OTODRIVER – B10 merupakan model pembuka bagi Leapmotor di jalanan Indonesia. Mobil ini hadir dengan berbagai perangkat keamanan dan kenyamaan terkini.
Namun jika dibandingkan dengan model yang sudah dijual di beberapa market, model yang di pasarkan di tanah air ini tidak dilengkapi dengan LIDAR (light detection and ranging), sebuah perangkat dengan teknologi penginderaan jauh yang digunakan untuk mengukur jarak dan menciptakan peta tiga dimensi (3D dari suatu area atau objek dengan akurasi tinggi).
Menanggapi absennya perangkat yang satu ini pihak PT Indomobil National Distributor (IND), agen pemegang merek Leapmotor buka suara.

“Walaupun Leapmotor yang kami jual merupakan varian tertinggi, namun memang tidak dibekali dengan LIDAR. Hal ini dikarenakan belum memadainya infrastruktur untuk menjalankan perangkat ini secara optimal,” tutur CEO PT IND, Tan Kim Piauw saat ditemui di Bandung, Rabu (17/05/2026).
“Sehingga kami pikir bahwasanya perangkat ini tidak akan berfungsi dengan optimal dan bekerja sebagaimana mestinya,” lanjut Tan.
Sedikit informasi mengenai LIDAR, di berbagai model, fitur ini menjadi bagian dari teknologi otonom yang sudah dikembangkan oleh pabrikan baik di AS, Eropa ataupun China.
Namun belakang ini, teknologi ini justru mulai ditinggalkan oleh beberapa brand salah satunya adalah Tesla ataupun Xpeng yang lebih memilih cara lain dengan menghadirkan teknologi yang menggunakan kamera beresolusi tinggi sebagai ‘mata’ kendaraan dalam mode berkendara otonom. (SS)











