Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ban Superlebar, Jadi Tren Truk Mancanegara

Jika melihat begitu banyak keunggulannya, bukan tidak mungkin jika suatu saat jenis ban ini akan jadi tren juga di sini.
Berita
Selasa, 11 Februari 2020 07:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Mungkin jenis ban ini masih sangat langka di temukan di Indonesia, namun di luar sana ban super wide (superlebar) untuk truk sudah lumrah digunakan di Eropa maupun Amerika Utara.

Apa itu ban yang juga disebut super single wide tire itu? Ban ini punya ukuran telapak superlebar, sama lebarnya dengan dua ban yang umumnya digunakan pada ban belakang truk, sebagai pengganti ban dually seperti ban belakang saat ini.

Mengapa ban super single wide tire ini kemudian banyak dipakai dan mengalami trend kenaikan pemakaian yang cukup signifikan?

Pada dasarnya semua bermuara pada efisiensi. Pengguna ban ini rata-rata adalah semi-truk atau trailer dengan 18 roda. Bisa dibayangkan jika jumlah ban yang bisa diringkas hanya 10 buah saja, tentu akan banyak efisiensi yang di dapatkan.

BACA JUGA

Faktanya satu ban super single wide tire punya kemampuan menahan beban yang sama dengan ban ganda. Bahkan studi yang dilakukan oleh Oak Rodge National Laboratory menunjukkan bahwa tipe ban ini mampu menghemat penggunaan bahan bakar sebesar 3%.

Angka 3 % ini mungkin terlihat kecil, namun jika melihat penggunaan tiap tahun dengan rata-rata menempuh jarak 125.000 mil dan diperoleh  rata-rata 5 mil per gallon, maka akan muncul angka 728 mil/gallon (310 km/liter).

Di sisi lain, tipe ban ini punya bobot lebih enteng 1000 pound atau 453,5 kg lebih ringan dibanding bobot tipe trailer konvensional dengan dua ban. Artinya ada konsekuensi lain ke arah umur bearing roda dan dalam kondisi normal, ban ini mampu bertahan 40.000 mil atau setara 64.373,76 km lebih lama.

Dua buah ban (kiri) sama lebarnya dengan satu ban.

Selisih bobot ini dapat juga dikonversikan ke jumlah muatan, sehingga masih bisa menambahkan ke bobot maksimal yang diperbolehkan.

Di beberapa forum, dibahas keunggulan lain ban ini yakni lebih senyap, memberikan pengendaraan yang lebih lembut dan harga lebih enteng dibanding jenis ban dually.

Namun demikian, ban ini pun punya kekurangan, di mana jika ban tersebut kempes maka tidak ada penyangga lain seperti halnya ban ganda. Hal lainnya, perlu modal cukup besar untuk melakukan penggantian (konversi) dari ban ganda ke super single wide tire, karena harus diikuti pula dengan penggantian pelek.

Namun jika melihat keuntungannya, nampaknya bukan jadi sesuatu yang mustahil jika suatu saat nanti tipe ban ini pun akan jadi tren di Indonesia.


Tags Terkait :
Super Single Wide Tire Dually Ban Double
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Ban Superlebar, Jadi Tren Truk Mancanegara

Jika melihat begitu banyak keunggulannya, bukan tidak mungkin jika suatu saat jenis ban ini akan jadi tren juga di sini.

6 tahun yang lalu

Berita
Mitsubishi Sebar Teaser All New Pajero

Mitsubishi akhirnya memastikan kembalinya nama besar Pajero ke pasar global.

3 hari yang lalu


Pikap
Inilah Sosok Mahindra Scorpion, Pernah Hadir Di Indonesia Tahun 2019

Ternyata model barunya akan keluar tahun 2026 ini juga. Simak detailnya

3 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Slate Sodorkan Konsep Truck EV Ringan Yang Bisa Diubah Jadi Sebuah SUV

Slate Truck EV diklaim super fleksibel untuk menyesuaikan kebutuhan dan kegunaan.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mengenal Teknologi Ling Power Yang Bikin Wuling Eksion Bisa Tempuh 1.000 Km Tanpa Isi Bensin

Melalui media drive 600 km, teknologi Ling Power Wuling Eksion menunjukkan kemampuan tempuh lebih dari 1000 km dengan PHEV.

1 jam yang lalu


Berita
Toyota Bikin Camry Dual Engine, Tapi Bukan Yang Pertama

Toyota Camry dual engine Super Taikyu diperkenalkan untuk balap ketahanan, meski konsep mobil bermesin ganda sudah ada sejak 1907.

2 jam yang lalu


Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

7 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

8 jam yang lalu


Berita
Pertamax 92 Dan Pertamax Green 95 Alami Kenaikan Harga

Harga Bahan Bakar Minyak alias BBM non solar mengalami penyesuaian.

11 jam yang lalu