Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Bawa Barang di Atap? Ini Caranya dan Hal yang Perlu Diwaspadai

Menempatkan barang di atas atap boleh saja, namun harus paham aturan dan resikonya.
Tips
Jumat, 31 Mei 2019 09:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Salah satu yang sering menjadi pemandangan saat melakukan mudik adalah mobil yang meletakkan barang bawaan di tempat bagasi ekstra. Salah satu kiat yang sering dilakukan adalah dengan meletakkan barang bawaan di bagian atas atap.

“Kiat ini banyak digunakan orang karena cukup efektif membuat kabin jauh lebih lega. Sehingga banyak orang yang kemudian menjadikannya sebagai solusi,” terang Sonny Susmana dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI saat ditemui di sunter, (26/05)

“Hanya saja pada prakteknya masih banyak yang salah kaprah dalam melakukan penempatan barang di atas atap ini. Bahkan beberapa di antaranya mengundang resiko,” sambungnya. “Tak sedikit barang ditempatkan di bagian atap tanpa ada perangkat tambahan seperti roofrack atau menggunakan roofbar. Barang diletakkan begitu saja di atas atap,” imbuhnya.

Menurut Sonny, penempatan barang di bagian atap punya resiko yang perlu dipahami, sehingga tetap aman. “Penambahan barang di atas akan mempengaruhi distribusi berat kendaraan dan faktor aerodinamikanya.

BACA JUGA

Berikut hal-hal yang harus diketahui dan dilakukan jika meletakkan barang di atas atap kendaraan

1. Gunakan perangkat tambahan

Menempatakan barang di atas atap harus menggunakan perangkat bantu seperti roofbar ataupun roofrack. Barang bawaan akan terikat sempurna dan lebih terorganisir sehingga barang yang berada di atasnya tidak mudah bergerak terlebih saat mobil mengalami pengereman.

2. Ukur berat barang yang ditempatkan di atas

Barang yang ditempatkan di atas bukan barang berat, namun barang yang menyita ruang. Barang berat dilarang ditempatkan dibagian ini karena akan merubah distribusi berat kendaraan secara ektrim.

3. Penempatan barang yang tepat

Ada batasan tinggi dan berat dari barang yang akan ditempatkan di atas. Biasanya berat yang diperbolehkan pada roofrack ataupun roofbar beragam antara 70 hingga 100 kg. Setiap mobil berbeda karena masing-masing punya standar kekuatan atap yang beda pula.

4. Mereduksi kecepatan kendaraan

Berkendaralah pada kecepatan yang lebih rendah dari biasanya. Kecepatan maksimal yang disarankan ada di 90 hingga 100 km/jam.

Menempatkan barang tanpa perangkat tambahan berisiko merusak konstruksi atap
Penempatan barang di atap ada batasannya 

Tags Terkait :
Mudik 2019 Lalulintas Lebaran 2019 Tips
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Shop&Drive Siap Periksa 11 Titik di Mobil Sebelum Mudik

Jika tidak mengerti mengenai teknis pengecekan mobil, pemudik bisa membawa mobilnya ke Astra Shop&Drive yang menghadirkan sejumlah promo menarik.

7 tahun yang lalu


Tips
Tips Mudik Ala Komunitas Kijang Innova

Menurut komunitas Toyota Kijang Innova ini, banyak aspek yang perlu di perhatikan para pengemudi dan penumpang dalam melakukan perjalanan mudik.

7 tahun yang lalu


Berita
Daihatsu Support Mudik Untuk Mobil Baru Hingga Tua

Pemilik Daihatsu semua model dan usia tak perlu khawatir saat perjalanan mudik lebaran 2019.

7 tahun yang lalu


Tips
Banyak Lewat Tol, Jangan Lupa Periksa Komponen ini

Tekanan angin jangan sampai kurang dari yang dianjurkan, rantan pecah ban.

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Begini Wujud Mobil LIstrik Terbaru Mitsubishi

Beberapa tahun lalu, Mitsubishi menghidupkan kembali nama “Eclipse” melalui SUV crossover Eclipse Cross yang kemudian mendapat penyegaran desain pada 2020.

2 jam yang lalu


Berita
Hyundai Buka Bengkel Bodi di Wilayah Solo Raya

Sebagai upaya memperkuat layanan purna jual di Jawa Tengah.

10 jam yang lalu


Berita
Mengenal Teknologi Ling Power Yang Bikin Wuling Eksion Bisa Tempuh 1.000 Km Tanpa Isi Bensin

Melalui media drive 600 km, teknologi Ling Power Wuling Eksion menunjukkan kemampuan tempuh lebih dari 1000 km dengan PHEV.

13 jam yang lalu


Berita
Toyota Bikin Camry Dual Engine, Tapi Bukan Yang Pertama

Toyota Camry dual engine Super Taikyu diperkenalkan untuk balap ketahanan, meski konsep mobil bermesin ganda sudah ada sejak 1907.

13 jam yang lalu


Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

19 jam yang lalu