OTODRIVER – PT Honda Prospect Motor (HPM) akan menggelar Honda Culture Indonesia pada 7 November 2026 di Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Mengusung semangat kebersamaan dalam budaya otomotif, acara ini menjadi wadah bagi komunitas Honda dan masyarakat luas untuk berkumpul serta merayakan kecintaan terhadap dunia otomotif.
Ferdianto Budiono, Sales & Marketing Division Head PT Honda Prospect Motor, menjelaskan bahwa Honda Culture Indonesia dibangun berdasarkan tiga elemen utama, yakni kultur, komunitas, dan kebersamaan. Menurutnya, Honda telah hadir cukup lama di Indonesia sehingga memiliki budaya tersendiri yang terus berkembang bersama para penggunanya.
“Esensinya sebenarnya ada di tiga hal. Yang pertama adalah kultur, karena kami percaya Honda sudah begitu lama di Indonesia sehingga bisa dikatakan bahwa we create our own culture. Hal kedua adalah komunitas, dan yang terakhir adalah untuk semua orang,” ujar Ferdianto.
Ia menegaskan, semangat Honda Culture Indonesia tidak hanya ditujukan bagi pengguna mobil Honda, tetapi juga terbuka untuk masyarakat dari berbagai latar belakang. Hal tersebut sejalan dengan pesan Our Culture Belongs to Everyone yang menjadi landasan penyelenggaraan kegiatan ini.

Komunitas Honda di Indonesia Terus Berkembang
Hingga saat ini, Honda mencatat keberadaan sekitar 45 komunitas di Indonesia yang mencakup lebih dari 15 model Honda. Ekosistem tersebut didukung lebih dari 100 karakteristik komunitas dan sekitar 50.000 anggota.
Menurut Ferdianto, komunitas memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan budaya otomotif Honda. Berbagai aktivitas rutin dilakukan, mulai dari modifikasi kendaraan, kegiatan berkendara bersama, hingga beragam aktivitas komunitas lainnya.
Modifikasi juga menjadi salah satu bagian penting dari kultur Honda. Melalui kegiatan tersebut, para pemilik kendaraan dapat mengekspresikan karakter dan kreativitas masing-masing sekaligus mempererat hubungan antarpenggemar otomotif.
Pertumbuhan komunitas tersebut turut terlihat melalui rangkaian Honda Culture Indonesia Night Meetup yang telah diselenggarakan di sejumlah lokasi.
Kegiatan pertama berlangsung di BSD pada Mei 2026 dengan kehadiran sekitar 290 orang. Acara kemudian berlanjut ke Kelapa Gading dengan sekitar 150 peserta. Pada Juli, kegiatan di Pantai Indah Kapuk menarik sekitar 400 orang, disusul pertemuan di BSD pada Agustus yang dihadiri sekitar 350 orang.
Sementara itu, kegiatan di Bekasi mencatat kehadiran sekitar 550 orang. Dari rangkaian pertemuan tersebut, Honda melihat antusiasme komunitas yang terus meningkat, dengan total akumulasi sekitar 1.200 mobil dan 1.800 orang.

Honda Culture Indonesia Hadirkan Beragam Aktivitas
Honda Culture Indonesia Night Meetup tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya pemilik mobil Honda. Setiap acara turut menghadirkan berbagai kegiatan pendukung, seperti bazar, food truck, pertunjukan musik, DJ, dan aktivitas hiburan lainnya.
Menariknya, peserta yang datang berasal dari berbagai kelompok usia. Honda menilai budaya otomotif tidak terbatas pada generasi tertentu, melainkan dapat dinikmati oleh siapa saja, mulai dari anak muda hingga keluarga.
Konsep tersebut nantinya juga menjadi bagian dari semangat Honda Culture Indonesia yang akan digelar pada November mendatang. Acara ini dirancang sebagai pertemuan berskala lebih besar dibandingkan rangkaian Night Meetup sebelumnya, dengan aktivitas yang berlangsung sejak malam hingga menjelang pagi.
Honda Culture Indonesia Digelar November 2026
Honda Culture Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 7 November 2026 di Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno, Jakarta. Melalui acara ini, Honda berharap semakin banyak masyarakat yang dapat terlibat dalam perayaan budaya otomotif sekaligus memperkuat hubungan antara merek, komunitas, dan para penggemarnya.
Selain menjadi ajang berkumpul, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Honda untuk terus mengembangkan ekosistem komunitas otomotif di Indonesia. Dengan mengusung semangat bahwa budaya Honda adalah milik semua orang, acara ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak kalangan, tidak hanya pemilik kendaraan Honda.
Di sisi lain, Honda juga menyampaikan perkembangan penerimaan pasar terhadap dua model yang baru diperkenalkan, yakni Honda Super One dan Honda Prelude. Berdasarkan pemaparan Ferdianto, Super One telah mencatat sekitar 80 unit pengiriman, sedangkan Prelude telah mencapai sekitar 140 unit pengiriman. Keduanya juga disebut telah memperoleh lebih dari 200 dan 400 pemesanan secara berurutan.
Melalui rangkaian kegiatan komunitas dan penyelenggaraan Honda Culture Indonesia, Honda ingin menunjukkan bahwa hubungan dengan konsumen tidak berhenti pada kepemilikan kendaraan. Interaksi, kreativitas, dan kebersamaan menjadi bagian dari budaya otomotif yang terus dibangun bersama masyarakat Indonesia. (RA)









