Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bisa Pilih Jumlah Airbag Pada Yaris, Bagaimana Dengan Tingkat Keamanannya?

Konsumen bisa memilih varian dengan airbag tujuh buah seperti versi pendahulunya atau tiga buah yang artinya berkurang dari model sebelumnya
Berita
Kamis, 10 September 2020 09:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Toyota Yaris versi terbaru resmi hadir di Indonesia. Tidak hanya perubahan tampilan serta radius putarnya, ada satu perubahan pada mobil ini yang bisa dikatakan menarik.

Pasalnya, kini konsumen bisa memilih varian dengan airbag tujuh buah seperti versi pendahulunya atau tiga buah yang artinya berkurang dari model sebelumnya.

Lantas, apakah hal ini berpengaruh terhadap sisi keselamatan Toyota Yaris? Anton Jimmy Suwandi selaku Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) menilai airbag adalah fitur keselamatan yang bersifat tambahan.

“Dengan tiga airbag itu tidak mempengaruhi keselamatan. Apalagi airbag itu adalah supplementary untuk fitur keselamatan. Jadi yang paling utama adalah bagaimana kita menggunakan fitur keselamatan yang utama, yakni seatbelt,” jelasnya saat diwawancarai pada acara konferensi pers virtual peluncuran Toyota New Yaris (8/9).

Lebih jelas, Anton menyebutkan bahwa saat ini Toyota tidak main-main untuk urusan keselamatan di setiap produknya.

“Jadi tidak ada kompromi untuk urusan safety. Boleh dicek di NCAP, kita (Toyota) paling rendah bintang tiga dan mengarah ke rata-rata bintang empat,” tambah Anton.

Jika merujuk pada situs ASEAN NCAP, Toyota Yaris mendapatkan bintang lima untuk uji tabraknya. Tetapi dengan catatan, uji tabrak ini dilakukan terhadap unit Yaris yang dilengkapi dengan tujuh buah airbag.

Berbeda dengan Toyota Yaris yang diuji oleh Global NCAP, mobil yang dilakukan crash test memiliki dua buah airbag. Dan hasilnya, hatchback pesaing Honda Jazz ini hanya mampu meraih bintang tiga dalam tes tabrak tersebut.


Tags Terkait :
Toyota Yaris
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ini Alasan LEPAS Tertarik Menjual Model Sedan Di Indonesia

Setiap model yang akan dirilis di Indoensia merupakan global model.

1 hari yang lalu


Berita
Honda ‘Jazz’ Terbaru Rilis Di Tiongkok, Harganya Tidak Sampai Rp 200 Juta

Karena jumlah produksinya juga tidak banyak, sepertinya tidak akan kembali dipasarkan lagi di Indonesia.

1 hari yang lalu


VIDEO: Crash Test MG 3 (ANCAP)

MG 3 telah menjalani crash test.

Crash Test | 1 tahun yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga Medium Hatchback Jepang (September 2024)

Medium Hatchback hingga kini masih cukup diminati.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Ambisius, Jaecoo Akan Boyong Lebih Dari 5 Model NEV Di 2026

Jaecoo hadirkan lebih dari 5 model NEV di Indonesia 2026, termasuk SUV 7-seater HEV, PHEV, dan BEV. Ungkap Business Unit Director Jim Ma.

12 jam yang lalu


Berita
Fakta Yang Bikin Mobil EREV (Extender Range Electric Vehicle) Disebut Solusi Masa Depan

Renault EREV masa depan EV Eropa: CEO François Provost soroti range extender dengan mesin bensin generator untuk jarak tempuh lebih jauh.

13 jam yang lalu


Berita
Denza Z9GT Meluncur Semester II, Bagaimana BYD M6 PHEV?

Denza Z9GT dipastikan meramaikan pasar Indonesia. Selanjutnya BYD M6 PHEV kemungkinan juga melantai.

13 jam yang lalu


Berita
Insentif EV Dicabut? BYD Masih Tidak Naikkan Harga Mobilnya

BYD pertahankan harga mobil listrik sampai Q1 2026 meski insentif impor EV dicabut per 1 Januari. Atto 1 tetap Rp199 juta OTR Jakarta.

14 jam yang lalu


Berita
Epic Journey : Toyota Veloz Hybrid EV 2026, Tembus 1:20

Ekspedisi Epic Journey ungkap konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid EV 2026 capai 20 km/liter di jalan datar, 17 km/liter menanjak, hingga 30 km/liter menurun.

15 jam yang lalu