Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pabrik Nissan Jepang Kembali Beroperasi Setelah Kasus Inspeksi 'Bodong'

Pada kasus ini, Kementrian Transportasi Jepang menemukan adanya pemalsuan inspeksi akhir kendaraan.
Berita
Sabtu, 11 November 2017 14:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Nissan akan melanjutkan kembali produksi mobilnya setelah beberapa waktu silam terkena skandal pemalsuan inspeksi kendaraan akhirdi Jepang. Hal ini tentunya berdampak pada penundaan produksi Nissan di negeri matahari terbit.

Seperti dikutip dari Paultan.org (8/11). Pihaknya mengaku telah berkonsolidasi dengan Kementrian Transportasi Jepang terkait dengan penyesuaian inspeksi kendaraan. Kendati demikian, salah satu produsen mobil ternama asal Jepang ini telah meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada para pelanggan dan juga kepada para pemegang saham Nissan.

“Kami sangat menyesalkan terjadinya kelalaian ini yang berdampak langsung pada pelanggan setia kami dan para pemegang saham di Jepang,” ujar pihak Nissan dalam sebuah pernyataan.

“Kami telah mengambil langkah pencegahan yang bertujuan untuk memastikan inspeksi kendaraan akhir sesuai dengan peraturan Jepang," lanjut keterangan Nissan tersebut.

Akhir Oktober lalu, produksi mobil di pabrik Nissan Jepang terpaksa dihentikan lantaran penyelidikan terhadap inspeksi kendaraannya tidak dilakukan oleh orang yang tepat. Kementrian transportasi Jepang menemukan kejanggalan berupa penyalahgunaan stempel inspeksi akhir bersertifikat yang digunakan oleh teknisi ‘bodong’.


Tags Terkait :
Nissan Pabrik
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Nissan Terrano Muncul Lagi, Bakal Jadi Sebuah PHEV

Nissan Terrano PHEV debut di Auto China 2026. Konsep SUV off-road klasik Nissan hadir dengan teknologi plug-in hybrid untuk medan kota dan tanah.

1 minggu yang lalu


Berita
Ini Dia Bocoran Skyline GT-R R36

Nissan bocorkan teaser Skyline GT-R R36: Generasi baru tetap sedan RWD berdesain retro dengan quad round taillights dan potensi mesin V6 twin-turbo.

3 minggu yang lalu


Berita
Joint Venture Brand Global Dengan Brand China Bakal Menjadi Tren

Wakil GM Chery: Tren joint venture Chery Jaguar Land Rover seperti Freelander ReBorn tandai era baru kolaborasi global dan produksi lokal otomotif.

3 minggu yang lalu


Berita
Jepang Impor Nissan Dari Amerika

Gara-gara Trump, akhirnya Jepang impor Nissan Setir kiri

1 bulan yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Begini Cara Charging EV Yang Baik Dan Bikin Baterai Awet

Cara charging EV agar baterai awet: hindari fast charging, isi 30-80%, prioritaskan home charging AC. Tips dari ekspert EVSafe Indonesia.

5 jam yang lalu


Berita
Stiker Colorful Di Mobil Balap Bikin Tampilan Fresh Dan Menarik Perhatian

Maxdecal dukung Radical Time Attack MFoS 2026 Mandalika lewat stiker premium untuk mobil Erika Richardo dan J Owen, dapat apresiasi Wakil Menteri Ekraf Irene Umar.

8 jam yang lalu


Berita
Lexus TZ Diperkenalkan, Saudara Toyota Highlander EV

Lexus TZ rilis 2026 sebagai SUV listrik tiga baris, saudara Toyota Highlander EV. Teaser dirilis 7 Mei, baterai 76-95 kWh, jarak 480 km, fitur Lexus Safety System+ 4.0.

9 jam yang lalu


Berita
Lepas Resmikan Dealer ke-4 di Indonesia, Targetkan 40 Showroom Sepanjang 2026

Lepas resmikan dealer baru Lepas MAS Pluit di Jakarta Utara, dealer ke-4 di Indonesia dengan layanan 3S. Targetkan 40 showroom hingga akhir 2026.

10 jam yang lalu


Berita
Haval Big Dog Plus Terbaru Segera Rilis, Lebih Besar Dari Haval Jolion

Mobil ini memiliki dimensi lebih besar dibandingkan Haval Jolion yang beredar di Indonesia.

12 jam yang lalu