OTODRIVER - Polytron memanfaatkan ajang GIIAS 2026 untuk memperkenalkan Polytron G3+ Special Collaboration Edition, sebuah edisi spesial yang menghadirkan tampilan lebih eksklusif melalui kolaborasi dengan dua merek lokal, yakni HSR dan Triple 9. Model ini mengusung tema "Make Sense, Made for You", yang menonjolkan perpaduan antara mobilitas listrik cerdas dengan desain yang lebih premium.
Kehadiran edisi kolaborasi tersebut menjadi upaya Polytron untuk menawarkan kendaraan listrik yang tidak hanya efisien, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan konsumen yang menginginkan tampilan lebih personal dan berbeda.
Polytron menggandeng HSR, produsen pelek dengan riset dan pengembangan (R&D) di Indonesia, serta Triple 9, spesialis pembuatan body kit berbahan serat karbon yang berbasis di Tangerang. Hasil kolaborasi ini menghasilkan sejumlah ubahan eksterior dan interior yang meningkatkan nilai kendaraan.
Untuk memiliki Polytron G3+ Special Collaboration Edition, konsumen perlu menambah biaya sekitar Rp20 juta dibandingkan harga G3+ reguler. Menariknya, paket modifikasi yang disematkan disebut memiliki nilai hingga Rp40 juta.

Upgrade Senilai Rp40 Juta
Berbagai peningkatan yang disematkan pada edisi spesial ini meliputi:
- Upgrade hardware subwoofer XBR.
- Pembaruan software XBR Sensing.
- Satu set pelek HSR.
- Body kit karbon Triple 9 yang terdiri dari bumper depan, bumper belakang, side skirt, fog lamp delete, hingga logo lamp delete.
- Balutan warna two-tone wrap.
- Emblem eksklusif sebagai identitas edisi kolaborasi.
Dengan paket tersebut, tampilan SUV listrik Polytron menjadi lebih sporty sekaligus premium dibandingkan model standarnya.

Menyasar Profesional Muda dan Keluarga Baru
Polytron menyebut G3+ Special Collaboration Edition ditujukan bagi kalangan profesional perkotaan berusia 28 hingga 45 tahun yang akrab dengan teknologi, mulai tertarik menggunakan kendaraan listrik, serta bangga menggunakan produk buatan Indonesia.
Selain itu, target konsumennya juga merupakan kelompok yang mencari investasi cerdas dengan mengombinasikan manfaat rasional, seperti efisiensi biaya, dan kepuasan emosional melalui desain serta identitas produk.
Tawarkan Biaya Operasional Lebih Hemat
Selain desain, Polytron tetap menonjolkan berbagai keunggulan kendaraan listrik G3+, mulai dari biaya operasional yang lebih rendah hingga jaminan nilai jual kembali.
Menurut perusahaan, biaya penggunaan kendaraan listrik untuk jarak tempuh sekitar 1.500 kilometer per bulan hanya sekitar Rp330 ribu, jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE) yang diperkirakan mencapai Rp2,65 juta. Artinya, biaya operasionalnya diklaim bisa sekitar sembilan kali lebih hemat.
Polytron juga menawarkan program resale value guarantee sebesar 70 persen dalam kurun waktu tiga tahun sebagai bentuk jaminan investasi jangka panjang bagi konsumen.

Andalkan Pengalaman Lebih dari 50 Tahun
Di balik peluncuran edisi spesial ini, Polytron juga menegaskan komitmennya di industri otomotif nasional. Dengan pengalaman lebih dari 50 tahun di Indonesia, perusahaan mengusung visi "we are here to stay", sebagai bentuk keseriusan dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
Selain menghadirkan kendaraan dengan kabin lega dan sistem audio XBR sebagai salah satu daya tarik, Polytron juga ingin memperkuat citranya sebagai merek lokal yang terus berinovasi dan siap bersaing di industri otomotif masa depan.
Selama penyelenggaraan GIIAS 2026, Polytron juga menggelar berbagai aktivitas di booth, mulai dari sesi berbagi pengalaman bersama Vino G. Bastian, talkshow, kesempatan exclusive test drive, hingga area Polytron Cafe dan pembagian cotton candy gratis bagi anak-anak. (GIN)
















