OTODRIVER – Smart resmi memperkenalkan Smart #2 di Paris Motor Show. Mobil listrik kompak ini mengusung desain dua pintu dan dua penumpang, sekaligus menghidupkan kembali karakter ikonik Smart Fortwo.
Smart #2 merupakan mobil listrik hasil rancangan Mercedes-Benz yang diproduksi oleh Geely. Bersamaan dengan debut globalnya, Smart mengumumkan harga pre-order untuk pasar Eropa sebesar 19.990 euro atau setara Rp 350 jutaan.

Selain itu, Smart juga menghadirkan varian khusus Couture Edition di China. Untuk pasar Eropa, edisi ini mendapatkan spesifikasi Premium sebagai standar, termasuk atap kaca, ambient lighting, jok dan setir berpemanas, sistem audio Sennheiser dengan tujuh speaker, pengisian daya nirkabel, serta navigasi.
Di Eropa, Smart #2 akan ditawarkan dalam tiga varian utama, yakni Pure, Pure+, dan Premium. Ketiganya akan ditemani Couture Edition yang dipasarkan secara terbatas.
Dari segi desain, Smart #2 mempertahankan konfigurasi dua pintu dan dua tempat duduk dengan sentuhan modern. Bagian depan dilengkapi lampu LED daytime running light, lampu utama proyektor, serta grille dengan pola khas menyerupai kapsul.
Khusus Couture Edition, terdapat kombinasi warna bodi dua warna Matte Cloud White dan Corona Gold. Aksen emas juga terlihat pada pola grille dan emblem untuk memberikan tampilan berbeda.
Beralih ke belakang, mobil ini memiliki spoiler atap, lampu belakang berbentuk lingkaran tidak beraturan dengan pola pencahayaan dua garis, serta pintu bagasi dengan desain terpisah.
Masuk ke kabin, Smart #2 mengusung bahasa desain S-Shape dengan motif menyerupai riak air. Dasbor menjadi pusat perhatian berkat layar infotainment model floating yang menjalankan sistem Flyme Link. Perangkat tersebut dipadukan dengan panel instrumen digital dan setir tiga palang.
Untuk urusan performa, Smart #2 mengandalkan motor listrik tunggal yang ditempatkan di roda belakang. Motor tersebut menghasilkan tenaga 80 hp. Sumber energinya berasal dari baterai lithium iron phosphate (LFP) buatan CATL berkapasitas 35,8 kWh. Berdasarkan pengujian CLTC, mobil listrik mungil ini mampu menempuh jarak hingga 410 km dalam sekali pengisian daya.
Smart #2 juga mendukung pengisian cepat DC hingga 65 kW. Dengan kemampuan tersebut, pengisian baterai dari 10 hingga 80 persen diklaim membutuhkan waktu sekitar 20 menit.
Untuk menunjang pengendalian, Smart menggunakan suspensi depan MacPherson strut dan suspensi belakang independen lima tautan atau five-link. Dimensinya yang kompak turut mendukung radius putar minimum hanya 3,35 meter, sehingga berpotensi memudahkan manuver di jalan perkotaan yang sempit. (AW)









