Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Ketahui Perbedaan Kinerja Transmisi Otomatik Konvensional Dengan CVT

Seiring dengan perkembangan teknologi, transmisi otomatik kini pun memiliki macam-macam jenis.
Tips
Senin, 20 Maret 2023 14:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Seiring dengan perkembangan teknologi, transmisi otomatik kini pun memiliki macam-macam jenis. Umumnya, transmisi otomatik konvensional dan CVT sering ditemui di tanah air. Lantas apa perbedaannya?

Shofwatuzzaki selaku Shell B2C Lubricants Technical Manager Indonesia menjelaskan bahwa perbedaan sistem antara matik konvensional dan CVT secara keseluruhan adalah dari komponen yang terdapat di dalamnya dan tentu prinsip kerjanya.

Pada matic konvensional, perpindahan transmisi digerakan oleh seperangkat planetary gear set yang menghasilkan rasio gigi berbeda-beda. Sebab itulah matik jenis ini lebih terkenal kasar ada hentakan saat perpindahan gigi.

Sedangkan pada jenis CVT, proses perpindahan transmisi dihasilkan oleh perubahan diameter pulley karena gaya centrifugal. CVT digerakan oleh dua buah pulley yang terhubung oleh sabuk baja atau belt.

Menurut pria yang akab disapa Zaki ini, keberadaan sabuk baja terbukti ampuh membuat akselerasi pada matic CVT terasa halus dan tanpa hentakan.

"Pada CVT, belt-nya ini pada putaran tertentu dapat membuat diameter pulley membesar atau mengecil hingga tenaga yang dihasilkan juga menyesuaikan," papar Zaki kepada OtoDriver beberapa waktu lalu di Jakarta.

Sambungnya, perangkat planetary gear set sangat bergantung pada kinerja oli. Sehingga seluruh perangkat ini harus dilumasi oleh oli. dan kapasitas oli transmisi-nya tak boleh kurang dari batas yang ada di penunjuk minimum.

"Kalau matic yang lama, murni 'main' tekanan minyak. Pada CVT juga minyak, tetapi ada belt baja yang menjadi perantara tenaga,” seru Zaki mengakhiri perbincangan.


Tags Terkait :
Tips Transmisi CVT
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Ramp Check Mandiri Ala Isuzu Untuk Keamanan Masa Nataru

Demi memastikan kendaraan beroperasi dengan baik sekaligus nyaman dikendarai

1 hari yang lalu

Berita
Wuling New Alvez 2025 Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp217 Juta

Wuling New Alvez 2025 resmi meluncur membawa pembaruan desain dan fitur canggih ADAS. Simak daftar lengkap harga Wuling New Alvez 2025 mulai dari Rp217 juta.

4 hari yang lalu

Berita
7 Hal Yang Membuat Mitsubishi Xforce Tetap Menarik

Sudah berumur setahun, Xforce Ultimate DS masih punya 7 daya tarik dan keunggulan. Ini detailnya.

5 hari yang lalu

Berita
Kasus Mobil Mogok Naik 40% di Musim Hujan, Layanan Darurat 24 Jam Jadi Solusi

Memasuki musim hujan, kasus mobil mogok dan gangguan kendaraan meningkat hingga 40%. Garasi.id hadir dengan layanan asisten darurat untuk membantu pengemudi.

3 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Ambisius, Jaecoo Akan Boyong Lebih Dari 5 Model NEV Di 2026

Jaecoo hadirkan lebih dari 5 model NEV di Indonesia 2026, termasuk SUV 7-seater HEV, PHEV, dan BEV. Ungkap Business Unit Director Jim Ma.

3 jam yang lalu


Berita
Fakta Yang Bikin Mobil EREV (Extender Range Electric Vehicle) Disebut Solusi Masa Depan

Renault EREV masa depan EV Eropa: CEO François Provost soroti range extender dengan mesin bensin generator untuk jarak tempuh lebih jauh.

4 jam yang lalu


Berita
Denza Z9GT Meluncur Semester II, Bagaimana BYD M6 PHEV?

Denza Z9GT dipastikan meramaikan pasar Indonesia. Selanjutnya BYD M6 PHEV kemungkinan juga melantai.

4 jam yang lalu


Berita
Insentif EV Dicabut? BYD Masih Tidak Naikkan Harga Mobilnya

BYD pertahankan harga mobil listrik sampai Q1 2026 meski insentif impor EV dicabut per 1 Januari. Atto 1 tetap Rp199 juta OTR Jakarta.

5 jam yang lalu


Berita
Epic Journey : Toyota Veloz Hybrid EV 2026, Tembus 1:20

Ekspedisi Epic Journey ungkap konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid EV 2026 capai 20 km/liter di jalan datar, 17 km/liter menanjak, hingga 30 km/liter menurun.

6 jam yang lalu