Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mengenal Ragam Pengereman Di Bus Dan Truk, Ada Yang Bebas Blong?

Ternyata tidak semua sistem pengereman bus dan truk punya performa yang sama. Bahkan ada juga sistem yang bisa disebut bebas blong.
Berita
Jumat, 12 Maret 2021 10:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Kejadian kecelakaan yang dialami bus pariwisata PO Sri Padma Kencana yang terperosok ke jurang di Tanjakan Cae, Sumedang, Jawa Barat (10/3) mungkin membawa penasaran banyak orang. Pasalnya kejadian diduga akibat rem blong.

Ternyata tidak semua sistem pengereman bus dan truk punya performa yang sama. Bahkan ada juga sistem yang bisa disebut bebas blong. Seperti dijelaskan Thomas Aquino Wijonarko, Instruktur Training Center Isuzu beberapa waktu lalu.

Menurutnya saat ini dikenal tiga jenis rem pada bus dan truk. Di antaranya sistem hidrolik, air over hydraulic dan full airbrake.

Untuk pengereman sistem hidraulis didukung minyak yang menekan kampas rem. Karena itu daya pengeremannya tergantung pada kekuatan kaki.

BACA JUGA

"Kalau injaknya makin kuat, remnya juga kuat. Biasanya ada brake booster. Namun kelemahannya hidraulis begitu bocor, rem akan ngeblong," katanya.

Lalu ada sistem air over hydraulic. Di mana kinerja hidrolik pengereman ditunjang sistem pneumatic yang dibantu angin. Secara kekuatan di sistem pneumatic menggunakan chamber kurang lebih 18-20 cm.

"Kelebihannya, kekuatan injakan dilipatgandakan. Secara kekuatan jauh lebih baik dari hidraulis dan tak tergantung kekuatan kaki," urainya. Namun karena masih memiliki sistem hidraulis, maka masalah seperti kebocoran tetap terjadi.

Terakhir ada rem full airbrake atau kerap disebut rem angin dan disebut jadi yang paling aman. Karena sistem ini mengandalkan tekanan udara pada sistem remnya.

"Sehingga saat ada kebocoran dan gas berkurang otomatis akan ngelock atau terkunci," jelasnya. Dalam kondisi ini, bus dan truk tidak dapat berjalan sampai komponen tersebut normal.


Tags Terkait :
Rem Blong Rem Bus Kecelakaan Tanjakan Cae Kecelakaan Bus
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Mengenal Ragam Pengereman Di Bus Dan Truk, Ada Yang Bebas Blong?

Ternyata tidak semua sistem pengereman bus dan truk punya performa yang sama. Bahkan ada juga sistem yang bisa disebut bebas blong.

4 tahun yang lalu


Berita
Rem Blong Jadi Penyebab Insiden Bus Sumedang, Kenali Penyebabnya

Ada beberapa faktor yang membuat pengereman bus menjadi tidak optimal. Apa saja?

4 tahun yang lalu


Berita
Diduga Rem Blong, Bus Masuk Jurang Di Sumedang, 22 Orang Meninggal

Disebutkan jika 22 orang meninggal dunia dan 28 penumpang lainnya selamat. Seluruh korban dilarikan ke RSUD Kabupaten Subang.

4 tahun yang lalu


Truk
Kenapa Kecelakaan Truk Akibat Rem Blong Masih Saja Terjadi?

Bukti tidak ada penanganan serius soal kelaikan teknis truk di jalan.

2 bulan yang lalu


Truk
Penyebab Kecelakaan Bus dan Truk Tak Sesederhana Rem Blong, Ini Penjelasan KNKT

KNKT ungkap rem blong hanyalah gejala akhir dari kelalaian teknis. Hino dan KNKT dorong inspeksi harian demi keselamatan bus dan truk di jalan raya

3 bulan yang lalu


Berita
Mengapa Uji KIR Perlu Dilakukan Rutin?

Tanggung jawab pelaksanaannya di tingkat kabupaten/kota

1 tahun yang lalu


Bus
Tips Cek Rem Bus Dari Mercy

Pastikan bus yang akan dinaiki dalam kondisi aman lewat cek aplikasi MitraDarat

2 tahun yang lalu


Berita
Mengenal Tanjakan Sitinjau Laut, Jalur Cantik Yang Mematikan

Sitinjau Laut jadi jalur utama Sumatera Barat yang menghubungkan kota Padang dan Solok. Terkesan angker, tapi menyajikan pemandangan cantik.

5 tahun yang lalu


Terkini

Berita
China Bakal Punya 28 Juta Tempat Pengisian Daya Listrik Pada 2027, Terbanyak Di Dunia

China punya target besar untuk membuat 28 juta tempat pengisian baterai pada tahun 2027.

18 menit yang lalu


Bus
Baterai CTC, Teknologi BYD Yang Paling Efisien Di Jagad Bus Listrik

Desainnya menambah jarak tempuh, konsumsi energi yang konsisten, dan hemat ruang

1 jam yang lalu


Berita
Kecepatan Mobil Di Speedometer Tidak Seakurat GPS, Ini Rahasianya

Kecepatan yang ditunjukkan pada mobil lebih cepat dibandingkan hitungan berdasarkan GPS.

1 jam yang lalu


Berita
Awal Februari Harga BBM Di Wilayah Jakarta Turun Lagi

Penurunan harga di bulan Februari termasuk signifikan jika dibandingkan harga bulan Januari

9 jam yang lalu


Berita
Jetour Serahkan 20 Unit T2 Ke Konsumen

Jetour secara resmi memulai proses serah terima unit T2 kepada konsumen di Indonesia.

12 jam yang lalu