BUS-TRUCK - Hadir pertama kali tahun 2017, sebenarnya Skyworth bukan benar-benar baru karena pabrikan yang bermarkas di kota Nanjing, China, itu tadinya berada dalam satu naungan Nanjing Golden Dragon Bus yang juga masih satu payung dengan Skywell New Energy Automobile Group.
Dua nama terakhir sudah mendarat di Indonesia, muncul di beberapa armada Transjakarta maupun operator bus AKAP maupun Pariwisata.
Di ajang kendaraan komersial IAA Transportation 2026 bulan September lalu langsung memboyong lima produk kendaraan komersial tenaga listrik berfitur cerdas.
Skyworth Commercial Vehicles (sebuah divisi dari Skywell New Energy Automobile Group), merupakan produsen kendaraan komersial listrik asal Tiongkok yang memproduksi truk bertenaga listrik dan otonom. Di bawah naungan pendiri Huang Hongsheng, perusahaan ini memperluas portofolionya dari kendaraan penumpang hingga lini truk komersial bertenaga energi baru (NEV).
Pada pameran IAA Transportation 2026 di Hannover, Jerman, Skyworth Auto resmi meluncurkan teknologi truk bertenaga listrik terbarunya untuk pasar global.
Bukan sekadar menampilkan truk bertenaga listrik, Skyworth Z9 merupakan truk kelas head tractor dengan teknologi Otonom Level 4 (L4).
Truk yang ditenagai baterai baterai LFP 400 kWh serta motor ganda berkekuatan 610 kW, setara 818 daya kuda, dengan torsi puncak 1.160 Nm ada kelengkapan lima sensor LiDAR, lima radar millimetre-wave, dan tersedia 10 kamera resolusi tinggi.
Baca juga: ETT 44, Tactor Head Pertama Buatan BYD
Baca juga: Hasil Pertama Kolaborasi Toyota dan Daimler Trucks, Medium Truck Yang Lebar

Sebagai truk canggih, dengan catatan ini bukan produk prototype, punya konsepsi sebagai kendaraan urban logistik. Area lintasan yang ideal dilintasi adalah pergudangan maupun Pelabuhan.
Pihak Skyworth Aito menyebutkan bahwa Z9 beruperasi dengan koendali data yang terhubung dengan pusat data di jaringan cloud. Hal ini diyakini pihak Skyworth membuat Z9 akan berpotensi melintasi rute kemana saja selama akses data tidak ada halangan. Selain itu pemakaian jaringan cloud akan memungkinkan seorang operator bisa 'mengemudikan' sampai 18 unit Z9 dalam Waktu yang bersamaan.
CTO of Skywell New Energy Vehicle Group, Leon Liu, dalam keterangan resminya menyebutkan bahwa pihaknya menyediakan produk yang punya basis operasional teknologi pintar yang sudah dirancang mampu beroperasi di lingkungan kerja yang nyata.
Konsepsi tersebut, disebutkan lagi oleh Leon, justru membuka peluang dilakukannya berbagai macam penyesuaian operasional yang tak bisa diwujudkan oleh produk non otonom. Terutama dalam hal efisiensi operasional. (EW)









