Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Getaran Mesin Mobil Terasa Berlebihan? Mungkin Hal Ini Penyebabnya

Jika telah memasuki usia di atas 5 tahun, tentunya mobil Anda tak lagi dalam kondisi prima, apalagi bagi Anda yang kerap mengabaikan perawatan berkala. 
Tips
Rabu, 3 Agustus 2022 06:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Jika telah memasuki usia di atas 5 tahun, mungkin mobil Anda tak lagi dalam kondisi prima, apalagi bagi Anda yang kerap mengabaikan perawatan berkala. Untuk menjaga dalam kondisi tetap bugar, tentunya perawatan berkala, hingga penggantian suku cadang sangatlah dibutuhkan.

Salah satu gejala yang biasa dirasakan pada mobil yang telah menginjak usia di atas 5 tahun adalah rasa bergetar dalam kabin saat mobil dalam keadaan stasioner atau dalam keadaan mesin menyala dan tidak bergerak.

Adit

Namun tak perlu khawatir, jika Anda merasakan hal serupa, biasanya piranti yang harus diganti adalah bagian engine mounting. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Warto selaku pemilik bengkel Mercedes-Benz Kurnia Jaya yang berlokasi di Kawasan Blok M Jakarta Selatan.

“Saat mobil dalam posisi tidak bergerak dan mesin menyala terasa getar, mungkin bagian engine mounting harus diganti,” ucapnya saat ditemui di bengkelnya beberapa waktu lalu.

Ia juga menuturkan biasanya mobil dengan penggerak roda depan lebih cepat rusak ketimbang mobil penggerak belakang.

“Kalau mobil gerak roda depan, biasanya 3 sampai 5 tahun engine mounting-nya sudah rusak. Tapi kalau gerak belakang biasanya lebih awet. Antara 5 sampai 10 tahun lebih,” tambanya.

Masih menurut Afon, jika piranti tersebut sudah menunjukkan gejala kerusakan, maka gantilah dengan suku cadang asli. “Saya sarankan pakai yang asli. Untuk BMW saja yang terkenal dengan suku cadang relatif mahal, harga 1 set engine mountingoriginal-nya hanya Rp 900 ribu, tapi jauh lebih awet dibanding yang KW-nya. Selisihnya hanya Rp 100 sampai 200 ribu,” tutupnya.

Engine mounting sendiri berperan vital dalam meredam getaran mesin. Maka saat komponen satu ini mulai getas dan rusak, siap-siap saja getaran mesin menjalar sampai kabin. Jika demikian tentunya kenyamanan penumpang akan terganggu.


Tags Terkait :
Tips Mesin Bergetar
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Amankah Gonta-Ganti Merek BBM?

Apakah mengganti BBM dengan brand lain ada pengaruhnya?

9 bulan yang lalu


Tips
Konsekuensi Mobil Diesel Gunakan Solar Subsidi

Mobil bermesin diesel kini masih menjadi salah satu favorit pilihan konsumen Indonesia.

1 tahun yang lalu


Tips
Mesin Diesel Euro 4 Masih Aman Tenggak Bio Solar?

Mobil bermesin diesel kini masih menjadi salah satu favorit pilihan konsumen Indonesia.

1 tahun yang lalu


Berita
Tips Agar Turbo Di Mobil Anda Lebih Awet

Mesin bensin maupun diesel pada mobil modern kini banyak yang dilengkapi dengan turbo.

1 tahun yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

6 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

7 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

8 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

9 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

11 jam yang lalu