Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Sukses Diuji Coba di Bus, Toyota Akan Kembangkan Truk Heavy Duty Berteknologi Hidrogen Fuel Cell

Memang truk ini tak akan menghasilkan emisi gas buang, namun proses produksi hidrogen terkompresinya masih menggunakan banyak sumber daya listrik.
Berita
Rabu, 23 November 2016 10:30 WIB
Penulis : ZCH1708


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Setelah sukses mengembangkan bus listrik berteknologi hidrogen untuk Olimpiade Tokyo 2020 dan Paralympic Games, raksasa pabrikan otomotif Toyota Motor berencana mengaplikasikan teknologi yang sama pada truk heavy duty.
 
Mengutip situs Trucks.com, untuk menjalankan project ini, TMC menunjuk pusat riset dan pengembangan Toyota di AS untuk mengembangkan powertrain-nya yang kelak akan diaplikasikan pada truk heavy duty, yang di pasar AS dikategorikan sebagai truk Class 8.
 
Sumber-sumber di internal TMC menyatakan, Toyota meyakini teknologi fuel cell hidrogen bisa dimanfaatkan untuk sistem penggerak kendaraan transportasi massal. Karenanya, Toyota kini melakukan studi kelayakan untuk mengetahui biaya dan performanya.
 
Pengujiannya dilakukan di California, negara bagian di bagian barat AS yang selama ini dikenal sangat serius mengembangkan teknologi kendaraan ramah lingkungan rendah polusi melalui penerapan teknologi ramah lingkungan pada sistem transportasi di seluruh negara bagian tersebut.
 
Bulan lalu, TMC menyatakan, akan memproduksi bus listrik dengan teknologi hidrogen mulai tahun 2017. Bekerja sama dengan Badan Transportasi Pemerintah Kota Metropolitan Tokyo, TMC akan memproduksi 100 unit bus untuk dioperasikan di Olimpiade Tokyo 2020 dan Paralympic Games.
 
Toyota meyakini, hidrogen akan menjadi sumber energi di masa depan. "Senang jika menyaksikan Toyota sedang menuju ke sana," kata David Reichmuth, senior vehicles engineer di organisasi nirlaba Union of Concerned Scientists di AS. 
 
Truk heavy duty dengan teknologi hydrogen fuel cell yang akan diproduksi Toyota tidak akan menghasilkan emisi gas buang apapun yang mengotori lingkungan, meski proses produksi hidrogen terkompresinya menggunakan banyak sumber tenaga listrik.
 
Teknologi fuel cell berukuran lebih kecil dan lebih ringan ketimbang teknologi baterai elekrik. Teknologi ini membutuhkan tangki hidrogen bertekanan yang dapat diisi ulang dengan lama pengisian hampir sama seperti pengisian solar pada truk konvensional. Sementara, lama pengisian daya listrik untuk baterainya membutuhkan waktu beberapa jam sampai bisa terisi penuh.
 

 

Tags Terkait :
Toyota Motor Hydrogen Truck
Z

ZCH1708

kontrib

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Van
Toyota HiAce “Hidrogen” Mulai Tes Di Australia

Upaya ‘jalan tengah’ Toyota di tengah tren EV

2 tahun yang lalu


Bus
Toyota Bangun Bus Hidrogen Untuk Olimpiade 2024

Sasis bus pakai buatan Iveco

2 tahun yang lalu


Berita
Sukses Diuji Coba di Bus, Toyota Akan Kembangkan Truk Heavy Duty Berteknologi Hidrogen Fuel Cell

Memang truk ini tak akan menghasilkan emisi gas buang, namun proses produksi hidrogen terkompresinya masih menggunakan banyak sumber daya listrik.

9 tahun yang lalu


Truk
Daimler Truck Dan Toyota Gabungkan Mitsubishi Fuso-Hino, Siap Jadi Raksasa Di Asia

Sinergi raksasa di masa yang sulit

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

3 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

4 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

5 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

7 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

8 jam yang lalu