Langsung ke konten

Mengapa Truk Beralih dari Mesin Bensin ke Diesel? Ini Sejarahnya

Mesin bensin sempat menjadi andalan truk generasi awal. Ini alasan pabrikan beralih ke diesel dan sejarah truk diesel pertama dari Benz.

Truk Sabtu, 7 November 2026 16:00 WIB
Truk - Mengapa Truk Beralih dari Mesin Bensin ke Diesel? Ini Sejarahnya
Truk modern hampir semuanya menggunakan mesin diesel. (Foto : Otodriver)
Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BUS-TRUCK– Kalau melihat truk-truk modern saat ini, rasanya sulit menemukan kendaraan niaga berat yang masih mengandalkan mesin bensin. Mayoritas sudah menggunakan mesin diesel. Memang di beberapa negara terutama AS yang masih menyediakan mesin bensin besar untuk pikap besar mereka, tapi jumlahnya kian susut. Padahal, pada awal kemunculannya, truk justru lebih banyak mengandalkan mesin bensin.

Ketika truk mulai berkembang pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, teknologi mesin bensin sudah lebih dahulu tersedia dan lebih mudah diaplikasikan pada kendaraan. Mesin bensin juga relatif ringan, sederhana, serta memiliki putaran mesin yang cukup tinggi.

Sementara itu, mesin diesel masih dalam tahap pengembangan. Mesin ini dikembangkan oleh insinyur Jerman, Rudolf Diesel, yang memperoleh paten pada 1892. Namun mesin diesel generasi awal masih berukuran besar dan lebih cocok digunakan untuk kebutuhan industri maupun kapal.

Foto - Mengapa Truk Beralih dari Mesin Bensin ke Diesel? Ini Sejarahnya
Rudolf Diesel, Bapak Diesel Dunia. (Foto : Otodriver)

Benz menjadi pelopor truk diesel

Perubahan mulai terjadi pada 1923. Benz & Cie. memperkenalkan truk diesel pertama di dunia. Truk ini dibangun di atas sasis Benz 5 K 3 dengan kapasitas angkut lima ton.

Mengutip catatan sejarah resmi Daimler, kendaraan tersebut dibekali mesin diesel empat silinder OB 2 yang menghasilkan tenaga 45 hp pada 1.000 rpm.

Foto - Mengapa Truk Beralih dari Mesin Bensin ke Diesel? Ini Sejarahnya
Truk diesel pertama di dunia. (Foto : otodriver)

Pengujian pertamanya berlangsung pada 10 September 1923 di kawasan Gaggenau, Jerman. Hasilnya cukup menjanjikan. Dengan bahan bakar minyak tar dari lignit (batu bara muda), mesin diesel tersebut mengonsumsi bahan bakar sekitar 25 persen lebih sedikit dibandingkan mesin bensin bertenaga setara.

Benz kemudian memutuskan memproduksi mesin tersebut secara massal. Menariknya, Daimler-Motoren-Gesellschaft juga memperkenalkan truk diesel pada tahun yang sama. Kendaraan ini menggunakan sistem injeksi udara dan menjalani perjalanan uji dari Berlin menuju Stuttgart pada September 1923.

Setahun kemudian, MAN memperkenalkan teknologi yang tidak kalah penting. Dalam catatan sejarah resminya, MAN menyebut pada 1924 mereka memperkenalkan mesin diesel kendaraan pertama dengan sistem injeksi langsung atau direct injection.

Teknologi ini memungkinkan bahan bakar disemprotkan langsung ke ruang bakar. Inovasi tersebut menjadi salah satu fondasi perkembangan mesin diesel modern.

Foto - Mengapa Truk Beralih dari Mesin Bensin ke Diesel? Ini Sejarahnya
Wujud mesin diesel pertama yang dipakai pada truck. (Foto : otodriver)

Mengapa pabrikan truk memilih diesel?

Peralihan tersebut bukan semata-mata karena diesel merupakan teknologi yang lebih baru. Ada alasan operasional yang membuat mesin ini jauh lebih relevan untuk kendaraan angkutan.

Pertama, mesin diesel memiliki efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Hal ini penting karena truk biasanya menempuh jarak jauh dengan bobot angkutan besar. Penghematan bahan bakar akan sangat berpengaruh terhadap biaya operasional perusahaan angkutan.

Kedua, karakter torsi mesin diesel sangat cocok untuk pekerjaan berat. Mesin ini mampu menghasilkan torsi besar pada putaran relatif rendah. Karakter tersebut membantu truk bergerak dari posisi diam, melewati tanjakan, hingga mempertahankan laju ketika membawa muatan penuh.

Ketiga, konstruksi mesin diesel kendaraan niaga umumnya dibuat lebih kuat untuk menahan tekanan kompresi dan beban kerja tinggi. Mesin ini juga cocok dioperasikan dalam durasi panjang.

Perkembangan teknologi injeksi turut mempercepat penerimaan mesin diesel. Mengutip catatan sejarah produk Bosch, perusahaan tersebut mulai mengembangkan pompa injeksi diesel pada 1922. Setelah lima tahun pengembangan, produksi pompa injeksi untuk kendaraan niaga dimulai pada akhir 1927. MAN menjadi salah satu pelanggan pertama Bosch untuk teknologi tersebut.

Diesel akhirnya menjadi identitas truk

Meski begitu, mesin diesel tidak langsung diterima secara luas. Daimler Truck mencatat bahwa ketika Mercedes-Benz memperkenalkan jajaran truk barunya pada 1927, mesin diesel baru tersedia pada model berkapasitas lima ton. Model yang lebih kecil masih menggunakan mesin bensin.

Suara mesin diesel yang lebih kasar dan getarannya yang besar juga sempat membuat konsumen ragu. Pabrikan harus membuktikan bahwa efisiensi dan ketahanan mesin tersebut lebih menguntungkan dalam penggunaan sehari-hari.

Seiring perkembangan teknologi injeksi, turbocharger, hingga sistem common-rail, mesin diesel semakin bertenaga, efisien, dan nyaman digunakan.

Itulah sebabnya diesel kemudian menjadi pilihan utama untuk truk berat. Bukan karena mesin bensin tidak mampu menggerakkan truk, melainkan karena karakter dan efisiensi diesel memang lebih sesuai dengan tuntutan pekerjaan kendaraan niaga.

Dengan kata lain, mesin bensin menjadi bagian penting dari masa awal sejarah truk. Namun, diesel-lah yang kemudian membentuk karakter truk modern seperti yang kita kenal sekarang. (SS)

#rudolf-diesel #mercedes-benz

Suryo Sudjatmiko
Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.