OTODRIVER – Produsen oli asal Thailand, PTT Lubricants memperkenalkan teknologi pelumas EVOTEC pada ajang Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 pada Jumat (9/10).
Teknologi ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan mesin modern yang menuntut efisiensi bahan bakar, perlindungan komponen, serta emisi yang lebih rendah.
EVOTEC mengusung tiga pilar utama, yakni Efficiency, Endurance dan Environment. Ketiganya berfokus pada pengurangan gesekan internal mesin, menjaga perlindungan komponen dalam berbagai kondisi operasional, serta membantu menekan emisi gas buang melalui peningkatan efisiensi energi.

“Perkembangan teknologi kendaraan yang cepat menuntut oli untuk terus beradaptasi. EVOTEC dikembangkan bukan sekadar sebagai formula tunggal, melainkan landasan teknologi pelumas PTT agar tetap relevan dengan beragam karakteristik kendaraan modern, mulai dari mesin konvensional (bensin/diesel), hybrid, hingga elektrifikasi,” ujar Hannes Chang, Direktur PT Sumber Suwarna Unisindo selaku distributor resmi PTT Lubricants di Indonesia.
Dalam pemaparannya di IMX 2026, PTT Lubricants turut menyampaikan hasil pengujian teknis pada produk PTT Performa Super Synthetic 0W-30 yang menggunakan teknologi EVOTEC. Pengujian tersebut mengacu pada sejumlah metode Sequence yang lazim digunakan untuk mengukur performa pelumas mesin.
Berdasarkan data yang dipaparkan, pelumas tersebut diklaim mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga 11 persen berdasarkan pengujian Sequence VI yang berkaitan dengan standar ILSAC GF-7A.
Selain itu, hasil pengujian menunjukkan pengurangan keausan timing chain hingga 20 persen dan keausan kem atau komponen mekanisme katup hingga 15 persen. Teknologi ini juga diklaim memberikan perlindungan hingga 60 persen lebih baik terhadap risiko Low-Speed Pre-Ignition (LSPI), yakni pembakaran dini yang dapat terjadi pada putaran mesin rendah.

PTT Lubricants juga menyebutkan adanya peningkatan kebersihan piston sebesar 4 persen serta perlindungan terhadap pembentukan lumpur oli (sludge) sebesar 3 persen berdasarkan data pengujian yang disampaikan.
Ardho, Technical Support PTT Lubricants Indonesia, menjelaskan bahwa pengujian berbasis metode Sequence digunakan untuk mengukur kemampuan pelumas dalam mendukung efisiensi dan menjaga komponen mesin.
“Melalui pengujian berbasis metode Sequence pada PTT Performa Super Synthetic 0W-30 berteknologi EVOTEC, kami membuktikan bahwa efisiensi bahan bakar dapat meningkat hingga 11 persen berdasarkan uji Sequence VI," kata Ardho.
Selain itu, dirinya menambahkan jika tingkat keausan komponen timing chain dan cam wear berhasil dikurangi masing-masing hingga 20 persen dan 15 persen, serta memberikan perlindungan hingga 60 persen lebih baik terhadap risiko Low-Speed Pre-Ignition (LSPI).
PTT Lubricants menyatakan pengembangan EVOTEC didukung fasilitas riset dan pengembangan PTT Research & Technology Institute di Wang Noi, Phra Nakhon Si Ayutthaya, Thailand. (IP)











