Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Emisi Gas Buang Akan Turun Hingga 50% Pada 2030 Jika Ikuti Permintaan Daimler Ini

Promosi infrastruktur pengisian daya mobil listrik harus cepat, secepat mereka berusaha untuk menurunkan emisi karbondioksida. Bagaimana rencana Daimler?
Berita
Selasa, 13 Oktober 2020 08:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Daimler yang merupakan perusahaan penjual mobil Mercedes-Benz meminta anggota parlemen Eropa untuk lebih gencar mempromosikan infrastruktur pengisian daya mobil listrik.

"Promosi infrastruktur pengisian daya mobil listrik harus cepat, secepat mereka berusaha untuk menurunkan emisi karbondioksida," kata Kepala Dewan Kerja Daimler, Michael Brecht, dikutip dari Reuters, Minggu.

Pembuat mobil telah memperingatkan bahwa proposal Komisi Eropa untuk memotong rata-rata emisi mobil baru pada tahun 2030 sebesar 50 persen di bawah level pada 2021 mengancam pekerjaan manufaktur, yang sangat bergantung pada perakitan mobil bermesin pembakaran atau bensin.

Menurut Brecht, permintaan secara keseluruhan untuk mobil dapat terganggu jika kepemilikan kendaraan listrik tidak dibuat lebih menarik dengan jaringan pengisian yang lebih siap tersedia.

"Badan politik seharusnya tidak memutuskan kesepakatan 'hijau' (green deal) untuk memperketat batas emisi karbondioksida tanpa syarat," kata Brecht.

“Harus ada rencana induk untuk meningkatkan infrastruktur pengisian daya. Ada banyak inisiatif kecil tapi tidak ada yang menyatukan semuanya,” ujarnya menambahkan.

Awal pekan ini, Parlemen Eropa mendukung target yang mengikat secara hukum bagi Uni Eropa untuk memangkas emisi gas rumah kaca sebesar 60 persen pada tahun 2030.

“Pada dasarnya ini adalah strategi yang bagus, tetapi meningkatkan mobilitas listrik bermasalah. Kami tidak akan mendapatkan jumlah karyawan yang sama,” Brecht memperingatkan.

Brecht mengatakan, Daimler telah meninjau strateginya untuk membebaskan sumber daya guna memperlengkapi kembali pabriknya dan melatih kembali pekerjanya untuk membuat mobil rendah emisi.


Tags Terkait :
A
Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Artikel Terkait









Terkini

Terkini