Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Ban Mobil Sering Kempis? Bisa Jadi Karena Peleknya

Untuk membuat tampilan mobil lebih manis, biasanya pemilik mengganti pelek. Namun jika ingin mengganti pelek harus hati-hati jangan asal memilihnya.
Tips
Sabtu, 25 Januari 2020 10:00 WIB
Penulis : Imam Ghozali


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Untuk membuat tampilan mobil lebih manis atau beda dari lainnya, biasanya pemilik mengganti beberapa bagian standar bawaan pabrik, salah satunya pelek. Namun jika ingin mengganti pelek harus hati-hati jangan asal memilihnya.

Sebab seperti yang dikatakan Direktur Marketing HSR Wheels, Hendra Wijaya, jika salah pilih pelek bisa saja akibatnya ban mobil akan sering kempis. Kondisi seperti itu biasa disebut pin hole dan sumber penyakitnya adalah dari pelek.

"Jadi kalau sudah diisi angin dalam seminggu tapi kempis lagi, dipompa seminggu kempis lagi. Nah itu biasanya ada pin hole. Lubang sebesar jarum. Itu dari pinggang pelek biasanya. Ada beberapa kasus seperti itu gitu. Itu kalau inspeksi di pabriknya engga baik," ujarnya kepada wartawan, di Jakarta, Kamis lalu (23/1).

Masalah tersebut agak sulit jika dilihat dengan sekilas saja. Kata Hendra salah satu cara untuk mendeteksi pin hole adalah dengan cara pelek direndam dalam air. Jika terbukti pelek itu bermasalah nantinya akan timbul gelembung kecil, seperti ban bocor.

"Itu biasanya harus langsung kita ganti," katanya.

Lanjut Hendra mengatakan selain pin hole, kasus lainnya yang cukup sering ditemui karena cacat produksi adalah jika mobil menabrak lubang yang tidak parah atau jalanan yang tidak rata, namun pelek peyang atau retak. Padahal kecepatannya sudah dikurangi.

"Misalnya pemakaian normal, tiba-tiba nabrak lubang yang biasa aja, terus tiba-tiba peyang atau pecah. Pecahnya tuh keliling, crack-nya keliling, itu biasanya juga cacat produksi. Biasanya kalau yang bagus, harusnya cuma peyang saja. Jadi kalau peyang saja itu sama dengan pelek bagus. Itu yang harus diperhatikan poinnya. Tapi kalau misalkan hit, then crack, itu biasanya cacat produksi dan harus kita ganti," pungkasnya.

Apakah terjadi juga pada mobil Anda?


Tags Terkait :
Tips Ban Pelek
I

Imam Ghozali

reporter

reporter

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Hindari 5 Hal Ini, Agar Mobil Anda Tidak Boros BBM

BBM

2 bulan yang lalu

Tips
Center Cap Dan Wheel Dop Itu Komponen Proteksi

Termasuk komponen kendaraan yang perlu dicek kondisinya secara rutin

5 bulan yang lalu


Tips
Pantau Tekanan Udara Ban Cara Toyota

Cara pantau tekanan udara ban Toyota ala Auto2000 cegah pecah ban akibat kempis. Technical Leader Aries Budiarto ungkap risikonya.

5 bulan yang lalu


Tips
Pentingnya Periksa Ban Setelah Digunakan Jarak Jauh

Karena sebelumnya berada di kondisi ‘kerja keras’, ban perlu diperiksa menyeluruh agar tetap aman.

1 tahun yang lalu


Tips
Boleh Saja Tambah Ukuran Tinggi Dinding Ban, Namun Perhatikan Syaratnya

Tak jarang kita ingin melakukan mengganti ban dengan ukuran yang lebih besar tapi tetap mengandalkan ukuran pelek standar

1 tahun yang lalu


Tips
Efek Samping Membiarkan Shockbreaker Mobil Yang Lemah

Jika membiarkan peranti shokbreaker, ada beberapa dampak yang menghantui mobil Anda.

2 tahun yang lalu


Tips
Selepas Penggantian Ban Baru, Jangan Lupakan Balancing

Selain perawatan spooring, balancing pun tidak kalah pentingnya.

2 tahun yang lalu


Tips
Dampak Membiarkan Shockbreaker Mobil Tidak Dalam Kondisi Fit

Jika membiarkan peranti shokbreaker, ada beberapa dampak yang menghantui mobil Anda.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Cadillac Percaya Diri Andalkan Mesin Bensin di Tengah Harga Bensin Yang Tinggi

Cadillac merupakan salah satu label dari General Motors (GM) yang dikenal paling agresif dalam menghadirkan mobil listrik. Namun mereka masih punya minat besar pada mobil bermesin bakar yang besar.

13 menit yang lalu


Tips
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

Benarkah nitrogen mampu menjaga tekanan ban lebih stabil? Ahli menjelaskan perbedaan molekul nitrogen dan oksigen.

1 jam yang lalu


Berita
Brand ‘O’ Siap Debut di Indonesia, Diduga Omoda O4 Meluncur 27 Juli 2026

Brand O dari Chery akan debut di Indonesia. Peluncuran Omoda O4 27 Juli 2026 Indonesia dijadwalkan dengan desain futuristis untuk konsumen muda.

1 jam yang lalu


Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

3 jam yang lalu


Berita
Hyundai Goda Pengunjung GIIAS Dengan Menampilkan EV Prototype 7-seater, IONIQ 3 dan Program Kredit

Hyundai membawa beberapa model baru dalam gelaran GIIAS 2026 mendatang. Ada juga beragam program pembiayaan ringan yang mereka rilis.

4 jam yang lalu