Teknologi DM BYD Bikin Level Baru, Irit 65 Km/L, dan Lebih Efisien dari 60-70% dari Kendaraan Konvensional!

Teknologi DM BYD mencapai efisiensi 65 km/l dengan motor listrik sebagai penggerak utama. Sistem plug-in hybrid ini memangkas konsumsi bahan bakar 60-70% dibandingkan kendaraan konvensional.
Penulis: Ahmad Biondi
Jumat, 3 Juli 2026 10:59 WIB
Berita - Teknologi DM BYD Bikin Level Baru, Irit 65 Km/L, dan Lebih Efisien dari 60-70% dari Kendaraan Konvensional!
Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Di antara berbagai inovasi elektrifikasi BYD menghadirkan teknologi DM (Dual Mode) sebagai sistem plug-in hybrid yang menggabungkan efisiensi energi, performa, dan kenyamanan dalam satu paket.

Berbeda dari kebanyakan sistem hybrid konvensional, teknologi DM dikembangkan dengan filosofi "electric first". Artinya, motor listrik menjadi sumber penggerak utama kendaraan, sementara mesin bensin berfungsi sebagai pendukung ketika diperlukan.

Konsep ini membuat pengalaman berkendara lebih menyerupai mobil listrik murni tanpa menghilangkan fleksibilitas mesin pembakaran.

1. Mengutamakan Penggerak Listrik

Keunggulan terbesar teknologi DM adalah motor listrik menjadi penggerak utama roda dalam sebagian besar kondisi berkendara.

Saat baterai memiliki daya yang cukup, kendaraan akan melaju menggunakan tenaga listrik sehingga menghasilkan akselerasi yang instan, suara kabin lebih senyap, dan tidak menghasilkan emisi gas buang saat mode EV aktif. Teknologi DM 5.0 bekerja melalui tiga mode yang dipilih secara otomatis sesuai kondisi perjalanan. Dalam EV Mode, kendaraan sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik.

Pada HEV Series Mode, mesin bensin berfungsi menghasilkan energi listrik, tetapi roda tetap digerakkan oleh motor listrik. Sementara itu, HEV Parallel Mode mengombinasikan tenaga mesin dan motor listrik ketika kendaraan membutuhkan performa lebih besar, seperti saat menyalip, berakselerasi, atau melintasi tanjakan. Perpindahan antarmode berlangsung secara otomatis dan halus sehingga karakter berkendara Electric-First tetap dapat dipertahankan. 

2. Efisiensi Bahan Bakar yang Tinggi

Karena motor listrik mengambil porsi terbesar dalam menggerakkan kendaraan, konsumsi bahan bakar dapat ditekan secara signifikan.

Selain itu, mesin bensin pada sistem DM dirancang bekerja pada titik efisiensi optimal sehingga energi yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara maksimal. Melalui simulasi penggunaan listrik dan bahan bakar secara optimal, teknologi ini mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 65 km/liter atau dapat memangkas biaya operasional hingga sekitar 60-70% dibandingkan kendaraan kovensional di Indonesia. Tak berhenti di sana, penghematan tersebut turut tercermin pada biaya kepemilikan jangka panjang. Berdasarkan simulasi selama tiga tahun, biaya perawatan BYD M6 DM diperkirakan sekitar 30 persen lebih rendah dibandingkan kendaraan konvensional di kelas yang sama.  

Efisiensi tersebut turut diuji melalui rangkaian BYD M6 DM Media Challenge di Jakarta, Medan, Semarang, Surabaya, dan Bandung. Pengujian dilakukan pada rute dengan karakter berbeda, mulai dari lalu lintas perkotaan, jalan tol, perjalanan antarkota, hingga kawasan pegunungan. 

3. Jarak Tempuh Sangat Panjang

Teknologi DM menggabungkan keunggulan kendaraan listrik dengan fleksibilitas mesin bensin.

Saat baterai terisi penuh, mobil dapat digunakan sebagai kendaraan listrik untuk aktivitas harian. Ketika baterai mulai habis, mesin bensin secara otomatis mengambil alih untuk mengisi daya dan membantu penggerak sesuai kebutuhan. Dengan kombinasi baterai penuh dan tangki bahan bakar, beberapa model BYD berteknologi DM mampu menawarkan jarak tempuh gabungan yang kompetitif di kelasnya,, tergantung model dan metode pengujian.

4. Performa Responsif Khas Kendaraan Listrik

Motor listrik mampu menghasilkan torsi maksimum sejak putaran awal, sehingga respons akselerasi terasa cepat tanpa jeda.

Ketika dibutuhkan tenaga lebih besar, misalnya saat menyalip atau melintasi tanjakan, sistem akan mengombinasikan tenaga motor listrik dan mesin bensin secara otomatis. Hasilnya adalah performa yang responsif sekaligus tetap efisien dalam penggunaan energi.

5. Didukung Blade Battery yang Aman dan Tahan Lama

Teknologi DM dipadukan dengan Blade Battery, baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang menjadi salah satu inovasi unggulan BYD.

Blade Battery dikenal memiliki tingkat keamanan tinggi, stabilitas termal yang baik, serta usia pakai panjang. Baterai ini juga telah dirancang untuk mendukung penggunaan harian sebagai kendaraan listrik sekaligus menjadi sumber energi utama dalam sistem plug-in hybrid BYD. (AB)

#byd #byd-dm

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.