OTODRIVER - Di ajang GIIAS 2026 (29/7/2026), PT Plaza Auto Mega sebagai agen pemegang merek Subaru di Indonesia resmi menghadirkan All New Subaru Outback 2026 untuk pasar tanah air dengan banderol Rp1.025.000.000 OTR Jakarta.
Dalam sambutannya, Execituve General Manager Subaru Indonesia, Edward Kencono, menjelaskan bahwa All New Subaru Outback yang ada di GIIAS 2026 merupakan kehadiran resmi perdana di kawasan Asia Tenggara.
Bukan hanya tampil dalam bentuk baru, Outback kali ini bukan lagi berjeis wagon namun sudah menjelma sebagai SUV.
Sebagaimana diterangka oleh Product Training Subaru Indonesia, Victory Kirana, beberapa waktu lalu saat sesi preview (9/7/2026), adanya global platform yang baru membuat setiap sasis Subaru punya rigiditas lebih tinggi sekaligus semakin menjamin reduksi kebisingan dalam kabin sehingga tingkat kenyaman lebih maksimal.
Subaru Global Platform (SGP) diklaim akan bisa memberikan tingkat rigiditas sasis 70 persen lebih baik serta menekan body roll hingga 50 persen dibandingkan Outback generasi sebelumnya.
Berbekal pemakaian basis baru itu, Outback mengusung tiga pilar utama dalam desainya yang ada di sisi eksterior, interior, dan safety.
Di sisi eksterior terlihat siluet kotak serta berotot, lebih panjang 1 cm dibandingkan Outback generasi sebelumnya, begitu juga juga soal lebar bodi yang bertama 0,5 cm, dan tingginya yang melonjak di angka 4 cm. Begitu juga dengan ground clearance yang naik 7 mm ke angka 220 mm.


Dijabarkan lagi oleh Victrory lagi, dari sisi dimensi yang ebih besar membuat Outback terbaru itu punya kabin lebih lapang, visblitas buat engemudi serta penumpang yang jauh lebih baik.
Karakter yang kokoh juga berpengaruh pada sejumlah hal, sebut saja untuk kebutuhan angkut barang, di atapnya saat terpasang roof rail bisa menampung beban bergerak hingga 100 kilogram serta beban statis hingga 363 kilogram ketika kondisi parkir.


Identitas mesin boxer masih dipertahankan
Subaru tentu punya legenda performa di setiap modelnya, yaitu mesin boxer. Termasuk di Outback 2026, ada mesin 4 silinder berkapasitas 2.500 cc Naturally Aspirated (NA), punya potensi hasilkan tenaga puncak sampai 185 daya kuda (5.800 rpm) serta torsi tertinggi di angka 245 Nm (3.400 rpm).
Peminum BBM oktan minimal 95 itu menyalurkan tenaganya ke roda melalui transmisi CVT 8-percepatan manual mode yang secara teknis disebutkan lebi halus serta responsif.
Ditambah sistem gerak roda Symmetrical All-Wheel Drive (SAWD) permanen yang bekerja secara full-time.
Sistem khas kreasi Subaru itu sejak awal tercipta untuk menghadirkan ketepatan mauver mobil dan performa sesuai pola mengemudi pemegang setir. Dan mobil secara garis besar kemudian merespon dengan menekan potensi gejala understeer maupun oversteer, sekaligus menepis potensi selip maupun aquaplaning lewat fitur VIO drainage system. (EW)


















