OTODRIVER – Dalam gelaran Mudik In Style 2026 yang digagas Otodriver, Mitsubishi XForce lagi-lagi dipercaya untuk menemani crew kami pulang ke kampung halaman.
Dalam kesempatan ini, Imelda dari tim Marketing memilih XForce Anniversary Edition untuk pulang kampung ke Kuningan, Jawa Barat.
“Ukuran kompak, tapi kabin tetap terasa lega. XForce ini dimensinya tidak besar, tapi saat masuk ke dalam ruang kaki dan headroom masih sangat cukup lega. Enak dipakai harian di kota, tapi tetap nyaman saat perjalanan jauh,” alasan Imelda memilih XForce.
Ketika berkendara jarak jauh, salah satu yang paling ia sukai ialah ground clearance yang tergolong tinggi, mencapai 222 mm sehingga nyaman untuk melewati jalanan yang rusak atau berkontur tidak rata.
Kemudian selama perjalanan, XForce begitu memanjakan penumpang berkat kabin yang senyap dan kualitas audio yang tergolong premium. Audio Dynamic Sound Yamaha Premium menjadikan perjalanan mudik terasa menyenangkan.
Lalu untuk fitur berkendarannya, XForce punya beberapa drive mode, yaitu : Normal, Wet, Gravel dan Mud. Jadi saat kondisi jalan berubah misalnya habis hujan, mobil ini masih terasa terkendali.
Selama perjalanan, mobil ini betul-betul tidak kewalahan melewati medan jalan yang ada. Dari berangkat di Jakarta Barat hingga finish di Kuningan. Namun ada beberapa catatan yang kami rasakan.
Salah satunya ialah handlingnya bukan yang paling sporty di kelasnya. Suspensinya memang nyaman, tapi konsekuensinya saat diajak menikung cepat, feedback setir terasa tidak terlalu tajam. Lebih kearah comfort-oriented, bukan fun to drive.
Lalu saat dipakai santai, mesinnya terasa halus, tapi begitu mobil terisi penuh dan menemui jalan menanjak, terasa bahwa tenaganya lebih kalem dibanding para rivalnya.
Tercatat mesin Mitsubishi Xforce 55th Anniversary Edition ialah 4A91, 1.500 cc 4-silinder DOHC MIVEC naturally aspirated. Mesin tersebut memiliki tenaga maksimum 103,5 dk dan torsi 141 Nm dengan transmisi CVT (Continuously Variable Transmission).
Dalam trip kali ini, XForce yang kami kemudikan berhasil meraih konsumsi bahan bakar 17.5 km/liter. Untuk perjalanan yang sebagian besar terkena macet, hasil ini tergolong impresif. (AB)
