Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Renault: Jika Kwid Laris Maka Akan CKD, Tapi Bukan Jadi LCGC

Renault Indonesia berharap Kwid meledak penjualannya di sampai 2018 dan bisa segera memasukkannya dalam jalur produksi lokal.
Berita
Minggu, 18 Desember 2016 13:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Renault Kwid yang hadir di Inddonesia melalui skema CBU tak membuatnya punya harga selangit. Karena memang dirancang sebagai mobil terjangkau, saat ini ia dibanderol sekitar Rp 117 jutaan. Tapi, Renault Indonesia ternyata punya keingingan agar mobil non-LCGC-nya itu dirakit secara lokal alias CKD.

"Misalnya nih, tahun 2017 (Kwid) laku banget, 2018 makin laku lagi, nah itu secara hitungan ekonomi sudah bisa dijalankan CKD. Kita jalanin kenapa enggak?" ungkap Ario Soerjo, Sales and Marketing Division Head PT Auto Euro Indonesia pada OtoDriver (16/12).

Walau Ario tak menyebut jumlah minimum yang harus terjual agar bisa CKD, tapi dari target 1.000 unit Kwid di 2017 mungkin di 2018 harus di atas 1.000 unit agar bisa masuk jalur produksi dalam negeri. Sayangnya ia belum bisa memastikan jika kelak Kwid CKD akan dibanderol lebih murah.

"Semuanya tergantung kurs dan pajak dan lain-lain. Dan kita sudah mencanangkan dari awal, kita bukan jualan LCGC. Kita ada rencana produksi di Indonesia tapi yang pasti bukan LCGC," tukas Ario. Jika Kwid benar-benar akan dibuat di Indonesia, Renault akan bertumpu pada fasilitas pabrik milik Nissan Indonesia.

Jika volume produksi Kwid nantinya tergolong belum kolosal, Renault akan memanfaatkan fasilitas perakitan milik Indomobil yang juga memproduksi Duster di Pulogadung, Jakarta Timur. Tapi jika nantinya Kwid CKD akan diproduksi secara besar-besaran, pabrik Nissan di Cikampek, Jawa Barat akan jadi tumpuan.

Saat ini mobil mungil itu dikapalkan Renaukt Indonesia dari India. Di negara Hindustan itu sendiri Kwid memang jadi mobil ekonomis, sehingga saat mendarat di Indonesia ia punya harga yang sangat kompetitif untuk bertarung dengan LCGC Jepang.


Tags Terkait :
Renault Kwid LCGC
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


VIDEO: Crash Test Renault Triber (Global NCAP )

Renault Triber telah menjalani tes tabrak alias crash test yang dilakukan oleh Global NCAP.

Crash Test | 1 tahun yang lalu


Berita
Citroen C3 Hadir Di Indonesia, Mengingatkan Kita Pada Sosok Renault Kwid Dan Kwid Climber

Citroen resmi hadir di Indonesia dengan membawa tiga produk andalannya di Indonesia, yakni C3, E-C4, dan juga C5 Aircross.

2 tahun yang lalu


Berita
Karena Alasan Microchip Dan Pandemi, Segini Penjualan Renault DI 2021

Renault Indonesia melaporkan angka penjualannya pada tahun 2021.

3 tahun yang lalu


Berita
Suzuki S-Presso Bakal Langsung Tantang Renault Kwid Climber

Suzuki diyakini bakal menghadirkan S-Presso di GIIAS 2021 yang akan datang.

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Vinfast Dapat Order 20 Ribu Unit Mobil Listrik Untuk Rental

Semua akan dipasok dari hasil produksi pabrik yang ada di Subang

1 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga KIA Terbaru (Maret 2026)

Kia saat ini berpindah kepemegangan oleh prinsipal setelah sebelumnya dipegang oleh Indomobil Group.

1 jam yang lalu


Berita
BYD Great Tang Resmi Dirilis, Range Terjauh Capai 950 Km!

BYD Great Tang resmi diperkenalkan di China sebagai SUV listrik berukuran besar dengan jarak tempuh hingga 950 km.

3 jam yang lalu


Berita
Volvo ES90 Resmi Meluncur Di Indonesia, harga Rp 2,1 Miliar

Volvo resmi meluncurkan ES90 di Indonesia

4 jam yang lalu


Berita
Pertaminta Lubricants Gelar Beragam Program Menarik Mudik Lebaran 2026

Pertamina Lubricants gelar promo ganti oli Pertamina mudik Lebaran 2026 di 30 kota, rest area tol, dan program sosial Aceh melalui RAFI 2026.

21 jam yang lalu