OTODRIVER - Proyek baterai kendaraan energi baru hasil kerja sama FAW-FinDreams kini telah memasuki tahap produksi massal secara stabil.
Menurut laporan Jilin TV pada 15 Agustus, baterai yang diproduksi di fasilitas tersebut saat ini sudah digunakan oleh sejumlah merek kendaraan energi baru, termasuk Hongqi dan Audi.
Kerja sama tersebut juga telah mendapatkan nominasi untuk proyek inti platform mobil listrik generasi terbaru Hongqi.
Dengan demikian, Hongqi bakal menjadi merek pertama di bawah naungan FAW Group yang menggunakan teknologi BYD Blade Battery 2.0.

Sebelumnya, Blade Battery generasi kedua serta teknologi pengisian cepat Megawatt Fast Charging hanya digunakan pada produk BYD sendiri.
Artinya, langkah ini menjadi pertama kalinya BYD membuka kedua teknologi tersebut untuk merek di luar grupnya.
FAW-FinDreams sendiri merupakan perusahaan patungan antara FAW Group dan BYD dengan total investasi mencapai 180 miliar yuan atau sekitar Rp400 triliun.
Fasilitas tersebut dibangun dalam tiga tahap dengan total kapasitas produksi mencapai 45 GWh, masing-masing sebesar 15 GWh.
Tahap pertama menelan investasi 70 miliar yuan dan mulai beroperasi pada Februari 2024.
Sementara itu, pembangunan tahap kedua kini tengah dipercepat, mulai dari penandatanganan kontrak hingga proses peletakan batu pertama.
Jika seluruh tahap telah beroperasi penuh, fasilitas ini diproyeksikan mampu memasok Blade Battery untuk hampir 600.000 kendaraan per tahun. Nilai produksinya diperkirakan mencapai 200 miliar yuan atau sekitar Rp440 triliun per tahun.
Kerja sama ini menjadi salah satu langkah FAW dalam mempercepat transisi menuju kendaraan energi baru di tengah pasar mobil bermesin pembakaran internal yang terus menyusut di China.
FAW sendiri menerapkan strategi kemitraan dengan sejumlah produsen baterai. Selain menggandeng BYD, perusahaan juga memiliki kerja sama produksi baterai dengan CATL dan telah berinvestasi di Leapmotor.
Strategi tersebut juga terlihat pada Hongqi E-QM5 yang menggunakan baterai produksi CATL maupun BYD. Bahkan, kedua jenis baterai tersebut tersedia dalam versi yang mendukung sistem battery swap.
Sebagai informasi, Hongqi merupakan salah satu merek tertua di industri otomotif China. Merek ini memproduksi kendaraan yang digunakan oleh pejabat tinggi negara China.
Dan baru-baru ini, Hongqi telah hadir di Indonesia sebagai salah satu merek asal Tiongkok yang berada di bawah naungan Indomobil Group. (AW)











