Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityVan

Toyota HiAce “Hidrogen” Mulai Tes Di Australia

Upaya ‘jalan tengah’ Toyota di tengah tren EV
Van
Rabu, 15 November 2023 17:50 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Toyota Motor Corporation sebenarnya dikenal sebagai pabrikan yang ‘enggan’ menggarap kendaraan yang dayanya berasal dari listrik. Baik secara penuh maupun parsial, karena raksasa otomotif Jepang ini sejatinya sudah ‘jadi’ dengan kendaraan berbahan bakar hidrogen.

Tentu tidak mungkin menghentikan semua proses yang sudah berlangsung selama ini. Oleh karena itu pekan ini lewat Toyota Australia melakukan uji intentsif sebuah van berbahan bakar hidrogen.

Teknologi mesin hidrogen yang terpakai kali ini adalah yang termutakhir. Berbasis mesin 3.500 cc V6 yang serupa di Toyota Land Cruiser 300 dan Lexus LX. Transmisinya otomatis 10 percepatan.

BACA JUGA

Namun begitu performa yang akan dihasilkan tidaklah ala kadarnya, paling tidak untuk kebutuhan sebuah van. Besarannya 163 PS atau setara 160,7 daya kuda. Ditambah fitur katalitik terbaru yang diklaim akan menghasilkan gas buang hampir nihil emisi. Sesuai dengan standar Euro 6 dengan desain paket pipa gas buang yang diklaim juga berperan banyak dalam menekan emisi CO2.

Pihak Toyota menyakinkan bahwa van ini punya performa yang tidak jauh berbeda dibandingkan performa mesin diesel 2.800 cc turbocharger dengan empat silinder.  

Pemilihan HiAce sendiri dikarenakan mobil ini punya posisi mesin di depan. Dengan begitu lokasi tangka bahan bakarnya berada di dek bawah kabin penumpang. Relatif tidak banyak berpengaruh pada soal ketersediaan ruang kabin dan bobot mobil secara keseluruhan. Paling tidak alokasi daya angkut penumpang HiAce yang 12 orang tidak terpengaruh.

Mesin yang dipakai serupa pada LC300

Sudah ada pemesan, perusahaan kontraktor di Melbourne

Pengujian intensif ini akan dilakukan di kota Altona, negara bagian Victoria, dimana terdapat fasilitas produksi hidrogen milik Toyota.

Produk purwarupa ini mengadopsi tiga tangki hidrogen seperti yang terpakai pada Toyota Mirai FCEV generasi kedua. Produk ini sudah dipasarkan di Australia sejak tahun 2021.

President and CEO Toyota Australia, Matthew Callachor menyebutkan, “Teknologi pada HiAce ini menyodorkan teknologi yang lebih cepat diproduksi massal. Punya banyak kemudahan dalam operasional rutin, dan tentu saja sangat minim emisi gas buang.”

Wilayah Australia sendiri terpilih karena negara ini punya kebijakan yang dianggap mendukung pengembangan kendaraan berbahan bakar hidrogen. Salah satunya proyek senilai 6,3 juta dolar Australia yang berada di bawah pengawasan National Hydrogen Strategy.

Hal yang dianggap prositif dalam proyek HiAce ini karena sudah ada pihak yang menyatakan keinginannya untuk membeli produk ini. Adalah CPB Contractors, salah satu perusahaan kontraktor di Australia yang nantinya akan memanfaatkan van ramah lingkungan ini untuk kendaraan komuter pekerjanya untuk sejumlah lokasi proyek seputaran kota Melbourne.

Salah satu tantangan yang dihadapi dalam proyek ambisius ini adalah soal infrastruktur isi ulang bahan bakar. Beruntung potensi kendala ini sudah relative teratasi dengan kesepakatan tiga institusi bisnis dalam pengembangan jaringan isi ulang hidrogen yaitu Hyundai Australia, Ampol, dan Pacific Energy.

Telah ditunjuk pula kampiun pemasok energy dari Prancis, EODev, untuk pemnegmabngan lanjutan jaringan pengisian bahan bakar hidrogen untuk kawasan Australia dan Selandia Baru.

Baca juga: Toyota ProAce: Bukan Buatan Toyota?

Baca juga: HiAce, Salah Satu Masterpiece Toyota

Pengembangan jaringan isi hidrogen, salah satunya, Hyundai Australia


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia #hidrogen
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Toyo Tire Rilis Ban ‘Terbaik’ Untuk Pikap Listrik

Tahun 2024 pasar Amerika Serikat dapat jatah pertama di dunia

2 tahun yang lalu


Pikap
Suzuki Super Carry “X Limited”, Pikap Tak Lagi ‘Culun’

Konsepnya “Tough and Fearless”

2 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

2 tahun yang lalu


Pikap
Toyota Hilux Rangga Didukung 50 Karoseri

Sebagai salah satu strategi ‘grebek pasar’, seluruh pesanan bodi harus terakomodir

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Hari Ini Saja, Naik Transjakarta Bayar Rp1 Untuk Semua Rute

Tarif Rp1 Transjakarta semua rute hari ini berlaku untuk BRT dan Non BRT, rayakan Hari Angkutan Nasional 2026 hingga 23.59 WIB.

1 hari yang lalu


Pikap
Daihatsu Gran Max Masih Kuasai Pasar Pikap Ringan Nasional

Daihatsu Gran Max kuasai pasar pikap ringan 2025 dengan 56% pangsa Low Pick Up (14.849 unit) dan 92% Low Semi Commercial hingga Mei.

2 hari yang lalu


Bus
Uji BBM B50 Akan Selesai Bulan Depan, Diberlakukan Juli 2026

Hasil sementara pengujian menunjukan potensi pemakaian yang positif.

3 hari yang lalu


Bus
Ini Tiga Dealer Terbaik Mercedes-Benz Untuk Segmen Bus Dan Truk

DCVI umumkan dealer terbaik Mercedes-Benz bus truk 2025: PT Star Wagen Indonesia juara umum, Citrakarya Pranata sasis bus terlaris, Mas Auto Germania Axor unggul.

3 hari yang lalu


Truk
Auto2000 Ubah Toyota Dyna Jadi Klinik Berjalan

Auto2000 ubah Toyota Dyna jadi klinik berjalan MOKES2000 untuk layanan kesehatan dasar dan edukasi medis di wilayah terpencil. Program CSR target 14 kegiatan 2026.

6 hari yang lalu