Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Simak Kerugian Besar Mengemudi Sambil Merokok Berikut ini

Berikut berbagai risiko dan kerugian jika merokok sambil mengemudi.
Berita
Kamis, 19 April 2018 15:00 WIB
Penulis : OtoDriver


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Belakangan sedang ramai perdebatan mengenai aturan larangan merokok, mendengarkan radio, musik, atau televisi (untuk pengguna kendaraan roda empat) yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1 Junto Pasal 283 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Kali ini kami berusaha mendalami soal larangan merokok sambil mengemudi. Tak hanya melanggar peraturan yang sudah ditetapkan, ternyata lebih banyak lagi kerugian yang dapat ditimbulkan.

Telah ditetapkan denda bagi yang melanggar dengan nominal Rp 750 ribu atau pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan. Merujuk dari pasal tersebut, merokok merupakan kegiatan yang dapat mengganggu konsentrasi saat mengemudi. "Mengemudi itu sudah kegiatan multi tasking, maka jangan ditambah lagi dengan pekerjaan merokok karena kedua tangan tidak pada kemudi dan konsentrasi sebagian digunakan untuk menikmati rokok," ujar Reza Hardian, Instruktur DeID Defensive Indonesia.

Tak hanya sebagai distraksi, rupanya merokok sambil mengemudi dengan kaca terbuka di dalam mobil justru dapat menyebabkan kantuk. Padahal mayoritas orang awam berpendapat bahwa merokok dapat mengusir kantuk ketika mengemudi. Dr. Taka Budaya, M.Kes berpendapat, "Saat manusia bernafas normalnya menghirup O2 (oksigen) dan menghembuskan CO2 (karbon dioksida), ketika merokok dalam kondisi mobil berjalan dengan kaca terbuka, unsur O akan terikat oleh udara dan menyisakan CO (karbon monoksida) yang terjebak dalam kabin karena turbulensi."

Karbon monoksida merupakan zat berbahaya yang dapat menyebabkan kematian jika dihirup dalam jumlah banyak oleh manusia. "Meskipun jumlahnya tak banyak, karbon monoksida yang dihasilkan saat merokok sambil mengemudi tersebut dapat melemahkan kinerja otak setelah zat tersebut masuk ke paru-paru dan diikat oleh darah yang membawanya ke otak. Hal inilah yang justru membuat semakin sering merokok sambil mengemudi, semakin mengantuk," tambah Dr. Taka.

Kerugian lainnya juga berasal dari bara api rokok yang terbang dapat menyebabkan kebakaran di interior mobil atau melukai pengendara kendaraan lainnya yang melintas ketika bara api terbawa ke luar jendela.

Ternyata merokok saat mengemudi tak hanya berpotensi terkena denda, tapi juga mengundang kantuk, mengganggu konsentrasi hingga menyebabkan kecelakaan dan tentu merugikan pengguna jalan lainnya. "Jika pun Anda harus merokok, ada baiknya untuk menepi sejenak untuk membuatnya jadi lebih aplikatif sekaligus melaksanakan aturan berhenti setiap 4 jam mengemudi," tutup Reza.


Tags Terkait :
Mengemudi Lalulintas
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Awas, Ada Dua Juta Kendaraan Keluar Masuk Yogyakarta Di Libur Nataru 2025

Kepadatan mulai mungil siang hingga malam hari.

4 bulan yang lalu

Berita
Masih Pakai Rotator? Awas Ada Operasi Keselamatan Lalu Lintas 2025

Tilang dengan ELTE lebih digiatkan

1 tahun yang lalu


Truk
GIIAS 2024: Mitsubishi Fuso ‘Aktivis’ Kendaran Niaga Ramah Lingkungan

Produk terkini semakin banyak fitur reduksi emisi

1 tahun yang lalu


Tips
Pelajaran Dari Kecelakaan Km 58 Dan Km 370: Pengemudi Tidak Boleh Kelelahan

Jika abai berpotensi menimbulkan korban jiwa

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
SPY SHOT: Mobil EREV Pertama Xiaomi

Spy shot Xiaomi Kunlun EREV pertama tertangkap di China dengan kamuflase tipis. SUV full-size 7-penumpang berbaterai 70+ kWh diuji bersama Li Auto L9.

9 menit yang lalu


Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

13 jam yang lalu


Mobil Listrik
Indonesia Masuk Fase Transisi Ke Mobil Listrik I

Kenaikan harga BBM akibat konflik Timur Tengah percepat transisi ke mobil listrik Indonesia. Penjualan EV naik 141% pada 2025, data Gaikindo.

14 jam yang lalu


Berita
Diam-Diam BMW Capai 2 Juta Unit Produksi EV, Pemimpin Segmen Premium

BMW capai produksi 2 juta kendaraan listrik sepenuhnya. Unit ke-2 juta, i5 M60 xDrive, dirakit di pabrik Dingolfing, Jerman.

16 jam yang lalu


Berita
Pabrik Ford Di Spanyol Diakusisi Geely, Siap Produksi EX2 Untuk Pasar Eropa

Ford harus rela menyerahkan pabrik mereka di Spanyol kepada Geely. Produsen China bakal menjadikan pabrik tersebut sebagai basis produksi EV dan PHEV mereka untuk pasar Eropa.

17 jam yang lalu