Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Agya Semakin Bercita Rasa Lokal Dengan Ban Ini Sebagai OEM

Ternyata bukan cuma mobilnya saja yang dibuat di Indonesia, tapi ban Toyota Agya ini juga buatan lokal. Lantas, apa keunggulannya?
Berita
Selasa, 19 September 2017 11:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Toyota Agya 1.200 cc sebagai salah satu LCGC yang mewarnai belantika pasar Indonesia ternyata pakai ban produksi lokal. Melalui siaran pers, Bridgestone dengan bangga menyebut produknya dipakai sebagai Original Manufacture Equipment (OEM) Agya terbaru.

"Ban Bridgestone Ecopia EP150 menjadi ban original equipment untuk produk entry hatchback terbaru yaitu New Toyota Agya," tulis PT Bridgestone Tire Indonesia melalui siaran pers (18/9). Maka praktis menjadikan mobil dan bannya sebagai produk buatan Indonesia. 

Agya 1.200 cc sendiri sebelumnya disebut PT Toyota Astra Motor merupakan karya anak bangsa, mulai dari perencanaan desain yang digarap desainer Indonesia sampai produksinya yang dilakukan di Jawa Barat. Ban Ecopia juga diproduksi di pabrik ban Bridgestone Indonesia bahkan sejak pertama kali diluncurkan, EP 150 diklaim mendapatkan sambutan yang bagus dari konsumennya berkat keunggulan ramah lingkungannya.

Yang ada pada Agya, ban Ecopia berukuran 175/65 R1482T. "Ecopia EP 150 adalah ban ramah lingkungan yang tanpa kompromi meningkatkan efisiensi bahan bakar, memiliki daya tahan lebih lama dan tingkat keselamatan superior, menjadikan mobil menghasilkan jejak emisi karbon lebih rendah dan berkontribusi terhadap lingkungan yang lebih bersih," sebut Bridgestone Indonesia.

Karena merupakan "LCGC kembar", ternyata Daihatsu Ayla juga pakai ban yang sama. Bahkan ukurannya pun sama persis dengan keempat ban Agya. 

Danu


Tags Terkait :
Toyota Agya LCGC Daihatsu Ayla
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

1 bulan yang lalu


VIDEO: Crash Test Perdua QV-E (ASEAN NCAP)

Bersamaan dengan peluncurannya, lembaga uji tabrak ASEAN NCAP juga merilis video dari mobil listrik nasional Malaysia

Crash Test | 4 bulan yang lalu


Berita
Raport LCGC Di 2025, Produksi Turun Drastis

Produksi LCGC dari Januari - November 2025 lebih kecil dibandingkan periode yang sama di 2024

4 bulan yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga LCGC Terbaru (Desember 2025)

Segmen Low Cost Green Car (LCGC) kini masih diminati masyarakat karena harganya yang terjangkau, konsumsi BBM yang hemat, simpel dan ringkas untuk digunakan sehari-hari.

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Memperkenalkan Varian Paling Kencang Dari VW Polo

Volkswagen siapkan VW ID Polo GTI Clubsport 282 hp, varian paling kencang hatchback listrik dengan virtual gearbox dan limited-slip differential.

1 jam yang lalu


Berita
Di Negara Ini Penggemar Mercedes-Maybach Tetap Bertahan Dengan Mesin V12

Penggemar Maybach di AS sulit pindah ke mesin V8 yang lebih efisien.

2 jam yang lalu


Berita
Harga Solar Di SPBU BP Turun Rp1.000

Di SPBU Pertamina Pertamax Turbo naik harga.

3 jam yang lalu


Komparasi
Bisa Jadi Pengganti Sepadan, Ini Perbandingan Toyota Land Cruiser FJ Vs Fortuner VRZ 4x4

Komparasi Toyota Land Cruiser FJ vs Fortuner VRZ 4x4: dimensi lebih besar Fortuner, mesin bensin 163 hp pada FJ lawan diesel 200 hp VRZ, serta sistem 4x4 serupa.

14 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mobil Listrik Ditinggal Lama, Pemilik Wajib Tahu Kondisi Aman Penyimpanan Baterai

Kondisi aman penyimpanan baterai mobil listrik saat ditinggal lama: Hindari SOC 100% untuk cegah degradasi dan risiko panas, saran expert EVSafe Indonesia.

19 jam yang lalu