OTODRIVER – Dua tahun terakhir setidaknya pernah mendengar raksasa teknologi telekominukasi seperti Apple, Huawei, atau Xiaomi masuk ke industri otomotif.
Dari berada di tahap membuat mobil maupun yang menyodorkan keunggulan teknolginya sebagai fitur-fitur pendukung mengemudi ataupun peranti safety di sejumlah mobil.
Ternyata Nokia yang pernah merajai telepon genggam juga masih punya peran dalam produksi satu jenama asal Finlandia. Namanya Nokia Tyres, bermarkas di kota Nokia di Finlandia.
Embrio perusahaan ini muncul di tahun 1865 sebagai pabrik kertas, lini usaha yang mebuat ban muncul tahun 1932 dengan nama Soumen Gummitehdas Oy. Tahun 1967 menggabungkan diri ke dalam Nokia Corporation untuk kemudian tahun 1988 menjelma lagi sebagai Nokian Tyres.
Pabrikan yang punya lini produk ban untuk mobil penumpang termasuk varian yang akan dipakai saat musim dingin yang bersalju datang.
Khusus untuk ban musim dingin, perusahaan yang berdiri tahun 1988 ini dikenal punya test track khusus musim dingin. Satu fasilitas yang jarang dimilik oleh produsen ban di wilayah empat musim.
Perusahaan yang juga dimiliki sahamanya oleh Bridgestone itu juga dikenal punya produk yang tapak bannya bisa dipakai saat musim dingin serta masih bisa digunakan saat musim-musim yang lain tiba.
Bukan kebetulan berasal dari Finlandia yang banyak hadirkan korporasi berkemampuan tinggi di soal ramah lingkungan. Nokian Tyres jadi pabrikan ban pertama di dunia yang tidak memakai material yang mengandung minyak dalam proses pembuatan ban.
Tapak ban dari pabrikan yang punya lokasi produksi seperti di Finlandia, Rusia, dan Amerika Serikat ini dikenal sebagai hasil pencampuran beragam material berunsur utama plastik.
Perusahaan dengan Brand Ambassador Juara Dunia F1, Kimi Raikonnen, ini memilik karakter konsumen yang unik, penjualan akan melesat tinggi saat musim dingin tiba. Hal itu karena desain tapak ban Nokia untuk musim dingin seperti rangkaian tapak ban pacul yang disusun dalam bentuk yang lebih kecil pada permukaan ban.
Ban-ban yang berlabel Nokia ini pemasarannya menguasai wilayah Skandinavia dan Rusia. Secara total pangsa pasarnya lebih dari 50 persen. Bahkan penjualan dari pasar otomotif Amerika Serikat bisa menyumbang sampai 10 persen pemasukan perusahaan. (EW)










