Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Masih Berharap Insentif Ke Industri Otomotif

Toyota mengakui bahwa pasar otomotif 2025 menantang
Berita
Rabu, 28 Januari 2026 06:30 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
Kijang Innova Zenix Hybrid di GIIAS 2024. (Foto : Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Meski masih menyandang status sebagai pabrikan mobil terbesar di Indonesia, PT Toyota-Astra Motor (TAM) tak menampik bahwa kondisi pasar otomotif nasional sepanjang 2025 masih diwarnai berbagai tantangan. 

Hal ini tercermin dari penjualan kendaraan yang mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut mendorong Toyota berharap adanya dukungan stimulus dari pemerintah untuk industri otomotif. 

Menariknya, insentif yang diharapkan tak hanya menyasar kendaraan elektrifikasi, tetapi juga model bermesin konvensional. 

Yaris Cross Hybrid. (Foto : Otodriver/Ahmad Biondi)

“Kalau kita lihat market, harapannya memang agar bisa lebih baik dari tahun lalu. Jadi kami berharap akan ada stimulus, tidak hanya untuk hybrid dan EV, tetapi juga ICE serta PHEV,” ujar Vice President PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto, Senin (26/1).

Henry menambahkan, keberadaan stimulus dinilai penting untuk kembali menggairahkan pasar otomotif nasional.

BACA JUGA


“Karena yang terpenting adalah mendorong pasar agar bisa kembali tumbuh ke depan,” lanjutnya.

Sebagai informasi, Toyota tetap memimpin pasar otomotif Indonesia, baik dari sisi wholesales maupun retailsales. Namun, performanya sepanjang 2025 memang mengalami koreksi.

Pada penjualan ritel, Toyota mencatatkan angka 258.923 unit. Jumlah tersebut turun 34.865 unit dibandingkan 2024, ketika Toyota berhasil membukukan penjualan ritel sebesar 293.788 unit atau lebih tinggi 11,9 persen.

Seiring dengan itu, pangsa pasar Toyota juga mengalami penurunan, dari sebelumnya 33 persen menjadi 31,1 persen pada 2025.

Kondisi serupa terjadi pada sisi wholesales. Sepanjang 2025, Toyota mencatatkan distribusi dari pabrik ke diler sebanyak 250.431 unit. Angka ini turun 38.551 unit atau terkoreksi 33,4 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 288.982 unit.

Meski demikian, segmen MPV masih menjadi tulang punggung penjualan Toyota dengan kontribusi mencapai 59 persen dari total penjualan. 

Kombinasi Toyota Kijang Innova Zenix dan Innova Reborn menjadi kontributor terbesar, dengan total penjualan ritel mencapai 62.500 unit sepanjang 2025. (AW)


Tags Terkait :
Insentif Hybrid
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Penjualan BYD Melorot, Geely Dan Zeekr Naik Jadi Ancaman

Pasar NEV di China sedemikian dinamisnya. BYD harus akui keunggulan Geely di pasar China.

1 hari yang lalu


Berita
Komentar Toyota Soal Insentif Yang Tak Kunjung Disahkan

Toyota angkat bicara soal insentif yang tak kunjung dikabulkan oleh pemerintah.

1 hari yang lalu


Berita
GWM Wey G9 Rilis Di Malaysia, Indonesia Secepatnya Menyusul?

Berpotensi untuk menjadi ‘kuda hitam' yang baru di segmen MPV premium.

1 hari yang lalu


Berita
Toyota Masih Berharap Insentif Ke Industri Otomotif

Toyota mengakui bahwa pasar otomotif 2025 menantang

1 hari yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

7 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

8 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

9 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

10 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

12 jam yang lalu