Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Isuzu Traga Diekspor Untuk Geser Jeepney

80% akan digunakan sebagai angkutan umum.
Berita
Sabtu, 14 Desember 2019 06:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Salah satu keberhasilan PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) di 2019 diwujudkan dengan melakukan ekspor Isuzu Traga ke pasar Filipina.

“Pada langkah awal kami kirim 120 unit Traga Ke Filipina. Jumlah ini merupakan bagian dari 6 ribu unit Traga yang akan dijajakan di Filipina,”jelas Prijono Sugiarto, presiden direktur PT Astra Internasional, di lokasi seremonial di Isuzu Karawang Plant, Kawasan Industri Suryacipta, Karawang Timur (12/12).

"Ini menjadi langkah baik bagi Isuzu Indonesia untuk bisa bersaing di pasar Internasional. Bahkan kita tengah melakukan studi untuk 20 negara tujuan lainnya bagi produk Traga," imbuhnya.

PT IAMI mengekspor Traga dalam dua varian yakni Short Wheel Base (SWB) dan Long Wheel Base (LWB). Berdasarkan studi yang dimiliki Isuzu, 80% Traga yang diekspor akan dijadikan flexi-van seperti halnya Jeepney. Sedangkan sisanya dijadikan kendaraan angkut barang seperti yang ada di Indonesia.

Kondisi ini sejalan dengan program pemerintah Filipina yang akan melakukan moderenisasi moda angkutan darat masalnya. Seperti dilansir imoney.ph, menyebutkan bahwa salah satu goal pemerintah Filipina adalah menghadirkan moda transportasi yang lebih modern, nyaman dan aman dibandingkan moda angkutan Jeepney yang sudah menua, ketinggalan jaman dan tidak nyaman.

Semua unit yang dikirim ke Filipina hanya berupa kepala kabin dan sasis saja. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di negara pimpinan Rodrigo Duterte tersebut. Selain dikaroseri sebagai kendaraan angkut penumpang, Traga juga dikaroseri dengan bak bikinan lokal di sana.


Tags Terkait :
Isuzu Traga Ekspor
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Isuzu Traga AC Meluncur di GIICOMVEC 2026, Tawarkan Kenyamanan Lebih

Peluncuran Isuzu Traga AC di GIICOMVEC 2026 oleh PT IAMI hadirkan kenyamanan AC pada kendaraan niaga ringan tangguh berkapasitas 1,5 ton.

1 bulan yang lalu


Berita
Berbagai Truk Ringan Bakal Hadir Di GIICOMVEC 2026

Truk ringan GIICOMVEC 2026 hadirkan Mitsubishi New Canter, Hino Dutro, Isuzu Elf, hingga Fuso e-Canter dan Isuzu Elf EV untuk kebutuhan bisnis. Digelar 8-11 April.

1 bulan yang lalu


Pikap
Isuzu Indonesia Raih Pangsa Pasar 29 Persen Tahun 2025

Sementara pada tahun 2026 akan fokus pelayanan purna jual dan siapkan pikap baru.

2 bulan yang lalu


Truk
Ini Strategi Isuzu Jadi Primadona Di Sektor Logistik Nasional

Paduan perluasan jaringan purna jual dan peningkatan TKDN agar perolehan suku cadang lebih mudah dan harganya lebih terjangkau

5 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Edisi Khusus Toyota Corolla Untuk Ultah 60 Tahun

Mobil ini sayangnya hanya tersedia untuk pasar Jepang.

7 jam yang lalu


Berita
Ini Sebab Bungkus Jok Mobil Modern Mulai Meninggalkan Bahan Kain

Desainer otomotif jelaskan sebab jok mobil modern beralih ke kulit sintetis: efisiensi produksi, mudah dibersihkan, aman dari api. Kain lebih nyaman tapi kurang praktis.

8 jam yang lalu


Berita
Sebentar Lagi Meluncur, BYD M6 PHEV Bawa Teknologi Anyar Diklaim Sangat Efisien

Kemungkinan BYD M6 PHEV akan boyong versi DM-i yang lebih berfokus pada penghematan bahan bakar.

8 jam yang lalu


Berita
Jumlah SPKLU Di Seluruh Indonesia Saat Ini 4.892 Unit

Target nasional 2030 harus ada 62 ribuan unit SPKLU

8 jam yang lalu


Berita
Vinyl Roof, Model Atap Populer Yang Kini Telah Ditinggalkan

Jenis atap ini pernah populer di era 60-80an lalu kemudian ditinggalkan.

15 jam yang lalu