Jeep Bakal Hadir Kembali Di Tiongkok

Stellantis dan Dongfeng Group menandatangani perjanjian kerja sama strategis pada 15 Mei lalu yang akan memperluas produksi kendaraan energi baru (NEV) merek Peugeot dan Jeep di China.
Senin, 18 Mei 2026 07:00 WIB
Berita - Jeep Bakal Hadir Kembali Di Tiongkok

Jeep Wrangler Whitetop (Foto : Otodriver)

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Stellantis dan Dongfeng Group menandatangani perjanjian kerja sama strategis pada 15 Mei lalu yang akan memperluas produksi kendaraan energi baru (NEV) merek Peugeot dan Jeep di China mulai 2027 mendatang, menurut laporan CLS.

Dalam kesepakatan tersebut, joint venture Dongfeng Peugeot Citroën Automobile dikabarkan akan memproduksi dua model NEV baru bermerek Peugeot dan dua model NEV off-road bermerek Jeep di pabrik Wuhan. 

Model Jeep nantinya akan dipasarkan untuk kebutuhan ekspor global, sementara model Peugeot ditujukan baik untuk pasar domestik China maupun ekspor ke berbagai negara.

Foto - Jeep Bakal Hadir Kembali Di Tiongkok
Jeep edisi ulang tahun ke-85 seperti berkonsep modular, atas dan pintu bisa dilepas (Foto : Stelllantis)

Pengumuman ini sekaligus menandai kembalinya produksi lokal Jeep di China setelah kerja sama joint venture GAC-Stellantis resmi berakhir pada 2022 lalu.

Kerja sama terbaru ini juga mengikuti laporan sebelumnya yang menyebut Stellantis tengah mengembangkan SUV Jeep baru berbasis teknologi milik Dongfeng Group. 

Namun dalam pengumuman terbaru tersebut belum diungkap detail platform, pemasok baterai, maupun spesifikasi sistem penggerak yang akan digunakan pada model-model anyar.

Pada ajang Beijing Auto Show 2026, DPCA sempat memamerkan mobil konsep listrik Peugeot Concept 6 dan Peugeot Concept 8. 

Media lokal menyebut kedua mobil konsep tersebut akan menjadi basis bagi model produksi Peugeot masa depan yang akan dirakit di Wuhan. 

General Manager DPCA, Lu Haitao, mengatakan bahwa lini produk NEV masa depan perusahaan dikembangkan sebagai “global models” dengan strategi “China production, global sales”.

Kolaborasi ini hadir di tengah tren sejumlah pabrikan otomotif global yang semakin memperdalam kerja sama dengan produsen China demi mempercepat pengembangan kendaraan energi baru sekaligus menekan biaya riset dan produksi.

Sebelumnya pada April lalu, Chery dan Jaguar Land Rover memperkenalkan SUV Freelander 8 yang dibekali sistem bantuan berkendara Huawei ADS 5 serta teknologi pengisian cepat CATL 6C. 

Langkah tersebut menunjukkan semakin besarnya penggunaan teknologi EV asal China dalam proyek joint venture otomotif global.

Stellantis juga terus memperluas kerja samanya dengan Leapmotor setelah mengakuisisi 21 persen saham produsen mobil listrik asal China tersebut pada 2023 lalu. 

Kedua perusahaan baru-baru ini juga mengumumkan rencana memperdalam kerja sama manufaktur di Eropa, selain aktivitas distribusi kendaraan. (AW)

#jeep #china

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.