OTODRIVER - Nissan Skyline kembali jadi sorotan setelah Nissan mengonfirmasi bahwa generasi terbaru model legendaris ini akan kembali dipasarkan di Jepang.
Menariknya, berbeda dari rumor sebelumnya, Skyline generasi ke-14 tidak akan berubah menjadi crossover listrik, melainkan tetap mempertahankan format sedan performa dengan penggerak roda belakang (RWD).
Tak hanya itu, berbeda dari tiga generasi sebelumnya, model anyar ini juga tidak lagi sekadar rebadge dari lini Infiniti G atau Infiniti Q50. Skyline terbaru justru akan hadir dengan sentuhan desain retro yang lebih kental dan khas.
Salah satu yang paling mencolok ada di bagian belakang, di mana Skyline kembali mengusung lampu belakang bulat empat (quad round taillights) yang menjadi ciri khasnya, sekaligus mengingatkan pada varian Nissan GT-R terdahulu.
Dari sisi samping, desainnya menampilkan garis bahu tinggi yang mengalir ke belakang dengan lekukan khas, terinspirasi dari generasi kedua C10 atau Nissan Skyline C10. Detail lain seperti emblem Skyline bergaya tulisan tangan di fender belakang juga turut memperkuat nuansa klasik.
Sementara itu di bagian depan, Skyline terbaru kembali mengadopsi logo “S” khas yang saling bertaut, dipadukan dengan grille ramping ala Skyline era Nissan Skyline R30. Desain ini dilengkapi lampu utama tipis dan tajam dengan dua bilah DRL vertikal.
Meski spesifikasi resmi belum diumumkan, media Jepang, Best Car, menyebutkan bahwa model ini kemungkinan masih berbasis platform V37.
Artinya, ada peluang besar Skyline anyar tetap mengusung mesin VR30DDTT 3.0 liter V6 twin-turbo yang menghasilkan 405 PS dan 475 Nm, seperti yang digunakan pada varian 400R dan Nismo saat ini. Hal ini dinilai masuk akal karena mesin tersebut baru disematkan di generasi sebelumnya di tengah siklus hidupnya.
Generasi berikutnya, yang disebut-sebut sebagai Nissan GT-R R36, sempat dirumorkan akan menjadi mobil listrik performa tinggi dengan baterai solid-state.
Namun, tren pasar yang belum mendukung mobil sport listrik membuat beberapa pabrikan, termasuk Porsche, mulai mundur dari segmen ini. Tak menutup kemungkinan GT-R generasi anyar tetap mempertahankan mesin konvensional.
Skyline terbaru ini juga menjadi bagian dari strategi produk baru Nissan yang membagi model ke dalam tiga kategori: Heartbeat, Core, dan Growth.
Skyline masuk dalam kategori Heartbeat untuk pasar Jepang, yang merepresentasikan identitas, nilai emosional, dan inovasi Nissan. (AW)
