Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Penyebab Tapak Ban Tidak Habis Secara Merata

Tapak ban mobil akan berkurang ketebalannya seiring dengan pemakaian.
Tips
Minggu, 4 Oktober 2020 08:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Tapak ban mobil akan berkurang ketebalannya seiring dengan pemakaian. Biasanya usia ban mobil bisa mencapai 60.000 km hingga 80.000 km tergantung dari kondisi pemakaian pengguna.

Kendati demikian, seringkali permukaan tapak ban mobil tidak habis secara merata. Terkadang, tapak ban aus di satu bagian sisi saja.

Lantas, mengapa hal tersebut bisa terjadi? Abeng selaku pemilik bengkel ban Victory Auto Sport di kawasan Tangerang Selatan menjelaskan penyebab kondisi ban yang habis tidak merata tersebut.

"Ban habis tidak rata antara bagian kiri dan kanan bisa jadi setelan atau setting camber dan toe salah atau sudah bergeser," ujar Abeng.

Maka dari itu, mobil dibutuhkan proses spooring dalam kurun waktu tertentu.

"Tingkat kelurusan roda mobil harus dicek ulang dan dikalibrasi di mesin spooring agar sesuai dan tidak menyebabkan ban habis pada satu sisi saja," tambahnya.

Ada satu lagi penjelasan, keausan tapak ban yang tidak merata disebabkan oleh kondisi camber yang disetel secara negative.

"Bila sudut camber disetel negatif maka bagian sisi dalam ban yang akan cepat aus," tutupnya.


Tags Terkait :
Tips Ban
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mudik In Style 2026, Menepis ‘Bad Luck’ Lepas L8

Review mudik Lepas L8 Lebaran: Uji jarak 1.200 km ke Yogya dalam 18 jam, interior lega, desain mewah, suspensi lembut, efisiensi 22-24 km/liter.

1 hari yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Mudik Pakai Hyundai Kona Electric, Lebih Murah Isi Listrik Daripada Bayar Tol

Mudik Hyundai Kona Electric Depok-Semarang 449 km: biaya listrik Rp170.000 vs tol Rp400.000, konsumsi 6,7 km/kWh, SPKLU lancar tanpa antrean.

1 hari yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Menjelajah Magelang Lebih Mudah Dengan GWM Tank 300

Review mudik GWM Tank 300 Diesel Jakarta-Magelang: 481 km ditempuh 4 jam 33 menit, efisiensi 7,7 km/liter. Tangguh di tol, nasional, hingga pegunungan.

1 hari yang lalu


Tips
Waspada Kelelahan Mata Saat Mengemudi Di Pergantian Hari

Waspadai kelelahan mata saat mengemudi pergantian hari. Pakar safety driving sarankan istirahat 10-15 menit, senam mata, dan kacamata polarized untuk cegah silau.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Mudik In Style 2026 : Mudik Super Irit Dan Nyaman Pakai Accord Terbaru

Mudik irit Honda Accord e:HEV RS Jakarta-Tasikmalaya PP: capai 23,6 km/liter di 1.800 km, kenyamanan presisi, tapi ground clearance 135 mm minim.

5 jam yang lalu


Berita
Sudah 2,9 Juta Kendaraan Pemudik Masuk Wilayah Jakarta

Arus balik Lebaran 2026 catat 2,9 juta kendaraan pemudik masuk Jakarta hingga 29 Maret. Menhub: Lancar terkendali, fatalitas kecelakaan turun 30,4%.

8 jam yang lalu


Berita
Volkswagen Recall 94.031 EV, Dipastikan ID.Buzz Di Indonesia Aman

Terdampak pada lima model yang sebagian besar menggunakan platform MEB. Apa saja?

9 jam yang lalu


Tips
Cek Kondisi Kaki-Kaki Lebih Akurat Dengan Teknologi Ini

Proses lanjutan tinggal penggantian komponen yang terdeteksi mengalami kerusakan setelah pengecekan dengan metode ini.

9 jam yang lalu


Berita
Dewa Motorsport, Pasang Target Tinggi Dan Membangun Ekosistem Balap Di 2026

Dewa United Motorsport resmi mengikuti 6 cabang balap di 2026.

10 jam yang lalu