Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Pelek Pecah di Jalan Tol, Ketahui Batas Kekuatannya

Pasalnya meski berbahan alloy atau besi yang kuat, tetapi pelek juga berpotensi rusak karena menabrak lubang terutama saat kecepatan tinggi
Tips
Rabu, 10 Februari 2021 09:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Kasus pelek pecah yang terjadi di jalan Tol Japek beberapa waktu lalu menjadi viral. Pecahnya pelek disebabkan menghantam lubang di jalan yang terjadi saat musim hujan.

Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000 menjelaskan jika hal tersebut bisa saja terjadi, meski pelek yang digunakan masih standar.

Pasalnya meski berbahan alloy atau besi yang kuat, tetapi pelek juga berpotensi rusak karena menabrak lubang terutama saat kecepatan tinggi. "Hal itu bisa diperparah jika tekanan angin ban berkurang, atau sudah ada retakan sebelumnya," katanya.

Soal kekuatannya, di Indonesia sendiri sudah diberlakukan standar SNI (Standar Nasional Indonesia) untuk pelek.

Pada saat terpisah, Gede Agus Prayajana dari PT Chemco Harapan Nusantara produsen pelek merek Torsion sempat menjelaskan jika ada rangkaian tes yang dilakukan sebelum mendapat sertifikat SNI dan dilepas ke pasar.

BACA JUGA

"Setelah mendesain, kami langsung menyimulasikan kekuatannya. Sehingga bukan hanya bagus dilihat tapi juga berkualitas," katanya.

Diantaranya Impact Test yang dilakukan dengan menjatuhkan beban berbobot 210-400 kg ke bibir pelek. Pelek yang bagus, bagian bibirnya hanya peyang, bukan pecah atau patah.

Kemudian ada Dynamic Radial Test yang menyimulasikan kondisi jalan jelek dan mulus dengan menjalakannya selama 2.600 km dengan kecepatan 40 km/jam.

Lalu ada Torsion Test untuk mengetes kekuatan puntir pelek sebagai simulasi pengereman. Serta Bending Test yang menyimulasikan kondisi pelek saat belok dengan jumlah putaran hingga 200.000 cycle.

Dengan rangkaian pengujian tersebut bisa diketahui jika pelek terbilang kuat, terutama yang berstandar SNI, namun tetap memiliki batasan. Sehingga tindakan defensive driving di musim hujan mutlak dilakukan.


Tags Terkait :
Pelek Mobil Tips Pelek Mobil Pelek Mobil Rusak
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Seperti Apa Tren Pelek Tahun 2023? Ini Jawabannya

Geliat city car mnembuat ukuran kecil akan mendominasi.

2 tahun yang lalu


Berita
Tahun ini, HSR Wheel Akan Hadirkan Pelek Lucu untuk Wuling Air Ev

Cocok bagi yang ingin mulai memodifikasi kendaraan listrik dari bagian pelek.

2 tahun yang lalu


Berita
Varian Baru Hyundai Palisade XRT, ‘Mungkin’ Harga Lebih Mahal Rp 20 Jutaan

Ini Palisade ‘versi modifikasi’ berstandar pabrikan.

1 tahun yang lalu


Berita
Buat Para Penggemar Kecepatan, Hyundai Ioniq 5 N Sebentar Lagi Datang

Harap bersabar Ioniq 5 N sebentar lagi hadir di Indonesia

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Brand Baru Lagi, Leapmotor Siap Mejeng Di IIMS 2026

Leapmotor sepertinya bakal melenggang di IIMS 2026. Ia diprediksi mengisi spot dalam panggung Indomobil bersama Renault dan Jeep.

12 menit yang lalu


VIDEO: Crash Test Changan Deepal SO5 (Euro NCAP)

Changan Deepal SO5 berhasil menjalani Crash Test dari lembaga Euro NCAP pada bulan Desember 2025 lalu

Crash Test | 2 jam yang lalu


Berita
Jetour T2 Versi PHEV Bakal Hadir Di Indonesia Tahun Ini

Jetour T2 saat ini sudah beredar di Indonesia

4 jam yang lalu


Berita
Alasan Aletra Absen Di IIMS 2026

Indonesia International Motor Show alias IIMS 2026 bakal dihelat sebentar lagi. Tapi Aletra absen. Ini alasannya

5 jam yang lalu


Berita
China Bakal Punya 28 Juta Tempat Pengisian Daya Listrik Pada 2027, Terbanyak Di Dunia

China punya target besar untuk membuat 28 juta tempat pengisian baterai pada tahun 2027.

14 jam yang lalu