Mudik In Style 2026, Menepis ‘Bad Luck’ Lepas L8

Review mudik Lepas L8 Lebaran: Uji jarak 1.200 km ke Yogya dalam 18 jam, interior lega, desain mewah, suspensi lembut, efisiensi 22-24 km/liter.
Minggu, 29 Maret 2026 10:00 WIB
Berita - Mudik In Style 2026, Menepis ‘Bad Luck’ Lepas L8

Lepas L8 Mudik In Style 2026 (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Debut Lepas di Indonesia langsung tercederai dengan satu insiden yang menyebabkan kerusakan pada saat Lepas L8 melakukan media test drive.

Namun karena rasa penasaran itulah yang membuat Lepas L8 ini menjadi pilihan kru Otodriver, Suryo Sudjatmiko, sebagai pilihan untuk mudik Lebaran. 

Sempat ada kekhawatiran saat memilih L8.  Langkah sat-set pihak Lepas dalam melakukan investigasi dan problem solving menepis kekhawatiran yang ada. 

Pihak Chery Group yang menaungi Lepas pun memberikan jaminan bahwasanya masalah benar-benar sudah teratasi.

Di sisi lain, Lepas juga punya beban lain, di mana sub-brand dari Chery Group ini memposisikannya di segmen SUV mewah. 

Pihak Lepas membeberkan bahwa SUV 5 penumpang ini menggunakan LEX platform yang menonjolkan ruang yang lega, kabin yang tenang, stabil dan bantingan suspensi yang lembut. Hal-hal seperti ini yang perlu dibuktikan langsung.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Suryo dan keluarga kecilnya menentukan Yogyakarta sebagai destinasi. 

Artinya mobil ini akan langsung dicoba dengan jarak tempuh total sekitar 1.200 hingga 1.300 kilometer. SUV PHEV ini tidak masuk skenario untuk melibas jalanan dengan kontur ekstrem dan tetap melaju dari tol ke tol. 

Namun kemacetan ekstrem menjadi momok yang kemudian benar-benar terjadi. Butuh total 18 jam untuk sampai ke kota tujuan. Jadi mobil pun juga berfungsi sebagai tempat untuk tidur dan beristirahat.

Foto - Mudik In Style 2026, Menepis ‘Bad Luck’ Lepas L8
Lepas L8 Mudik In Style 2026 (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Interior lega 

LEX Platform menjanjikan ruang yang lega dan senyap. Dalam perjalanan 18 jam dan membludagnya rest area, kabin L8 pun berubah jadi shelter tidur darurat untuk tiga orang dalam perjalanan mudik tersebut.

Leg room baris kedua yang lega berkontribusi memberikan ruang lebih lapang sehingga memberi kenyamanan yang lebih saat beristirahat. Bukan posisi ideal untuk tidur namun cukup memberikan ruang untuk istirahat.

Sedangkan untuk pemakaian normal, baris kedua ini cukup memberi ruang yang lega dan posisi duduk yang nyaman bagi penumpang di area ini.

Foto - Mudik In Style 2026, Menepis ‘Bad Luck’ Lepas L8
Lepas L8 Mudik In Style 2026 (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Berbincang mengenai posisi duduk di baris pertama, Lepas sudah menjadi penyimak yang baik. Walau tatanan dasbor dan cluster meter masih cukup kuat aura Chery, namun Lepas mampu menyajikan posisi mengemudi yang lebih ideal, mudah diadaptasi, lega dan punya bangku yang nyaman.

Tidak seperti model Chery group lainnya, interior L8 ini tetap dilengkapi dengan tombol fisik untuk mengakses berapa fitur dan hal ini merupakan langkah sederhana yang sangat positif untuk mengurangi destraksi saat berkendara. 

Foto - Mudik In Style 2026, Menepis ‘Bad Luck’ Lepas L8
Lepas L8 Mudik In Style 2026 (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Desain

Dari sisi penampilan, L8 nampak megah dan mewah. Hanya dapat ditengarai ada pengaruh nafas desain dari Porsche dan Jaguar. Kita bisa mendapatinya pada bagian depan hingga buritan. 

Walau desainer Lepas berusaha membuat arus desainnya sendiri dengan menanamkan identitas khas Lepas, seperti Leopard Eye untuk DRL dan lampu sein di bagian fascia, namun pengaruh brand Eropa tersebut masih kental.

Lepas L8 bukan mobil dengan desain yang buruk. Namun diharapkan pada produk selanjutnya ia harus mengikis pengaruh ‘asing’ dan punya identitas desain yang lebih kuat. Not bad, but not too original.

Foto - Mudik In Style 2026, Menepis ‘Bad Luck’ Lepas L8
Lepas L8 Mudik In Style 2026 (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Rasa berkendara

Predikat Lepas sebagai brand SUV mewah dibuktikan dengan rasa berkendara yang lembut dan halus. Walau demikian mobil ini dapat dikendarai dengan lincah. Sayangnya, kemudinya terasa terlalu ringan.

Kinerja mesin 1.500cc turbo dan motor listrik menghasilkan daya 274 hp dan torsi 365 Nm, cukup terasa khasiatnya. 

Walau pun drive mode ditempatkan pada posisi Comfort, tarikannya masih terasa spontan. Kendati saat drive mode diposisikan di Eco, responsnya terasa menurun, tapi tidak bisa dikatakan lemot.

Untuk konsumsi bahan bakar, pada MID kami mendapatkan berbagai rasio perhitungan. 

Namun jika dirata-rata konsumsi bahan bakar di rasio 22-24 km/liter. Hitungan tersebut saat kami menuju Yogyakarta dengan 18 jam perjalanan tanpa isi BBM dan charging. 

Mengacu pada penunjuk bensin, SUV dengan kapasitas tangki BBM 60 liter ini hanya susut kurang dari ½ kapasitas bensinnya. (SS)

Foto - Mudik In Style 2026, Menepis ‘Bad Luck’ Lepas L8
Lepas L8 Mudik In Style 2026 (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

#lepas #l8 #suv #mudik-in-style

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.