Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Menakar Efektifitas Teknologi Penyaring Udara di Mobil Terhadap Virus Corona

Geely dan Tesla mengklaim teknologi penyaringan udara dalam kabin yang mereka miliki, namun seberapa efektifkah teknologi tersebut melawan virus corona?
Berita
Rabu, 18 Maret 2020 14:00 WIB
Penulis : Alfons


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Merebaknya pandemi virus corona membatasi pergerakan dan aktivitas sehari-hari. Virus yang disebut mudah menyebar di benda-benda sekitar membuat kekhawatiran saat menggunakan moda transportasi baik massal maupun pribadi juga mulai muncul.

Oleh sebab itu kebersihan dalam kabin mobil menjadi hal yang perlu diperhatikan lebih. Beragam pabrikan seperti Geely Auto dan Tesla belakangan mengeluarkan klaim kalau mereka punya teknologi penyaring udara yang andal dalam membunuh bakteri dan virus.

Produk teranyar Geely Icon disebut dilengkapi dengan G-Clean Intelligent Air Purification System yang sudah bersertifikasi N95 yang langsung laris manis di pasar negeri Cina. Sementara Elon Musk menyebut kalau Tesla Model X dilengkapi dengan Bioweapon Defense Mode yang disebut menyaring udara sebersih ruang tunggu rumah sakit. 100 kali lebih efektif dalam mencegah bakteri dan virus masuk lewat udar dibanding produk otomotif lainnya, sebut dia.

Namun, cukupkah teknologi-teknologi nan canggih ini untuk menyaring virus corona dalam kabin? Kepala Medis RS Universitas Dillard, Corey Gerbet menjelaskan kalau secanggih apapun sistem penyaringan udara dalam kendaraan, virus bisa saja sudah menempel pada permukaan interior kabin ataupun tekandung dalam udara sebelum disaring.

(Baca juga:4 Usaha Mencegah Penularan COVID-19 dari Mobil)

"Meski sistem yang ada di Tesla sangat canggih dan bekerja dengan sangat baik, tetap tidak mungkin mengeliminasi semua patogen di dalam mobil sebelum Anda memasukinya," terang Corey mengutip Express. "Bahkan, saat Anda memasuki ruang tertutup, Anda membawa bakteri dan virus ke dalam ruang itu," tambahnya.

Solusi terbaiknya adalah dengan menjaga kestrilan dalam kabin dengan rajin-rajin membersihakan interior --jika memungkinkan-- dengan air panas dan sabun. Jika memungkinkan semprotkan cairan disinfektan yang terbukti efektif membunuh kuman ke bagian-bagian interior mobil.


Tags Terkait :
Virus Corona Kabin
A

Alfons

Reporter

Alfons Hartanto

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Bus Seperti Ini Ternyata Cocok Saat Pandemi Corona

Penyebaran virus corona bisa dicegah oleh perusahaan otobus dengan berbagai cara. Termasuk lewat bus dengan konfigurasi bangku khusus.

5 tahun yang lalu


Bus
Laksana Hadirkan Inovasi Sirkulasi Udara Bus Saat Pandemi

Basisnya Legacy SR-2 HD Prime dengan konfigurasi seat 1-1-1 ala bus social distancing.

5 tahun yang lalu


Bus
Begini Ragam Sekat Bus Social Distancing Di Luar Negeri Saat Ini

Jika sebelumnya banyak bus memberlakukan pengaturan bangku dan sekat yang rumit, kini dibuat lebih ringkas.

5 tahun yang lalu


Van
Ada Layanan Shuttle Social Distancing Rute Surabaya-Bali

PT Penjor Bali Transport menawarkan konsep social distancing pada armada shuttle/travel, demi mencegah penularan virus Covid-19.

5 tahun yang lalu


Bus
Ini Harga Tiket Dan Fasilitas Bus Physical Distancing Jakarta-Jepara

Dikutip dari akun Facebook New Shantika Lovers, harga tiket bus physical distancing dari arah Jakarta menuju Jepara sebesar Rp 270 ribu

5 tahun yang lalu


Bus
Adi Putro Kembangkan Bus Social Distancing Bersekat

Karoseri Adi Putro asal Malang kembali mengembangkan konsep bus tersebut. Kali ini dilengkapi dengan sekat antar-bangku.

5 tahun yang lalu


Bus
Begini Seat Social Distancing Ala Bus Raya Supertop

Berbeda dari armada bus lainnya, konfigurasi seat bus bersasis Mercedes-Benz OH 1626 ini masih memakai tipe 2-1. Namun kini di antara bangku model ganda, dipasang sekat sebagai pemisah keduanya.

5 tahun yang lalu


Bus
Bus Pariwisata Juga Hadirkan Konsep Social Distancing

PO Surya Putra asal Bandung yang memesan bus social distancing dari karoseri Adi Putro, Malang. Bus berbodi Jetbus 3

5 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

4 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

4 jam yang lalu


Berita
Pertamax 92 Dan Pertamax Green 95 Alami Kenaikan Harga

Harga Bahan Bakar Minyak alias BBM non solar mengalami penyesuaian.

7 jam yang lalu


Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

18 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

18 jam yang lalu