Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

BYD Bakal Buat SPKLU Berdaya 1.500 kW

BYD akan buat fasilitas yang mampu mendukung daya hingga 1.500 kW dengan arus 1.500 ampere.
Berita
Selasa, 3 Februari 2026 10:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
BYD (Foto : Carnewschina.com)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - BYD akan buat fasilitas yang mampu mendukung daya hingga 1.500 kW dengan arus 1.500 ampere. 

Angka ini meningkat sekitar 1,5 kali lipat dibanding sistem generasi pertama yang diperkenalkan pada 2025 lalu.

Seperti dilansir dari Carnewschina.com (3/2), spesifikasi teknis yang beredar menyebutkan sistem ini memiliki tegangan DC maksimum 1.000 volt serta kapasitas input hingga 2.100 kW untuk mendukung manajemen jaringan listrik. 

Parameter tersebut membuka peluang pemangkasan waktu pengisian daya untuk kendaraan listrik bertegangan tinggi, sekaligus kompatibel dengan baterai dan arsitektur penggerak berkemampuan fast charging.

BACA JUGA
BYD (Foto : carnewschina.com)

Menurut seorang blogger teknologi asal China, sebagian detail stasiun pengisian generasi kedua ini sudah terungkap secara daring. Laporan tidak resmi tersebut menyebutkan daya puncak mencapai 1.360 kW, mendukung pengisian 10C+, dengan klaim penambahan jarak tempuh sekitar 400 km hanya dalam lima menit. Stasiun ini disebut kompatibel dengan model flagship BYD seperti Han, Tang, dan lainnya.

Desain stasiun dikabarkan mengusung bentuk T dengan dua gun, memiliki luas tapak sekitar 1,5 m², menggunakan kabel pendingin cair berbobot 2 kg, serta dilengkapi sistem distribusi daya pintar. 

Kapasitas penyimpanan energi per stasiun juga disebut meningkat dua kali lipat dibanding generasi pertama, sehingga mampu melayani lebih dari 20 kendaraan secara beruntun.

Sebagai catatan, BYD memperkenalkan sistem megawatt flash charging generasi pertama pada 17 Maret 2025. Sistem tersebut terintegrasi dengan platform listrik bertegangan tinggi dan mendukung arus 1.000 ampere, daya puncak 1.000 kW, serta kemampuan pengisian baterai hingga 10C. Dalam kondisi uji, sistem ini mampu menambah jarak tempuh sekitar 400 km dalam lima menit.

Laporan tidak resmi juga menyebutkan bahwa stasiun generasi kedua mendukung platform tegangan lebar 500–1.000 volt. Menariknya, stasiun generasi pertama diklaim masih dapat ditingkatkan menjadi pengisian ultra-cepat 500 kW melalui konfigurasi dual-gun dan sistem intelligent boost. Selain itu, BYD juga disebut tengah menyiapkan versi “youth” dengan daya 200–600 kW agar dapat menjangkau lebih banyak tipe kendaraan listrik.

Hingga akhir 2025, BYD tercatat telah membangun lebih dari 500 stasiun pengisian kelas megawatt di lebih dari 200 kota di China. Pada 2026, jaringan ini direncanakan terus diperluas dengan skema tiga lapis, yakni flagship, satelit, dan komunitas. BYD juga menggandeng Xiaoju Charging dan Xindiantu untuk mendukung pembangunan lebih dari 15.000 stasiun hingga 2026.

Meski begitu, seluruh informasi ini masih bersifat bocoran. Disebutkan bahwa sistem generasi kedua mengalami peningkatan batas kelistrikan, dilengkapi proteksi IP55, serta dirancang untuk meminimalkan dampak terhadap trafo dan jaringan listrik. 

Hingga kini, BYD belum memberikan konfirmasi resmi, termasuk terkait model kendaraan yang kompatibel, pembaruan kimia baterai, maupun jadwal implementasi sistem 1.500 kW tersebut.

Persaingan pengisian daya ultra-cepat di China sendiri semakin ketat. Tesla dengan Supercharger V4 berada di kisaran 500 kW, Li Auto sekitar 520 kW, Nio mencapai 640 kW, sementara Xpeng diklaim hingga 800 kW.

Di sisi lain, Zeekr telah mengumumkan stasiun pengisian 1,2 megawatt, sementara Huawei dan Didi juga merilis solusi pengisian daya kelas megawatt. Tren ini menegaskan arah industri kendaraan listrik China yang semakin agresif menuju pengisian ultra-cepat dan platform listrik bertegangan tinggi. (AW)


Tags Terkait :
Fast Charging BYD
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Mobil Listrik
Mobil Listrik Ditinggal Lama, Pemilik Wajib Tahu Kondisi Aman Penyimpanan Baterai

Kondisi aman penyimpanan baterai mobil listrik saat ditinggal lama: Hindari SOC 100% untuk cegah degradasi dan risiko panas, saran expert EVSafe Indonesia.

11 jam yang lalu


Berita
Chery QQ Reborn Meluncur Bulan Ini Di Indonesia, Intip Bocoran Spesifikasinya

Chery QQ reborn listrik meluncur di Indonesia 18 Mei 2026. Bocoran spesifikasi: motor 58-90 kW, baterai hingga 41 kWh, jarak 420 km, ADAS, dan layar 15,6 inci.

13 jam yang lalu

Mobil Listrik
Begini Cara Charging EV Yang Baik Dan Bikin Baterai Awet

Cara charging EV agar baterai awet: hindari fast charging, isi 30-80%, prioritaskan home charging AC. Tips dari ekspert EVSafe Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
BYD Hadirkan Versi Baru Atto 1 Di Cina, Range Capai 550 Km!

BYD Atto 1 2026 (Seagull) rilis di Beijing Auto Show dengan range 505 km CLTC, opsi LiDAR God's Eye B, plus penyempurnaan desain dan interior.

1 minggu yang lalu


Terkini

Komparasi
Bisa Jadi Pengganti Sepadan, Ini Perbandingan Toyota Land Cruiser FJ Vs Fortuner VRZ 4x4

Komparasi Toyota Land Cruiser FJ vs Fortuner VRZ 4x4: dimensi lebih besar Fortuner, mesin bensin 163 hp pada FJ lawan diesel 200 hp VRZ, serta sistem 4x4 serupa.

7 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mobil Listrik Ditinggal Lama, Pemilik Wajib Tahu Kondisi Aman Penyimpanan Baterai

Kondisi aman penyimpanan baterai mobil listrik saat ditinggal lama: Hindari SOC 100% untuk cegah degradasi dan risiko panas, saran expert EVSafe Indonesia.

11 jam yang lalu


Berita
Chery QQ Reborn Meluncur Bulan Ini Di Indonesia, Intip Bocoran Spesifikasinya

Chery QQ reborn listrik meluncur di Indonesia 18 Mei 2026. Bocoran spesifikasi: motor 58-90 kW, baterai hingga 41 kWh, jarak 420 km, ADAS, dan layar 15,6 inci.

13 jam yang lalu


Berita
Penjualan Hyundai Tertolong Model Hybrid, Ini Mobil-Mobil Yang Berkontribusi

Hyundai catat pendapatan rekor KRW 45,94 triliun Q1 2026, didorong penjualan Hyundai hybrid kuartal 1 2026 dari Tucson, Santa Fe, Sonata, dan Palisade.

14 jam yang lalu


Berita
Pembuatan MGS5 Ada Andil Dari Masukan Konsumen, Ini Keunggulannya

MGS5 EV, SUV listrik keluarga MG Motor dirancang berdasarkan masukan ayah, istri, dan anak untuk kestabilan, keamanan, serta ruang lapang di kelasnya.

15 jam yang lalu