OTODRIVER - Percaturan mobil listrik dan fosil di pasar Tiongkok bukan hanya di kelas entry level sampai ke menengah.
Pertarungan berbagai macam produk untuk segmen mobil premium juga sengit.
Nama-nama besar asal Eropa seperti BMW, Audi, maupun Mercedes-Benz ikut mengadu nasib di situ.
Namun yang di kuartal pertama 2026 menjuarai penjualan adalah Maextro S800 hasil kolaborasi JAC dan Huawei.
Dikutip dari Car News China, bulan April 2026 penjualan sedan yang rilis perdana tahun 2025 itu ada di angka 1.142 unit.
Posisinya di atas Mercedes-Maybach S-Class yang laku 736 unit, melewati juga Porsche Panamera yang terjual 616 unit, termasuk mengalahkan Mercedes-Benz S-Class dengan pencapaian 521 unit.
Sementara BMW seri i7 punya catatan penjualan 436 unit, disusul A8 yang bisa laku 260 unit.
Jika diurut mulai bulan Januari-April, angka laku S800 adalah 5.465 unit, disusul Mercedes-Maybach S-Class dengan penjualan 3.012 unit, kemudian ada BMW i7 yang terbeli 2.976 unit.
Selanjutnya, Mercedes-Benz S-Class diminati sebanyak 2.596 unit, Porsche Panamera dan Audi A8 masing-masing laku 1.362 dan 1.309 unit.
Namun begitu, penjualan sedan premium di Tiongkok juga fluktuatif, karena S800 sendiri sempat mengalami kontraksi di bulan Januari dan Februari yang lalu.
Maextro merupakan jenama hasil kolaborasi Huawei dan JAC Motors yang kemudian dioperasikan oleh unit bisnis gabungan bernama Harmony Intelligent Mobility Alliance.

S800 dibangun dengan konsep Zhizun New Luxury, berpegang pada standar desain yang disebut 8S yang terbangun dari faktor super cruise, manuverabilitas, persepsi informasi, privasi, konektivitas jaringan satelit, bantuan AI, perlindungan aktif, dan keandalan.
Seluruh pilar desain itu membuat sedan sepanjang 5,5 meter tersebut royal dalam hal fitur maupun teknologi.
Tersedia tiga varian berdasarkan pembangkit daya; EREV dual motor, EREV tiga motor, dan BEV.
Masing-masing menggendong baterai 65 kWh untuk yang berspesifikasi EREV dan 97kWh untuk BEV.
Untuk spesifikasi EREV motor ganda punya daya tempuh gabungan maksimal sejauh 1.333 kilometer.
Bagi EREV tiga motor bisa punya akumulasi jarak tempuh gabungan sejauh 1.200 kilometer.
Sementara varian listrik murni punya daya jelajah tertinggi sampai 670 kilometer.
Rentang harganya mulai 708.000 Yuan (sekitar Rp1.8 miliar) sampai 1.018.000 Yuan (setara Rp2,6 miliar). (EW)











