OTODRIVER – Dari laman Honda.co.jp, ada kanal tentang SUV, terpampang tiga model, yaitu; Vezel, ZR-V, dan WR-V. Dari ketiganya, produk yang juga masuk secara resmi ke pasar Indonesia adalah WR-V dan Vezel, yang untuk pasar Indonesia disebut sebagai HR-V.
Honda ZR-V sendiri memang penjualannya untuk kawasan Tiongkok, Amerika Serikat, dan Jepang, serta Eropa. Khusus di Jepang penyebutannya sebagai HR-V.
Model ini secara teknis disebut sebagai compact crossover SUV masuk kategori SUV C-segment.
Secara global posisinya di antara CR-V dan HR-V, memakai platform yang sama dengan Honda Civic generasi ke-8.
Awalnya memang dihadirkan untuk masuk ke pasar Amerika Serikat tahun 2022 sebagai generasi ketiga dari HR-V.
SUV kecil ini memang disodorkan sebagai produk global, itu sebabnya pusat perakitannya memang tidak di satu lokasi. Ada dua lokasi yang di Jepang, juga ada di Meksiko, kemudian ada dua lagi di Tiongkok. Tepatnya hasil produksi GAC Honda di Guangzhou (bernama ZR-V) dan buatan Dongfeng Honda di Wuhan untuk penamaan HR-V.
Untuk unit yang akan dipasarkan ke wilayah Eropa berasal dari pabrik GAC Honda. Huruf Z sendiri merupakan tanda calon konsumen yang disasar Gen Z.


Sebagai produk yang wilayah penjualannya sangat luas, ZR-V punya tiga pilihan mesin untuk menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen setempat. Semuanya mesin bensin; 1.500 cc, 2.000 cc, dan 2.000 cc Hybrid. Tapi transmisinya seragam yaitu CVT, untuk varian hibrida memakai transmisi e:HEV.
Komposisi dimensi mobil yang di Amerika disebut sebagai HR-V generasi ke-3 ini tak jauh beda dibandingkan HR-V versi Indonesia. Panjangnya 4.567 mm, tinggi 1.610-1.621 mm, lebar 1.839 mm, dan wheelbase-nya 2.654 mm.
Harga Honda ZR-V di Jepang yang paling tinggi adalah varian e:HEV Z Black Style 4WD yaitu 4,5 jutaan Yen. Itu sekitar Rp480 jutaan. Yang terendah harganya varian X, labelnya 3,2 jutaan Yen alias sekitar Rp340 jutaan.
Semuanya ada enam varian yang ditawarkan, setiap varian juga ada pilihan gerak roda; 2WD dan 4WD. (EW)











