lebak Bulus-Harmoni. Ongkosnya Rp 3.500 dengan pembayaran lewat kartu e-money.

Untuk menyambung ke Joglo, awalnya kami kira bisa melanjutkan via halte Permata Hijau. Tapi ternyata salah. Karena untuk menyambung ke Joglo dengan bus non-koridor 8D, kami harus naik di halte Pasar Kebayoran. Sehingga kami berbalik arah kembali.

Memang, kalau turun di Permata Hijau dan menyambung trayek 8D bisa saja. Tapi Anda harus keluar halte dan membayar kembali ongkos bus tersebut. Selain harus bayar dua kali, lokasi shelter pemberhentiannya juga cukup jauh dari halte TJ Permata Hijau.

Setelah transit di Pasar Kebayoran, tak perlu waktu lama untuk naik ke bus 8D. Kami juga tak perlu membayar ongkosnya lagi.

Yang jadi catatan, kenyamanannya jauh berbeda. Jika sebelumnya di bus reguler kami menaiki Volvo B11R baru, maka jatah 8D yang kami naiki adalah Isuzu NQR lawas. 

Interiornya sudah agak kumuh dan berumur. Namun secara fungsi, baik AC dan pintu otomatisnya tetap berfungsi baik. Kelebihannya, di layanan bus non-koridor ini masih menghadirkan petugas di dalam bus. Sehingga lebih mudah jika ingin mendapatkan informasi.

Kesimpulannya, dengan ongkos yang terjangkau, penumpang bus Transjakarta koridor tetap dapat melanjutkan perjalanan dengan layanan non-koridor tanpa kena biaya tambahan. Namun perlu diperhatikan lokasi transitnya. Apalagi kini di dalam bus TJ koridor sudab tidak tersedia petugas yang dapat memberikan informasi soal titik transit dan lainnya.


Tags Terkait :
Transjakarta Layanan Transjakarta
I

Ilham Pratama

Reporter

Penggemar dunia otomotif yang mulai meliput sejak 2010. Hobi membaca, traveling dan bersepeda. Pengguna Kawasaki Athlete...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
TransJakarta: Sampah Berbuka Di Dalam Bus Jangan Ditinggal

Tidak dperkenankan berbuka dengan ‘makanan berat’ saat di dalam bus

2 tahun yang lalu


Berita
Damri Ajukan Modal Rp1 Triliun Untuk Beli Ratusan Bus Listrik

Sekaligus untuk peremajaan dan penambahan armada perintis

2 tahun yang lalu


Berita
DPRD DKI: Tarif TransJakarta Akan Naik?

Padahal jumlah armada masih belum ideal

2 tahun yang lalu


Bus
Inilah Beda Bus Kota Model Lower Deck Dan High Deck

Beda spesifikasi untuk rute serta peruntukan khusus yang berbeda

2 tahun yang lalu


Berita
TransJakarta: Sudah Angkut 30,93 Juta Penumpang Sampai Januari 2024

Sampai Januari 2024 sudah ada 4.000 armada

2 tahun yang lalu


Bus
Transjakarta Tetap Beroperasi Saat Pemungutan Suara Pemilu 2024

Jam operasional tidak berubah

2 tahun yang lalu


Berita
Sekilas Halte Transjakarta Bundaran HI-Astra

Bisa jadi lokasi ngafe baru

2 tahun yang lalu


Bus
Dua Puluh Tahun Transjakarta: Arena Uji Kuat Sasis Tronton

Sempet dicibir kini malah butuh lebih banyak armada

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mobil Misterius Gazoo Racing Ini Hadirkan Spekulasi Kelahiran Kembali Toyota MR2

Spesifikasi Toyota MR2 generasi baru Gazoo Racing masih dirahasiakan. Prototipe mid-engine ini memunculkan spekulasi kehadiran model sport dengan sistem AWD dan mesin 2.0 liter.

4 jam yang lalu


Berita
Cadillac Percaya Diri Andalkan Mesin Bensin di Tengah Harga Bensin Yang Tinggi

Cadillac merupakan salah satu label dari General Motors (GM) yang dikenal paling agresif dalam menghadirkan mobil listrik. Namun mereka masih punya minat besar pada mobil bermesin bakar yang besar.

4 jam yang lalu


Tips
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

Benarkah nitrogen mampu menjaga tekanan ban lebih stabil? Ahli menjelaskan perbedaan molekul nitrogen dan oksigen.

5 jam yang lalu


Berita
Brand ‘O’ Siap Debut di Indonesia, Diduga Omoda O4 Meluncur 27 Juli 2026

Brand O dari Chery akan debut di Indonesia. Peluncuran Omoda O4 27 Juli 2026 Indonesia dijadwalkan dengan desain futuristis untuk konsumen muda.

6 jam yang lalu


Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

7 jam yang lalu