Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Memasuki Bulan Ketiga PPnBM, Penjualan Mobil Kembali Anjlok. Apa Penyebabnya?

Di tengah penurunan angka penjualan, ada 5 produsen yang mengantongi penjualan mobil tertinggi di Indonesia. Apa saja?
Berita
Kamis, 17 Juni 2021 08:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Meskipun PPnBM kembali dilanjutkan pada bulan Mei dan Juni ini, namun hal tersebut ternyata tidak mampu mendongkrak penjualan pada bulan ini. Bahkan sejak Mei 2021 yang lalu, tercatat sebanyak 54.815 unit mengalami penurunan sebesar 30,5 persen dibandingkan penjualan pada April 2021 sejumlah 78.908 unit.  

Seperti dilansir oleh Gaikindo, penjualan pabrik ke diler (whole sales) pada bulan Mei 2021 tetap jauh lebih tinggi dari penjualan Mei tahun lalu sebanyak 3.551 unit. Hal itu bisa dipahami bahwa pada 2020 Indonesia menerapkan pengetatan aktivitas luar ruang menyusul masuknya pandemi COVID-19. 

Kendati turun hingga 30,5 persen, penjualan mobil pada Mei 2021 tetap lebih baik ketimbang pada Januari dan Februari 2021 yang masing-masing sebanyak 52.909 unit dan 49.202 unit.

Adapun penjualan mobil tertinggi selama lima bulan terakhir terjadi pada Maret sebanyak 84.915 unit, naik 72,6 persen dari 49.202 unit pada Februari 2021, setelah pemerintah menerapkan insentif Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) pada 1 Maret untuk mobil berkapasitas mesin 1.500 cc ke bawah, yang dilanjutkan untuk kendaraan bermesin 1.501 cc hingga 2.500 cc pada awal April. 

Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, mengatakan bahwa kebijakan PPnBM memberikan tren positif untuk kinerja industri otomotif, hal itu terlihat pada penjualan di bulan Maret, April dan Mei, setelah kebijakan insentif otomotif itu diberlakukan oleh pemerintah. 

“Pemerintah bisa menilai dan mengevaluasi apa yang terjadi dalam tiga bulan terakhir, yaitu Maret, April, dan Mei. Kalau kami melihatnya ini tepat sasaran, dan semua pihak senang dengan adanya stimulus ini,” ungkap Jongkie.

Selain penjualan mobil yang membaik, kata Jongkie, pemberian insentif PPnBM juga dinikmati pemerintah melalui pendapatan PPN dan PPh dari meningkatnya penjualan mobil serta menggerakkan industri lain yang berkaitan dengan kendaraan, misalnya aksesoris dan travel.

Namun demikian, dari beberapa kasus yang kami temui di tanah air. Ternyata beberapa pabrikan sudah tidak memiliki ketersediaan stok mobil yang masuk kategori PPnBM. Sehingga hal tersebut akan mempengaruhi lesunya konsumen di bulan ketiga dan keempat PPnBM diberlakukan.

Penjualan tertinggi pada Mei dicetak Toyota sebanyak 18.256 unit, diikuti Mitsubishi 10.160 unit dan Daihatsu 8.310 unit. Honda berhasil menjual 5.832 unit sedangkan Suzuki sebanyak 5.341 unit.


Tags Terkait :
GIIAS PPnBM
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyota Masih Berharap Insentif Ke Industri Otomotif

Toyota mengakui bahwa pasar otomotif 2025 menantang

4 bulan yang lalu


Bus
Akhirnya, Bus Listrik Dapat Insentif Dari Pemerintah

Salah satu syaratanya, harus memenuhi TKDN 40 persen

1 tahun yang lalu


Berita
Pemerintah Beri Insentif, BAIC Siap Luncurkan Mobil Hybrid

Dengan langkah peluncuran BJ30 di GIIAS 2025, BAIC menunjukkan komitmennya dalam mendukung industri kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.

1 tahun yang lalu


Berita
Tahun 2024 Penuh Tantangan Bagi Industri Otomotif, Pabrikan Tetap Optimis

Tahun ini menjadi tantangan bagi industri otomotif Indonesia. Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara menyebutkan jika pihaknya merevisi target di 2024 dari 1,1 juta unit ke 850 ribu unit saja.

1 tahun yang lalu


Berita
Dinilai Sudah Jualan Bagus, Insentif Mobil Hybrid Ditolak

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah tidak akan mengubah atau menambah kebijakan insentif untuk otomotif

1 tahun yang lalu


Berita
Gaikindo: Mobil Listrik Alami Perkembangan Positif, Tetap Butuh Waktu untuk Eksis di Indonesia

Membutuhkan waktu lebih lama agar kendaraan listrik tetap eksis di Indonesia.

3 tahun yang lalu


Berita
Menanti Kebangkitan Pasar Sedan dengan Mazda 2 Sedan

Rumor hadirnya Mazda2 sedan jelas akan membuat pasar sedan di Indonesia kembali memanas.

4 tahun yang lalu


Berita
Berburu Diskon PPnBM Di Jakarta Auto Week 2022 Dan Nikmati Layanan Free Shuttle

Selain menjadi tempat untuk berburu diskon pajak, GJAW pun memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin datang dan tidak mau direpotkan oleh masalah parkir saat menyaksikan sebuah pameran.

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
DFSK E5 Plus Meluncur, Rival Geely Starray Dan Chery Tiggo 8 CSH

DFSK E5 Plus diperkenalkan sebagai SUV PHEV dengan fitur ADAS lengkap dan efisiensi BBM hingga 80 km/liter. Model ini akan diluncurkan akhir Juni 2026.

3 jam yang lalu


Berita
Leapmotor B10, SUV EV China Punya Rasa Eropa Berharga Rp 400 Jutaan

Leapmotor B10, salah satu EV China yang desainnya nggak terlalu berusaha terlihat futuristis secara berlebihan, cocok untuk anda khususnya wanita yang berjiwa classy, compact, Sporty dan elegant.

4 jam yang lalu


Berita
VinFast Tawarkan Skema Sewa Mulai Rp 300 Ribuan Perhari

Dengan skema ini pengemudi dapat mulai mengoperasikan kendaraan listrik dengan komitmen awal yang lebih rendah tanpa harus menunggu bertahun-tahun untuk mengumpulkan modal pembelian kendaraan.

5 jam yang lalu


Berita
Sekarang Bisa Simpan SIM Ke Ponsel Agar Tidak Mudah Hilang

SIM digital punya dasar hukum yang sama dengan SIM fisik.

5 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Xpander Hybrid Hadir 2028 Mendatang

Xpander Hybrid akan hadir bersamaan dengan munculnya model generasi II.

6 jam yang lalu