Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Transmisi ZF Ternyata Sudah Eksis 100 Tahun

Berawal memproduksi gear untuk pesawat, kini kondang membuat transmisi mobil premium. Namun di Indonesia masih masuk pasar after market.
Berita
Jumat, 27 November 2015 08:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pada 2015 ini tepat 100 tahun sudah ZF, manufaktur transmisi raksasa asal Jerman memasarkan produknya. Perusahaan yang bernama lengkap Zahnradfabrik ini sejak 1915 sebenarnya pada mulanya fokus untuk memproduksi gear alias roda gigi untuk mesin pesawat udara yang pada zaman itu sedang berkembang dari balon udara Zeppelin. Dari namanya saja Zahnradfabrik punya arti dalam bahasa Indonesia adalah pabrik gear. Maka setelah perang dunia kedua berakhir manufaktur ini fokus untuk membuat transmisi mobil-mobil buatan Jerman.

ZF Service divisi Indonesia memang tak punya pabrik di Indonesia. Tapi sejak awal eksistensinya di tanah air pada 2001 lalu ZF Service Indonesia berkomitmen untuk memajukan industri kendaraan di Indonesia.

Hal tersebut dipertegas dengan diakuisisinya merek suspensi Sachs dan onderdil kaki-kaki Lemforder. “Kami yakin dengan pelayanan ritel serta after market dari Sachs dan Lemforder, akan menambah kredibilitas kami yang sebelumnya menjual parts aftermarket transmisi ZF,” tukas Cakra Wiyata, General Manager ZF Service Indonesia dalam sambutan temu media (26/11) di Jakarta.

Saat ini produk-produk ZF dan Sachs yang dijual di Indonesia baru sebatas parts after market saja. Walau sebenarnya di Jerman sana ZF adalah vendor resmi BMW, Volkswagen, dan Audi. “Jadi transmisi ZF yang kita jual dihasilkan dari lini produksi yang sama dengan transmisi yang terpasang di BMW,” ujar Cakra.

BACA JUGA

Dalam 100 tahun ZF di dunia otomotif internasional, Cakra Wiyata berharap penjualannya akan alami peningkatan. “Semoga tahun depan kita ada peningkatan deh, walau parts-parts kami ini memang segmennya cuma buat mobil Eropa. Tapi ya kita optimis aja,” yakin Cakra. 


Tags Terkait :
ZF Transmisi
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyota Supra Dipastikan Berhenti Dijual, Berikut Faktanya

Akan ada Supra Final Edition untul memberi penghormatan pada mobil ikonik ini.

4 minggu yang lalu


Berita
BAIC BJ40 Plus Hasil Produksi Dalam Negeri Lebih Murah Rp 92 Juta

Pasar model jip nasional diyakini tumbuh 10-11 per tahun. Oleh sebab itu BAIC mencoba peruntungannya dengan menjual line up terbaru yang diproduksi di dalam negeri.

5 bulan yang lalu


Berita
BAIC Tebar Paket Promosi Istimewa Selama IIMS 2025

Mulai dari harga khusus sampai layanan purna jual

9 bulan yang lalu


Berita
Ini Dia Spek Khusus BAIC BJ40 Plus Yang Jadi Mobil Dinas TNI AD

TNI AD mendapatkan BJ40 22 unit dari BAIC Indonesia. Ada ubahan yang dilakukan. Simak di sini.

11 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Hyundai Tucson Ikuti Langkah Santa Fe, Gunakan Desain Kotak

Next gen Tucson punya desain bergaris tegas dan mengkotak laksana Santa Fe.

1 menit yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HYUNDAI Terbaru (Maret 2026)

Hyundai menjadi salah produsen asal Korea Selatan yang tengah serius menggarap pasar otomotifnya di Indonesia.

1 jam yang lalu


Berita
Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM

Stok BBM nasional 20 hari lebih karena daya tampung kilang bukan kemampuan dalam menyediakan BBM

2 jam yang lalu


Berita
Imbas PPN Dihapus, Xpeng Naik Harga Hingga Rp 100 Juta

Xpeng merilis harga terbaru untuk G6 dan X9 yang masing-masing mengalami kenaikan harga.

18 jam yang lalu


Berita
Pemilik XPeng Gratis Pemeriksaan Kendaraan Selama Program Mudik 2026

Xpeng Indonesia merilis paket pemeriksaan secara gratis menghadapi mudik lebaran 2026.

18 jam yang lalu