Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Berkendara Lewat Tol Trans Jawa, Ingat Lagi Efek Negatif Permukaan Jalan Beton Untuk Ban

Berbagai permukaan jalan yang ada di tanah air umumnya dibuat dengan 2 tipe material.
Tips
Selasa, 20 Desember 2022 06:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Berbagai permukaan jalan yang ada di tanah air umumnya dibuat dengan 2 tipe material. Sebagian menggunakan beton dan ada sebagian yang menggunakan aspal. Apalagi, kini tol trans Jawa mayoritas materialnya adalah beton.

Namun dari kedua tipe material tersebut tentunya menyimpan sisi positif dan negatif bagi kendaraan bermotor, khususnya mobil yang melintas di atasnya. Rudy Novianto selaku Devensive Trainer Sentul Driving Course mengungkapkan bahwa permukaan jalan beton memiliki permukaan yang lebih kasar.

“Permukaan jalanan beton memiliki permukaan lebih kasar dibandingkan dengan jalanan aspal, sehingga cengkraman roda lebih baik,”  terang Rudy Novianto ketika dihubungi oleh tim OtoDriver beberapa waktu lalu.

Hal positif lainnya dari jalanan beton yakni menyimpan temperatur yang lebih baik ketimbang aspal. “Selain itu jalanan beton memiliki temperatur yang lebih stabil dan lebih tahan terhadap panas. Jalanan aspal reaktif terhadap panas dan memiliki risiko untuk memuai,” tambahnya.

Akan tetapi, Rudy juga memaparkan sisi negatif dari jalanan beton. Ruas jalan tol Jakarta-Merak di kalangan supir-supir truk dijuluki sebagai jalanan dengan sponsor pabrik ban. Permukaan betonnya membuat boros ban truk-truk yang melewatinya,” tutup Rudy.


Tags Terkait :
Tips Ban
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Bus
Catat, Puncak Arus Mudik Bus Dari Jakarta Tanggal 15-16 Maret 2026

Puncak arus mudik bus Jakarta 15-16 Maret 2026: Penumpang AKAP melonjak di Terminal Lebak Bulus, posko mudik didirikan, ramp check ketat diterapkan.

1 hari yang lalu


Tips
Mudik Menggunakan Roofbox, Ada Strateginya

Penyusunan barang pada roofbox butuh strategi tersendiri

1 hari yang lalu


Berita
Harap Waspada, Akan Ada 3,5 Juta Kendaraan Keluar Jabodetabek Di Musim Mudik 2026

Jasamarga memprediksi 3,5 juta kendaraan keluar Jabodetabek saat mudik Lebaran 2026. Volume lalin tol JMT naik 0,72% dari normal di GT Cengkareng, Cikupa, Ciawi.

1 hari yang lalu


Berita
Support Mudik Lebaran 2026, Wuling Sediakan 6 Posko Mudik dan 45 Bengkel Siaga

Wuling sediakan 6 posko mudik Lebaran 2026 di tol Jawa, 45 bengkel siaga, service campaign, dan ERA untuk mudik aman EV-non EV.

1 hari yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

4 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

5 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

6 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

7 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

9 jam yang lalu