OTODRIVER – Tesla Roadster generasi kedua kembali mencuri perhatian lewat sederet klaim performa yang terbilang ekstrem. Mobil sport listrik ini disebut mampu berakselerasi dari 0-60 mph atau sekitar 0-97 km/jam hanya dalam 0,81 detik.
Jika terbukti melalui pengujian yang terukur dan independen, angka tersebut akan menjadi pencapaian luar biasa di dunia otomotif. Namun, angka itu belum dapat dianggap sebagai performa resmi yang terverifikasi.
Laporan autoevolution menyebut Roadster terbaru berpotensi menggunakan dua motor listrik di bagian belakang dengan tenaga sekitar 1.500 hp. Meski demikian, angka tersebut masih sebatas perkiraan. Tesla belum mengonfirmasi spesifikasi final berupa tenaga, torsi, maupun hasil pengujian akselerasi mobil ini.
Diklaim Bisa Terbang
Klaim paling mencolok datang dari paket Rocket yang disebut mengandalkan 10 nosel pendorong gas dingin. Sistem tersebut dikabarkan menggunakan gas bertekanan tinggi, terutama nitrogen, untuk menghasilkan daya dorong tambahan.
Menurut laporan tersebut, teknologi ini memungkinkan Roadster melakukan manuver singkat di udara, termasuk putaran 360 derajat yang disebut kick flip. Akan tetapi, kemampuan itu tidak sama dengan kemampuan terbang bebas seperti pesawat.

Perlu dibedakan pula antara demonstrasi prototipe dan kemampuan mobil produksi. Tanpa dokumentasi pengujian yang dapat diverifikasi secara independen, klaim mengenai manuver udara tersebut belum bisa diperlakukan sebagai fakta teknis yang sudah terbukti.
Laporan yang sama juga menyebut penggunaan sistem pengisap udara di bawah bodi untuk membuat mobil menempel pada permukaan vertikal. Namun, detail teknis dan hasil pengujian sistem tersebut belum cukup untuk memastikan bahwa teknologi itu benar-benar akan tersedia pada model produksi.

Spesifikasi dan Jadwal Masih Menunggu Kepastian
Secara desain, Roadster terbaru dikabarkan mengusung konfigurasi dua tempat duduk, pintu gunting, serta spoiler belakang aktif. Namun, spesifikasi final dan kelengkapan yang akan tersedia pada versi produksi masih perlu dikonfirmasi.
Tesla sebelumnya memperkenalkan konsep Roadster generasi kedua pada 2017. Masih dari sumber yang sama, produksi disebut ditargetkan berlangsung pada 2028 di Gigafactory Texas. Target tersebut bukan jaminan bahwa mobil akan mulai diproduksi sesuai jadwal.
Hingga spesifikasi dan hasil pengujian resmi tersedia, Roadster terbaru lebih tepat dipandang sebagai mobil dengan klaim performa ambisius, bukan sebagai kendaraan yang seluruh kemampuannya sudah terbukti.(SS)










