Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Radiator Anda Berkarat? Ini Penyebabnya

Hindari pemakaian air biasa sebagai cairan radiator.
Tips
Senin, 28 April 2025 11:35 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Cek berkala tabung reservoir untuk pantau kondisi kesehatan mesin secara umum. (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Fungsi dari radiator untuk mobil boleh disebut sangat berat. Tugasnya untuk menjaga suhu mesin dalam kondisi ideal seiring kemampuannya yang juga berhadapan dengan tingginya kelembaban udara serta debu, dan belum termasuk kondisi lalu lintas yang fluktuatif kemacetannya. 

Disamping itu, selain rutin terpapar suhu panas mesin serta udara luar, membuat radiator ternyata punya potensi soal korosi. Belum lagi masih ada pemili mobil yang menggunakan air biasa untuk diisikan ke radiator. 

Ada juga yang mengisi radiator dengan cairan pendingin tanpa memperhatikan spesifikasinya sesuai atau tidak dengan spesifikasi mobil.  

Hal itu seperti yang diutarakan oleh  Promotion Manager & Technical Support PT Autochem Industry, Dhany Ekasaputra, bahwa pemakaian radiator coolant sudah jadi langkah awal untuk menahan potensi munculnya korosi atau karat dengan lebih lama. 

BACA JUGA

“Karena radiator coolant pasti ada aditif anti korosinya,” wanti Dhany. Biarpun memanfaatkan radiator coolant jug abukan berarti potensi karat hilang sama sekali. 

Untuk hal ini disebutkan lagi oleh Dhany bahwa periode 3-6 bulan potesi korosi bisa terjadi. "Tergantung tingkat keasaman air di sistem radiator,” ungkap Dhany lagi. 

Setiap model mobil akan punya 'batas normal' untuk suhu mesin, cek ulang di masing-masing buku panduan teknis (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Sejurus kemudian juga diterangkan lagi oleh Dhany bahwa korosi muncul karena adanya ‘persinggungan’ antara tingkat keasaman air yang tinggi dan materi logam. “Kondisi panas dan dingin juga akan lebih mempercepat terjadinya koros,” kata pria yang juga salah satu pengangung jawab riset barisan produk Autochem.  

Dipungkaskannya, jika ada anggapan kalau ada mobil yang rutin dijalankan dalam kondisi macet bukanlah mobil yang tinggi risiko korosi pada radiatornya, ”selama aditif anti korosi tetap hadir untuk menjaga pH air radiator.” 

Jika pH (Potential Hidrogent, Red) coolant tidak seimbang, misalnya terlalu asam atau terlalu basa, dapat menyebabkan korosi pada logam di dalam radiator. (EW) 


Tags Terkait :
Radiator Coolant Autochem Mesin Suhu
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

2 bulan yang lalu

Bus
Ternyata Begini Spek Cairan Radiator Coolant Buat Bus dan Truk

Di sisi lain, dirinya menjelaskan jika coolant mesin heavy duty umumnya menggunakan sistem wet sleeve (selongsong basah) yang memerlukan perlindungan ekstra dari korosi.

8 bulan yang lalu


Tips
Radiator Anda Berkarat? Ini Penyebabnya

Hindari pemakaian air biasa sebagai cairan radiator.

1 tahun yang lalu

Tips
Inilah Biaya Service Ringan Mobil Suzuki Beragam Model

Harga akhir tiap daerah berbeda sesuai biaya jasa yang diterapkan bengkel.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mengenal Teknologi Ling Power Yang Bikin Wuling Eksion Bisa Tempuh 1.000 Km Tanpa Isi Bensin

Melalui media drive 600 km, teknologi Ling Power Wuling Eksion menunjukkan kemampuan tempuh lebih dari 1000 km dengan PHEV.

1 jam yang lalu


Berita
Toyota Bikin Camry Dual Engine, Tapi Bukan Yang Pertama

Toyota Camry dual engine Super Taikyu diperkenalkan untuk balap ketahanan, meski konsep mobil bermesin ganda sudah ada sejak 1907.

2 jam yang lalu


Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

7 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

8 jam yang lalu


Berita
Pertamax 92 Dan Pertamax Green 95 Alami Kenaikan Harga

Harga Bahan Bakar Minyak alias BBM non solar mengalami penyesuaian.

11 jam yang lalu