OTODRIVER – Kondisi penjualan mobil nasional tahun 2026 nampaknya memang belum akan pulih cepat.
Berbagai halangan yang berkaitan dengan kondisi ekonomi makro maupun mikro nasional masih harus dihadapi sepanjang tahun ini.
Hal tersebt tergambar dalam paparan Direktur Marketing dan Direktur Corporate Planning & Communication, PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani, di sela-sela ajang IIMS 2026 pekan ini (12/2).
Dijelaskannya bahwa tahun 2025 penjualan mobil nasional ada di angka 834.000 unit, turun dari angka 890.000 di tahun 2024.
Meski begitu, dengan sejumlah celah potensi yang akan diseriusi oleh pihak Daihatsu Indonesia, diyakininya bahwa penjualan mobil nasional tahun 2026 akan ditutup pada kisaran 850.000 unit.
Sejurus kemudian dijabarkan lagi bahwa mulai munculnya sejumlah sentiment positif atas stimulus pererkonomian nasional dalam beberapa waktu belakangan banyak diharapkan akan bisa mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional.
Bagi pihak Daihatsu, masih menurut Agung, akan tetap fokus pada segmen pembeli pertama mobil.
Hal itu ditegaskannya saat menunjukkan data pencapaian Daihatsu sepanjang tahun 2025 yang menguasai penjualan mobil baru nasional pada rentang harga Rp300 jutaan.
Setidaknya tiga segmen kendaraan yang menopang pencapaian Daihatsu dengan total angka penjualan 137.000 unit di 2025, yaitu; segmen LCGC dengan pangsa pasar37 persen, kemudian segmen LSUV penguasaan pasar 45 persen, dan segmen kendaraan komersial bernama Entry Commercial Vehicle yang menguasai pasar sampai 65 persen.
Pencapaian tadi menempatkan Daihatsu secara keseluruhan berada di posisi kedua penjualan mobil baru di Indonesia, posisi pertama adalah Toyota.

Lebih intesifkan jaringan penjualan dan layanan purnajual
Untuk menjaga momentum positif tersebut Agung juga mengutarakan bahwa saat ini Daihatsu sudah memiliki 264 outlet di seluruh Indonesia.
Dari jumlah itu, saat ini juga tersedia 170 bengkel resmi, 320 unit bengkel berjalan, dan ada 3.320 part shop di berbagai wialayah Indonesia.
Sementara itu, ada sesi yang sama diutarakan pula oleh Marketing & CR Division Head PT Astra International Tbk.-Daihatsu Sales Operation,Tri Mulyono, pembeli Daihatsu dari Gen Z juga memberikan kontribusi signifikan.
Para kaum muda itu juga menurut Tri juga masih meyambangi dealer Daihatsu saat melakukan pembelian.
“Memang karakternya berbeda di bandingkan calon pembeli yang berusia lebih tua, konsumen Gen Z datang ke dealer untuk memastikan bahwa mereka berhubungan dengan pihak yang tepat, dalam hal ini berkaitan dengantim sales,” urai Tri.
Tri juga menyebutkan bahwa konsumen dari golongan Gen Z punya karakter khusus dimana mereka telah melakukan pencarian informasi detail secara digital atas kendaraan yang akan dimiliki. “Jadi mereka akan datang ke dealer sudah dengan preferensi khusus atas kendaraan yang dibutuhkan, termasuk melakukan negosiasi atas diskon,” senyumnya. (EW)











