OTODRIVER – Aion UT berhasil meraih rating keselamatan tertinggi, yakni 5 bintang Euro NCAP, dalam pengujian yang menggunakan protokol baru untuk tahun 2026.
Menariknya, pengujian Euro NCAP tahun ini hadir dengan standar yang lebih ketat. Selain melihat kemampuan mobil melindungi penumpang saat terjadi kecelakaan, penilaian juga mencakup kemampuan mobil mencegah kecelakaan hingga aspek keselamatan setelah benturan terjadi.

Dalam pengujian tersebut, Aion UT mencatat skor 91 persen untuk Crash Protection dan 88 persen untuk Post-Crash Safety. Sementara untuk kategori Safe Driving dan Crash Avoidance, masing-masing mendapatkan skor 66 persen dan 74 persen.
Dari video pengujian Euro NCAP, Aion UT menjalani sejumlah simulasi kecelakaan, mulai dari benturan frontal hingga benturan samping. Berbagai sensor dan dummy digunakan untuk mengetahui seberapa besar risiko cedera yang dapat dialami pengemudi maupun penumpang.
Pada pengujian benturan samping, salah satu fitur yang berperan adalah central airbag yang berada di antara pengemudi dan penumpang depan. Fitur ini dirancang untuk mengurangi risiko benturan antara kepala pengemudi dan penumpang ketika terjadi tabrakan dari samping.
Aion UT juga mendapatkan nilai maksimal pada pengujian side pole impact. Sementara pada simulasi kecelakaan frontal, perlindungan terhadap penumpang anak di bangku belakang turut mendapatkan hasil maksimal.
Yang membuat pengujian Euro NCAP 2026 berbeda adalah penilaian tidak berhenti ketika mobil mengalami kecelakaan.
Euro NCAP kini turut memasukkan kategori Post-Crash Safety. Aspek ini melihat seberapa baik mobil membantu penumpang dan tim penyelamat setelah kecelakaan terjadi.
Aion UT memperoleh skor 88 persen pada kategori tersebut. Salah satu aspek yang turut diperhatikan adalah kemampuan sistem kendaraan untuk tetap mendukung proses evakuasi dalam kondisi darurat.
Selain perlindungan pasif, Aion UT juga diuji kemampuan sistem keselamatannya dalam mencegah kecelakaan. Mobil ini dibekali sejumlah fitur bantuan pengemudi, termasuk Autonomous Emergency Braking (AEB).
Sistem tersebut diuji dalam berbagai skenario untuk melihat kemampuan mobil mendeteksi potensi kecelakaan dan memberikan peringatan maupun melakukan pengereman otomatis ketika diperlukan.
Hasil 5 bintang Aion UT menjadi semakin menarik karena diraih menggunakan protokol Euro NCAP 2026. Mulai tahun ini, Euro NCAP melakukan perubahan terhadap metode penilaiannya.
Pengujian mencakup empat aspek utama, yakni Safe Driving, Crash Avoidance, Crash Protection, dan Post-Crash Safety.
Artinya, mobil tidak cukup hanya memiliki struktur bodi yang kuat ketika terjadi benturan. Sistem keselamatan aktif, kemampuan menghindari kecelakaan hingga teknologi yang membantu proses penyelamatan setelah kecelakaan juga ikut menentukan hasil akhir. (AW)











