Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Trend Kendaraan Listrik, Indonesia Punya Peluang Bangun Industrinya

Bahkan Indonesia mensyaratkan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) kendaraan listrik di 2030 hingga 80 persen.
Berita
Sabtu, 14 November 2020 12:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Ke depannya kendaraan listrik akan jadi pilihan utama di dunia, termasuk Indonesia. Bahkan dalam road map industri otomotif Kementerian Perindustrian, direncanakan jika pada 2025 populasi kendaraan listrik di Indonesia akan tumbuh hingga 20 persen.

"2025 itu paling tidak terget kita 20 persen itu otomotif sudah berbasis low carbon emission vehicle. Jadi disitu ada mobil listrik berbasis baterai ada mobil hybrid yang strong hybird dan mild hybrid," urai Taufiek Bawazier, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian.

Peluang ini dapat membantu mewujudkan Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam sektor industri kendaraan listrik (electric vehicle). Mulai baterai dan sebagainya, karena selain industri pendukung, Indonesia juga didukung sumber daya alam bahan bakunya.

Menurut Taufiek ada keuntungan bahwa Indonesia memiliki sumber bahan baku penyusun baterai lithium sebagai sumber penggerak kendaraan listrik.

BACA JUGA

Seperti nikel, kobalt, mangan, alumunium dan ferrum yang cukup melimpah merupakan kunci utama bagi Indonesia. Ini mampu menciptakan keunggulan yang kompetitif dibandingkan dengan negara-negara produsen kendaraan listrik lainnya

Bahkan Indonesia mensyaratkan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) kendaraan listrik di 2030 hingga 80 persen. Dengan demikian industri kecil dan menengah diharapkan mampu menyuplai ke produsen.

"Mereka (APM) tidak mungkin OEM itu mengerjakan sendiri, pasti membutuhkan suplier-suplier tier 2 dan 3 di dalam negeri. Konsep ini yang kita bangun sehingga fundamental dari ekonomi kita kuat," urainya.

Meski demikian Taufiek menyatakan jika memang industri penyokong kendaraan listrik tidak sebanyak kendaraan bermesin konvensional. "Mungkin cuma baterai sama body dan sebagainya, nanti bisa berkurang cukup banyak, tapi paling tidak IKM tetap jalan."

Taufiek Bawazier menyatakan, usia baterai listrik bisa mencapai 10-15 tahun. Artinya, sepuluh tahun ke depan perlu dipersiapkan fasilitas recycling (daur ulang) untuk memperoleh nilai tambah baru baik berupa material di dalamnya seperti lithium, nikel, cobalt, mangan dan copper. 


Tags Terkait :
Bus Listrik Kendaraan Listrik
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Pakai Truk Listrik Tak Lagi Mahal Karena Bisa Pilih Skema Sewa Pakai

Pihak operator tinggal mengoperasikan kendaraan listrik yang sesuai kebutuhan.

1 hari yang lalu

Truk
Kalista Tes Truk Listrik Heavy Duty Di Jalur Normal

Sebagai bagian untuk mempercepat implementasi kendaraan listrik di sektor logistik.

1 hari yang lalu


Bus
Lima Tips Pilih Bus Listrik

Perlu didikung manajemen operasional yang lebih rapi dibandingkan mengoperasian bus mesin fosil

2 minggu yang lalu


Bus
Menjajal Perjalanan Bus Listrik Bekasi–Jogjakarta Tarif Rp 170 Ribu, Ini Plus Dan Minusnya

Perjalanan bus listrik sebagai armada antar kota antar provinsi (AKAP) kini mulai memasuki babak baru. PO Sumber Alam menguji coba operasional bus listrik merek Higer pada rute Bekasi–Jogjakarta.

3 bulan yang lalu


Berita
KALISTA & PO Sumber Alam Gelar Uji Coba Bus Listrik AKAP Pertama di Indonesia

KALISTA & PO Sumber Alam uji coba bus listrik AKAP pertama di Indonesia rute Jakarta–Yogyakarta dengan armada Higer bertenaga 245 kW.

3 bulan yang lalu


Bus
Mengapa Belum Ada Medium Bus Listrik Di Jalur Transjakarta? Ini Jawabannya

APM sudah siap dengan produk.

3 bulan yang lalu


Bus
Uji Coba Bus Listrik AKAP Jarak Jauh Sukses, Bakal Makin Banyak yang Pakai?

Kalista uji coba bus listrik Higer untuk rute Jakarta–Yogyakarta. Dukung elektrifikasi AKAP lewat kerja sama dengan PO Sumber Alam dan skema fleet-as-a-service.

3 bulan yang lalu


Truk
Pemerintah Terus Mendorong Bus Dan Truk Beralih Ke EV

Salah satu yang menghambat beralih ke truk listrik ialah harganya yang mahal.

5 bulan yang lalu


Terkini

Truk
Di GIICOMVEC 2026 Ada Demo Area Untuk Impresi Pertama Pengunjung

Membantu memastikan kesesuaian kebutuhan operator dengan spesifikasi armada yang tersedia.

1 jam yang lalu


Tips
Bensin Hasil Ngoplos Ternyata Aman Dipakai, Asal... Penuhi Syarat Ini

Pengoplosan bensin RON rendah dan tinggi aman digunakan jika RON hasil campuran memenuhi standar pabrikan, kata pakar bahan bakar HM Gazy Amin.

6 jam yang lalu


Berita
Tantang Hilux Dan Triton, GWM Serius Pelajari Pasar Pikap Indonesia

Rencana GWM bawa pikap rival Hilux Triton ke Indonesia: CEO ungkap studi pasar dan opsi mesin diesel 2.000 cc serta 2.400 cc.

6 jam yang lalu


Berita
Penjualan Chery Bagus Di Tangsel, Chery Buka Satu Dealer Eksklusif Lagi

Chery Indonesia relokasi dealer Chery Arta Serpong baru ke Pondok Jagung, Tangerang Selatan. Fasilitas 3S terintegrasi tingkatkan layanan sales, service, dan spare parts.

7 jam yang lalu


Berita
GWM Ora 5 Selangkah Lagi Hadir Di Indonesia, Simak Spesifikasinya

GWM konfirmasi peluncuran GWM Ora 5 di Australia 2026. SUV listrik kompak setara Haval Jolion tawarkan tenaga 150kW, jarak 520km NEDC, dan V2L.

8 jam yang lalu