Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Matic Konvensional VS CVT, Mana yang Lebih Baik?

Kedua jenis transmisi ini paling banyak ditemui dalam deretan mobil baru berbagai tipe dan harga.
Berita
Minggu, 6 Oktober 2019 13:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Transmisi otomatik semakin memasyarakat di Indonesia. Kenyamanan dan kepraktisan jadi penyebab diliriknya mobil dengan dua pedal ini. “Pakai mobil dengan transmisi matic lebih simple dari pada mobil bertransmisi manual dan orang tak lagi merasa takut dengan girboks matic mengenai perawatannya,” terang Suparno dari Putera Magetan Matic di bilangan Jatiwaringin Pondok Gede, Bekasi.

Jenis girboks otomatik yang paling populer adalah transmisi otomatik konvensional (dengan torque converter) dan CVT (Continuously Variable Transmission). Bahkan belakangan kru OtoDriver kerap mendapat pertanyaan dari pembaca, "Apa bedanya matic CVT dan konvensional?" "Mana yang lebih bagus?".

Walau sama-sama dua pedal, baik matik konvensional dan CVT memiliki cara kerja yang berbeda. masing-masingpun memiliki keunggulan dan kekurangan. “Dari sisi perawatan keduanya bisa dikatakan hampir setara dan masing-masing punya kelebihan dan kekurangan,” sambung Parno.

BACA JUGA

Berikut kita jabarkan kelebihan dan kekurangan keduanya.

1. Transmisi otomatik torque converter

        Keunggulan:

        a. Lebih mudah perawatannya

        b. Masih memberikan kesan fun to drive dengan hentakan yang lebih terasa

        c. Komponen pengganti (spareparts) lebih mudah didapat

        Kekurangan:

        a. Entakan perpindahan gigi masih terasa, sehingga kurang nyaman bagi penumpang

        b. Nyaris tidak memiliki engine brake

        c. Cenderung lebih boros dalam konsumsi bahan bakar

2. Transmisi CVT

      Keunggulan:

      a. Perpindahan gigi cukup halus

      b. Memiliki engine brake yang lebih besar

      c. Banyak pabrikan mengklaim CVT lebih hemat bahan bakar, karena mesin bisa berputar rendah di kecepatan tinggi

     Kekurangan:

     a. Tarikannya di kecepatan rendah kurang terasa

     b. Lebih rumit dan berbiaya tinggi jika terjadi kerusakan

     c. Tidak sekuat girboks AT torque converter terutama untuk melahap medan berat dan tanjakan

Demikianlah perbedaan antara matic konvensional dan CVT. Belakangan memang CVT diidentikkan dengan mobil yang lebih modern dan hemat bahan bakar. Dari sini kita sepakat untuk menyebut matic dengan teknologi CVT jauh lebih baik ketimbang tipe konvensional. Namun pada intinya keduanya menawarkan kenyamanan berkendara yang lebih baik ketimbang transmisi 3 pedal alias manual.

CVT  mampu menghadirkan fuel economic lebih baik

Tags Terkait :
Transmisi Matik CVT Teknik
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Wuling New Alvez 2025 Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp217 Juta

Wuling New Alvez 2025 resmi meluncur membawa pembaruan desain dan fitur canggih ADAS. Simak daftar lengkap harga Wuling New Alvez 2025 mulai dari Rp217 juta.

4 hari yang lalu


Used Car
Kredit Mobil Bekas Dengan Lembaga Pembiayaan Ini Dapat Garansi Inspeksi Hingga 1 Tahun

Membeli mobil bekas dengan cara angsran melalui lembaga pembiayaan BFI Finance, konsumen berhak mendapatkan garansi mesin dari jasa inspeksi kendaraan, Otospector.

2 tahun yang lalu


Tips
Mobil Toyota Anda Ingin Diperiksa Sebelum Dijual? Manfaatkan THS Inspector

Mobil Toyota Anda Ingin Diperiksa Sebelum Dijual? Manfaatkan THS Inspector

2 tahun yang lalu


Tips
Tertarik Membeli Mobil Bekas, Cek Beberapa Bagian Ini Dulu

Ada beberapa hal yang perlu diperiksa ketika Anda ingin membeli mobil bekas. Berikut penjelasannya

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Dari Insiden CV Joint Lepas L8, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden rusaknya CV joint Lepas L8 saat media test drive Driving Control Challenge. Apa yang sebenarnya terjadi?

11 jam yang lalu


Berita
MG Bakal Bawa Line Up Baru Sepanjang 2026, PHEV Jadi Fokus Utama

Tidak hanya membawa line up baru. MG bakal punya beberapa pilihan powertrain untuk pasar Indonesia.

13 jam yang lalu


Berita
Mercedes-Benz Rayakan 140 Tahun, Ulas Fakta Sejarah dan Kiprah di Indonesia

Perayaan 140 tahun Mercedes-Benz di Indonesia ulas sejarah Benz Patent Motorwagen 1886, mobil pertama RI 1894, pabrik CKD Bogor, dan evolusi S-Class.

16 jam yang lalu


VIDEO: MG S5 EV (ASEAN NCAP)

MG S5 EV telah menjalani crash test.

Crash Test | 19 jam yang lalu


Berita
BYD Bakal Buat SPKLU Berdaya 1.500 kW

BYD akan buat fasilitas yang mampu mendukung daya hingga 1.500 kW dengan arus 1.500 ampere.

20 jam yang lalu