OTODRIVER - BMW resmi merilis gambar perdana dari BMW iX3 Long Wheelbase versi produksi China, sekaligus mengonfirmasi debut globalnya di ajang Beijing Auto Show 2026.
SUV listrik ini memang dikembangkan khusus untuk pasar Negeri Tirai Bambu dan dijadwalkan meluncur pada paruh pertama 2026.
Sebelumnya, unit dengan kamuflase sempat tertangkap kamera dan dilaporkan eksklusif oleh CarNewsChina pada Agustus tahun lalu.
Secara desain, iX3 Long Wheelbase terbaru ini masih mempertahankan garis besar model globalnya, namun dengan sejumlah penyempurnaan. Identitas visualnya diperkuat lewat lampu DRL “Digital Angel Wing” yang khas serta grille “3D Luminous Grille” yang tampil mencolok.

Salah satu pembeda utama untuk pasar China adalah dimensi wheelbase yang diperpanjang hingga 3.005 mm.
Sebagai perbandingan, model global memiliki panjang 4.780 mm, lebar 1.895 mm, tinggi 1.635 mm, dengan wheelbase 2.895 mm.
Masuk ke bagian belakang, desain lampu tetap mengusung bentuk horizontal L-shape. Menariknya, emblem kini menampilkan tulisan “Brilliance BMW” dan “iX350L”, menandakan produksi lokal serta varian spesifiknya.
Selain itu, terdapat kamera belakang baru yang terintegrasi pada roof spoiler model terpisah, mengindikasikan kehadiran fitur bantuan berkendara yang lebih canggih.
SUV ini akan dibekali sistem navigation-assisted driving full-scenario dari Momenta, yang dirancang untuk penggunaan di jalan tol maupun area urban.
Masuk ke kabin, BMW mengusung filosofi desain terbaru dengan kehadiran panoramic sunroof lengkap dengan sunshade terintegrasi.
Pabrikan asal Jerman ini juga menggandeng Alibaba untuk mengembangkan teknologi large language model (LLM) khusus.
Sistem tersebut akan mengintegrasikan kemampuan AI dari DeepSeek serta AI agent ke dalam kokpit, termasuk dukungan ekosistem HarmonyOS dan layanan digital Huawei HiCar.
Untuk sektor performa, iX3 Long Wheelbase dibekali teknologi eDrive generasi keenam dari BMW dengan arsitektur 800V.
Sistem ini mengandalkan baterai berkapasitas 108 kWh, dipadukan motor asinkron di depan dan motor sinkron eksitasi di belakang.
Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga maksimal 345 kW (463 hp) dan torsi puncak 645 Nm, yang mampu membawa SUV ini melesat dari 0–100 km/jam dalam 4,9 detik.
Soal jarak tempuh, BMW mengklaim iX3 Long Wheelbase mampu menempuh lebih dari 900 km dalam siklus CLTC, dengan konsumsi energi 15,1 kWh/100 km.
Fitur fast charging-nya juga impresif, di mana pengisian selama 10 menit dapat menambah jarak tempuh hingga 427 km. (AW)










